Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

HNW Semangati Warga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Untuk Sukses

Juli 23, 2026

HAN 2026, Puan Tegaskan Anak Harus Terbebas dari Bullying dan Tumbuh di Ruang Aman

Juli 23, 2026

Segera Tuntaskan Kasus Febri Adriansyah, Ketua Komisi III DPR Dukung Jampidsus Baru Kuntadi

Juli 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Eddy Soeparno : Reformasi Subsidi Energi Dan Transisi Energi Harus Beriringan Jalannya
MPR

Eddy Soeparno : Reformasi Subsidi Energi Dan Transisi Energi Harus Beriringan Jalannya

RedaksiBy RedaksiJuli 22, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan bahwa reformasi subsidi energi dan transisi energi merupakan dua hal berbeda, namun harus berjalan beriringan. Menurut Eddy, jika reformasi subsidi bertujuan menciptakan keadilan sosial, transisi energi adalah strategi dekarbonisasi dan penguatan ketahanan energi nasional.

Hal ini disampaikan Eddy Soeparno saat menjadi pembicara dalam Diskusi Kompas Institute dengan tema Reformasi Subsidi Energi: Mewujudkan Kebijakan yang Tepat Sasaran untuk Ketahanan Energi dan Transisi Energi Indonesia.

Reformasi Subsidi dan Transisi Energi Harus Berjalan Bersama

Eddy menjelaskan bahwa selama ini subsidi energi masih menghadapi persoalan mendasar berupa ketidaktepatan sasaran, di mana sebagian besar justru dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu.

“Di sinilah pentingnya melihat reformasi subsidi bukan soal mengurangi perlindungan, tetapi mengubah cara negara melindungi rakyatnya, sehingga kelompok rentan benar-benar mendapatkan haknya secara adil dan efisien,” ujar Eddy.

Politisi PAN ini menegaskan bahwa reformasi subsidi harus diarahkan pada prinsip right-sizing dan right-targeting, sehingga anggaran negara dapat digunakan secara lebih efektif untuk melindungi kelompok rentan sekaligus mendukung investasi di sektor energi masa depan.

Menurut Waketum PAN ini, salah satu opsi adalah mengubah subsidi dari berbasis komoditas menjadi subsidi langsung kepada penerima manfaat berbasis data yang akurat. Opsi ini akan menjadi kunci untuk membuka ruang fiskal yang lebih luas.

“Reformasi subsidi adalah strategi untuk mengalihkan sumber daya negara dari konsumsi yang tidak tepat sasaran menuju investasi produktif, termasuk untuk mempercepat transisi energi,” jelasnya.

Eddy menekankan bahwa ketika subsidi energi fosil yang tidak tepat sasaran berhasil ditekan, maka pemerintah memiliki kapasitas yang lebih besar untuk mendorong pengembangan energi terbarukan, memperkuat infrastruktur energi, dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Ia juga mengingatkan bahwa tanpa reformasi subsidi, transisi energi berisiko menjadi tidak berkelanjutan secara fiskal dan tidak adil secara sosial. Sebaliknya, tanpa arah transisi energi yang jelas, reformasi subsidi hanya akan menjadi langkah penghematan jangka pendek tanpa dampak struktural.

“Kalau reformasi subsidi berjalan sendiri tanpa transisi energi, kita hanya menghemat tanpa mengubah struktur. Tapi kalau transisi energi berjalan tanpa reformasi subsidi, kita akan menghadapi tekanan fiskal yang berat. Keduanya harus berjalan beriringan,” tegas Eddy.

Transisi Energi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Lebih jauh, ia menyoroti bahwa dinamika geopolitik global semakin memperkuat urgensi integrasi kedua agenda tersebut. Ketergantungan Indonesia terhadap impor energi membuat ekonomi nasional rentan terhadap gangguan pasokan dan fluktuasi harga internasional.

“Dalam situasi seperti ini, reformasi subsidi dapat mengurangi beban fiskal, sementara transisi energi memperkuat kemandirian energi dalam jangka panjang. Kita juga harus memperbaiki struktur kebijakan, termasuk subsidi. Di situlah titik temu urgensi pembenahan subsidi dan transisi energi,” ujarnya.

Eddy menambahkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadikan transisi energi sebagai mesin pertumbuhan baru dan tidak sekadar mereduksi kebutuhan impor energi nasional semata.

“Kita memiliki peluang besar untuk membangun industri hijau yang menyerap tenaga kerja hijau. Jadi, green industries dan green jobs bukan sekadar jargon, tetapi mampu kita realisasikan melalui transisi energi yang berbasis pengembangan industri nasional,” pungkasnya.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

HNW Semangati Warga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Untuk Sukses

Juli 23, 2026

Marinus : Indonesia Harus Mempunyai Undang – Undang A1

Juli 22, 2026

Waka MPR RI Lestari Moerdijat Desak Evaluasi dan Perkuat Sistem Perlindungan Kelompok Rentan dari Kekerasan Seksual

Juli 20, 2026
Berita Terkini

Dede Yusuf Menilai Perlu Dijelaskan Wewenang Gubernur Agar Pelayanan Lebih Efektif Sesuai UU Pemda

Juli 23, 20260 Views

HAN 2026, Puan Tegaskan Anak Harus Terbebas dari Bullying dan Tumbuh di Ruang Aman

Juli 23, 20262 Views

Segera Tuntaskan Kasus Febri Adriansyah, Ketua Komisi III DPR Dukung Jampidsus Baru Kuntadi

Juli 23, 20262 Views

Tifatul : Kepri Didorong Jadi Pintu Masuk Wisatawan Asia

Juli 23, 20261 Views

HNW Semangati Warga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Untuk Sukses

Juli 23, 20263 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Buka Sidang Kaukus AIPA, Puan Bicara Penguatan Sentralitas ASEAN dan Nilai-nilai ASEAN WAY

Juli 22, 202626 Views

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi Dan Keamanan Siber

Juli 22, 202616 Views

Bangun Tata Kelola Transparan, Solehulhadi Kembali Diminta Pimpin KABAPIN

Juli 17, 202614 Views
Pilihan Editor

Dede Yusuf Menilai Perlu Dijelaskan Wewenang Gubernur Agar Pelayanan Lebih Efektif Sesuai UU Pemda

Juli 23, 2026

HAN 2026, Puan Tegaskan Anak Harus Terbebas dari Bullying dan Tumbuh di Ruang Aman

Juli 23, 2026

Segera Tuntaskan Kasus Febri Adriansyah, Ketua Komisi III DPR Dukung Jampidsus Baru Kuntadi

Juli 23, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?