Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Harus Ubah Kultur dan Pola Pikir APH, Reformasi Polri Tidak Hanya Sebatas Regulasi

Januari 29, 2026

Heningkan Cipta HUT RI Ke-81, Presiden Prabowo Mendoakan Para Pahlawan Dan Korban Gempa Di NTT

Agustus 17, 2026

Ahmad Sahroni Jadi Korban Pemerasaan Oknum Pegawai KPK Gadungan, Ngaku Bisa Urus Perkara

April 10, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » PT PAL Disiapkan Jadi Holding Perkapalan, Legislator Komisi VI DPR Kawal Penguatan Industri Maritim
DPR

PT PAL Disiapkan Jadi Holding Perkapalan, Legislator Komisi VI DPR Kawal Penguatan Industri Maritim

RedaksiBy RedaksiJuli 26, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota Komisi VI DPR RI Khilmi menegaskan komitmen DPR bersama Pemerintah dalam memperkuat industri perkapalan nasional, salah satunya melalui pemfokusan pengadaan armada maritim dan alutsista pertahanan di dalam negeri. Langkah strategis ini diwujudkan dengan mendorong pembenahan serta penunjukan PT PAL Indonesia sebagai induk holding BUMN di sektor perkapalan.

“Kita ini di pemerintahan Prabowo-Gibran kan berkonsentrasi pada industri-industri perkapalan dalam negeri. Maka PT PAL dijadikan satu induk untuk perusahaan-perusahaan perkapalan di BUMN, sehingga pesanan dari Kementerian Pertahanan sekarang fokusnya banyak di industri dalam negeri,” ujar Khilmi saat Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI ke PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Khilmi menilai penguatan kapasitas PT PAL sangat krusial mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang membutuhkan kesiapan armada maritim dalam jumlah besar. Untuk mewujudkan hal tersebut, Komisi VI DPR mengawal fokus penggabungan (merger) antara PT PAL dengan PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari demi menciptakan efisiensi serta integrasi galangan kapal BUMN.

“Kita telah memperjuangkan bahwa PT PAL ini harus bisa dibesarkan. Karena ini adalah suatu industri maritim, karena kita negara maritim dan kita sangat membutuhkan banyak armada kapal. Maka kita akan fokus pada penggabungan PT PAL dengan Kojabari,” tegas Legislator Dapil Jawa Timur X tersebut.

Lebih lanjut, ia mengakui keterbatasan anggaran dan orientasi belanja masa lalu sempat menjadi kendala utama perkembangan industri maritim lokal, di mana pengadaan perlengkapan pertahanan laut kerap dilakukan dari luar negeri. Namun, dengan kebijakan pemerintah saat ini yang mewajibkan pembuatan kapal militer di galangan domestik, Komisi VI memberikan dukungan penuh agar PT PAL mampu memproduksi alutsista canggih seperti kapal selam hingga kapal frigat.

“Kemarin pemerintah belum memfokuskan diri untuk pesan peralatan pertahanan armada laut di dalam negeri. Tetapi pemerintahan Prabowo-Gibran ini sangat konsentrasi agar pembuatan armada kita harus di dalam negeri. Maka kita sangat mendukung sekali PAL untuk membuat peralatan kapal, baik itu kapal selam atau kapal frigat untuk diproduksi di dalam negeri,” jelasnya.

Politisi Fraksi Gerindra, pun menyatakan optimismenya terhadap prospek pertumbuhan industri perkapalan nasional, yang dibuktikan dengan penyehatan kinerja keuangan PT PAL secara signifikan hingga terbebas dari kredit bermasalah. Selain itu, kemandirian industri maritim juga kian solid melalui kerja sama antar-BUMN dalam memenuhi kebutuhan komponen berat pembuatan kapal secara lokal.

“Saya optimis dengan perkembangan 2021-2026 ini, PAL sudah menunjukkan angka yang positif, dari perbankan yang tadinya kol 5 sekarang sudah zero kol. Ditambah lagi bahan-bahan penunjangnya sudah bisa dibuat di dalam negeri, seperti kerja sama PAL dengan PT Barata untuk membuat salah satu pesanan yang beratnya sampai 25 ton,” pungkasnya. (amar)

Industri Maritim Khilmi Komisi VI DPR RI PT PAL
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Puan Tekankan Soal Tegaknya Keadilan dan Persatuan Bangsa di HUT ke-81 RI

Agustus 17, 2026

Mangkrak 11 Tahun, RUU Migas Dibawa ke Sidang Paripurna DPR Mendatang

Agustus 17, 2026

Simbol Dukacita, Puan Kenakan Tenun NTT di Upacara HUT Kemerdekaan ke-81 RI di Istana Merdeka

Agustus 17, 2026
Berita Terkini

Pemerintah: 18 Agustus Bukan Hari Libur atau Cuti Bersama

Agustus 17, 20260 Views

Puan Tekankan Soal Tegaknya Keadilan dan Persatuan Bangsa di HUT ke-81 RI

Agustus 17, 20260 Views

Mangkrak 11 Tahun, RUU Migas Dibawa ke Sidang Paripurna DPR Mendatang

Agustus 17, 20260 Views

Simbol Dukacita, Puan Kenakan Tenun NTT di Upacara HUT Kemerdekaan ke-81 RI di Istana Merdeka

Agustus 17, 20260 Views

Konsolidasi di Lamongan, Viva Yoga Ajak Kader dan Relawan Menangkan PAN di Pemilu 2029

Agustus 17, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 202634 Views

Data BNPB Gempa NTT Sampai Sabtu (15/8), Jumlah Korban Meninggal 47 Orang, Rumah Rusak 157 Rumah

Agustus 15, 20268 Views

Evita Nursanty : DPR Dan Pemprov Dorong Tata Kelola Berkelanjutan Di Kawasan 3 Gili

Agustus 14, 20267 Views
Pilihan Editor

Pemerintah: 18 Agustus Bukan Hari Libur atau Cuti Bersama

Agustus 17, 2026

Puan Tekankan Soal Tegaknya Keadilan dan Persatuan Bangsa di HUT ke-81 RI

Agustus 17, 2026

Mangkrak 11 Tahun, RUU Migas Dibawa ke Sidang Paripurna DPR Mendatang

Agustus 17, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?