Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Tegaskan Perlu Label Batas Konsumsi MBG Serta Perkuat Pengawasan Dapur

Agustus 12, 2026

Sindikat Judi-Pornografi Rp559 M Dibongkar, Komisi III DPR Desak Polisi Tangkap Otak Pelaku

Juni 29, 2026

Sukses China Bangun Wilayah Jadi Inspirasi Kembangkan Kawasan Transmigrasi di Indonesia

Agustus 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Endang Thohari Dukung Penuh Kementan Berantas Praktik Mafia Beras hingga ke Petani
DPR

Endang Thohari Dukung Penuh Kementan Berantas Praktik Mafia Beras hingga ke Petani

RedaksiBy RedaksiAgustus 3, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id — Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari mendukung penuh langkah tegas Kementerian Pertanian melalui optimalisasi fungsi pengawasan, kecukupan anggaran hingga penindakan hukum. Hal itu disampaikannya dalam merespons praktik mafia beras yang diduga telah mengakar hingga ke tingkat petani, sehingga menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan nasional.

Endang menekankan modus permainan harga melalui sistem ijon hingga dugaan jaringan distribusi yang kuat dinilai tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menyengsarakan petani sebagai ujung tombak produksi pangan.

“Kami di Komisi IV DPR terus mendorong Kementerian Pertanian dengan memberikan dukungan anggaran yang cukup dan pengawasan ketat. Kami juga ikut bergerak meng-counter dengan memberikan nama-nama terduga mafia beras tersebut kepada pihak berwenang. Ini masalah serius karena praktik mereka menyengsarakan dan sudah mengakar sampai ke petani,” tegas Endang, Sabtu (1/8/2026).

Ia menyebut, salah satu praktik mafia pangan yang paling meresahkan di wilayah hilir adalah sistem ijon. Dalam skema ini, tengkulak atau pengijon membeli hasil tani sebelum masa panen tiba dengan harga yang sangat rendah karena memanfaatkan kondisi petani yang sedang mendesak membutuhkan uang.

“Untuk memutus rantai ketergantungan ini, makanya kami terus mendorong pengaktifan kembali peran koperasi di sektor pertanian. Koperasi diharapkan mampu menjadi penyokong dana alternatif saat petani mengalami kesulitan modal, sehingga mereka tidak terjebak rayuan pengijon,” jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Endang menilai jaringan mafia pangan bekerja secara terorganisasi sehingga membutuhkan pengawasan bersama dari seluruh pemangku kepentingan. “Para pengijon ini punya jaringan yang kuat. Begitu stok di pasar induk hilang, mereka mulai bermain. Ini yang harus kita gerakkan bersama, termasuk peran wartawan untuk ikut mengawasi,” tambahnya.

Ia juga memastikan bahwa Satuan Tugas (Satgas) Mafia Pangan sudah terbentuk dan terus bekerja, beriringan dengan komitmen DPR yang saat ini tengah menyusun Undang-Undang Pangan.

Di tengah ancaman krisis pangan global akibat perubahan iklim ekstrem (El Nino), Endang mengapresiasi strategi Kementerian Pertanian yang fokus pada pengamanan cadangan pangan nasional. “Saat ini, Perum Bulog dilaporkan mengamankan ketersediaan stok hingga 53 juta ton beras untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Untuk wilayah Kota Bogor insyaallah kondisi ketahanan pangan dalam status aman,” pungkasnya.(Amar)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

DPR Tegaskan Perlu Label Batas Konsumsi MBG Serta Perkuat Pengawasan Dapur

Agustus 12, 2026

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 2026

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 2026
Berita Terkini

DPR Tegaskan Perlu Label Batas Konsumsi MBG Serta Perkuat Pengawasan Dapur

Agustus 12, 20262 Views

Sukses China Bangun Wilayah Jadi Inspirasi Kembangkan Kawasan Transmigrasi di Indonesia

Agustus 11, 20260 Views

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 20261 Views

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 20262 Views

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 202631 Views

Sejumlah Tokoh Dorong Sejarah Perjuangan Pendirian Kabupaten Kepulauan Meranti Dibukukan

Agustus 8, 202612 Views

KWP Minta Anggota DPR Deddy Sitorus Minta Maaf Atas Pernyataan Diduga Menghina Profesi Wartawan 1X24 Jam

Juli 30, 20268 Views
Pilihan Editor

DPR Tegaskan Perlu Label Batas Konsumsi MBG Serta Perkuat Pengawasan Dapur

Agustus 12, 2026

Sukses China Bangun Wilayah Jadi Inspirasi Kembangkan Kawasan Transmigrasi di Indonesia

Agustus 11, 2026

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?