Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Bamsoet: Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman dan Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Oktober 1, 2026

LHKPN Menteri Perindustrian Yang Baru Sarmuji 14,9 M Termasuk Kapal Tanker

Oktober 1, 2026

Threshold 5 Persen Mengancam Partai Baru? Sekjen PRI: Jangan Sampai Suara Rakyat Tak Terwakili

Oktober 1, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Evita Nursanty Minta Industri EV Jadi Lokomotif Kemandirian Teknologi Dan Lapangan Kerja
DPR

Evita Nursanty Minta Industri EV Jadi Lokomotif Kemandirian Teknologi Dan Lapangan Kerja

RedaksiBy RedaksiSeptember 14, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menegaskan bahwa pesatnya pertumbuhan populasi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) atau electric vehicle (EV) di Indonesia harus dimanfaatkan untuk mendorong industrialisasi nasional, bukan sekadar membangun pasar penjualan.

​Hingga saat ini, populasi kendaraan listrik di Tanah Air telah mencapai sekitar 541 ribu unit dengan total nilai investasi industri perakitan menyentuh Rp30 triliun. Menurut Evita, capaian positif ini perlu diarahkan ke tingkatan yang lebih strategis.

Kendaraan listrik bukan hanya menjadi bagian dari agenda transisi energi dan net zero emission, melainkan juga lokomotif industrialisasi dan kemandirian teknologi Indonesia,” ujar Evita saat Rapat Kerja bersama Kementerian Perindustrian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.

​Evita mengingatkan bahwa Indonesia memiliki modal besar berupa cadangan sumber daya mineral, pasar yang luas, tenaga kerja produktif, serta arus investasi yang terus bertumbuh. 

Keunggulan tersebut harus dikonversi menjadi penguasaan teknologi, penguatan industri komponen lokal, dan penciptaan lapangan kerja.

Dalam Negeri (TKDN) sebesar 80 persen pada 2030, Evita mendorong industri nasional agar segera menguasai pembuatan komponen strategis. Hal ini mencakup teknologi baterai, motor listrik, controller, power electronics, sistem manajemen baterai, hingga industri daur ulang (recycling).

​”Penunjukan BUMN seperti PT Len Industri dan PT Pindad harus kita manfaatkan sebagai momentum untuk membangun kemampuan teknologi nasional,” tegasnya.

​Selain itu, ia meminta pembangunan ekosistem EV turut melibatkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta UMKM agar dampak ekonominya merata di sepanjang rantai pasok, tidak hanya dinikmati oleh produsen kendaraan semata.

​”Kita tidak ingin hanya mengejar berapa banyak kendaraan listrik yang terjual. Yang jauh lebih penting adalah seberapa besar teknologi yang berhasil kita kuasai dan seberapa banyak industri nasional yang tumbuh,” pungkas Evita.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 2026

Komisi II DPR Resmi Bentuk Panja RUU Pemilu

September 30, 2026
Berita Terkini

Bamsoet: Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman dan Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Oktober 1, 20260 Views

LHKPN Menteri Perindustrian Yang Baru Sarmuji 14,9 M Termasuk Kapal Tanker

Oktober 1, 20260 Views

Threshold 5 Persen Mengancam Partai Baru? Sekjen PRI: Jangan Sampai Suara Rakyat Tak Terwakili

Oktober 1, 20260 Views

Dirjenpas Mashudi Mundur Dari Jabatannya Usai Lapas Mewah Cibinong

Oktober 1, 20260 Views

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views
Pilihan Editor

Bamsoet: Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman dan Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Oktober 1, 2026

LHKPN Menteri Perindustrian Yang Baru Sarmuji 14,9 M Termasuk Kapal Tanker

Oktober 1, 2026

Threshold 5 Persen Mengancam Partai Baru? Sekjen PRI: Jangan Sampai Suara Rakyat Tak Terwakili

Oktober 1, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?