Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Pratikno : Wajib Halal Dukung Daya Saing Industri Dalam Negeri

September 26, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป KNKT Cermati Penanganan Darurat Kapal Roro Belum Maksimal
Nasional

KNKT Cermati Penanganan Darurat Kapal Roro Belum Maksimal

RedaksiBy RedaksiSeptember 19, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menilai penanganan kedaruratan di kapal roll-on/roll-off (roro) masih belum maksimal. Kondisi tersebut dinilai dapat memperbesar jumlah korban ketika terjadi kecelakaan kapal.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, latihan penanganan kedaruratan di kapal masih kerap dilakukan sebatas formalitas dan belum menjadi kebutuhan yang wajib dilakukan secara serius. “Latihan (penanganan kedaruratan) di kapal itu masih sebatas formalitas belum menjadi satu keharusan,” kata Soerjanto dalam webinar yang diselenggarakan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Jumat (18/9/2026) malam.

Menurut Soerjanto, temuan tersebut didasarkan pada hasil investigasi KNKT serta praktik langsung di lapangan. Dalam sejumlah kondisi, awak kapal belum sepenuhnya siap melakukan penanganan ketika terjadi situasi darurat.

Karena itu, dia menilai pelatihan tanggap darurat harus menjadi keharusan sekaligus kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan awak kapal. 

“Jadi latihan tanggap darurat bukan ditunjukkan untuk keberhasilan, tetapi untuk mengetahui kelemahan atau kekurangan agar dapat dilakukan penyempurnaan,” ujarnya.

Soerjanto mengatakan KNKT pernah melakukan simulasi tanggap darurat di kapal. Dalam simulasi tersebut, ditemukan berbagai kendala, mulai dari penanganan kebakaran, penggunaan jaket pelampung, hingga keterbatasan kapal penolong.

Saat simulasi kebakaran, misalnya, petugas mengalami kesulitan ketika hendak menggunakan selang hidran. Peralatan tersebut tidak dapat digunakan secara optimal karena terdapat sejumlah hambatan, terutama ketika kapal dalam kondisi penuh muatan.

“Kenapa banyak gagal ketika kebakaran, hidrannya tidak berfungsi dengan baik karena memang ternyata setelah kita praktikkan banyak hambatan,” kata Soerjanto.

Selain persoalan hidran, penggunaan pakaian pelindung dari api juga membutuhkan waktu cukup lama. Menurut Soerjanto, proses tersebut memerlukan waktu sekitar 5 hingga 8 menit dan harus dilakukan oleh dua orang.

KNKT juga menemukan kendala dalam penggunaan life jacket atau jaket pelampung. Soerjanto mengatakan, waktu yang dibutuhkan untuk mengenakan jaket pelampung tidak sebentar.

Berdasarkan simulasi yang dilakukan setelah diberikan pengarahan, awak kapal maupun orang yang bukan kru kapal membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam menit untuk mengenakan life jacket.

“Kita amati setelah kita lakukan briefing terus kita minta teman-teman baik kru kapal maupun yang bukan kru kapal ternyata rata-rata mereka menggunakan life jacket antara tiga menit sampai enam menit,” katanya.

Temuan tersebut menunjukkan pentingnya latihan tanggap darurat yang dilakukan secara berkala dan tidak sekadar memenuhi formalitas. Menurut KNKT, simulasi justru diperlukan untuk menemukan berbagai kelemahan dalam prosedur keselamatan sehingga dapat diperbaiki sebelum terjadi kecelakaan sebenarnya.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 2026

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 2026
Berita Terkini

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 20260 Views

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 20261 Views

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 20260 Views

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 20260 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 2026

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?