Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Mahfuz Sidik: Revisi UU Pemilu Perlu Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

Agustus 31, 2026

Dasco: Dana Tagihan Rp 158 Miliar PT Pos Indonesia Harus Dicairkan untuk Gaji Karyawan

Agustus 26, 2026

Peringatan Dini BMKG Dijadikan Dasar Kebijakan Keselamatan Transportasi 

Agustus 31, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » El Nino Diprediksi Menguat, DPR Dorong Mitigasi Pangan Sejak Dini
DPR

El Nino Diprediksi Menguat, DPR Dorong Mitigasi Pangan Sejak Dini

RedaksiBy RedaksiJuli 4, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
gambar-berita Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Veteriner Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (3/7/2026). (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menegaskan pentingnya langkah antisipasi dan mitigasi yang cepat, terintegrasi, serta berbasis data dalam menghadapi potensi dampak El Nino terhadap sektor pertanian dan peternakan. 

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Veteriner Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, kesiapan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor kunci untuk menjaga produktivitas pangan dan melindungi ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim.

“Komisi IV DPR RI memandang bahwa isu perubahan iklim, khususnya potensi El Nino, merupakan tantangan yang harus diantisipasi secara serius. Langkah mitigasi harus dilakukan secara cepat, terintegrasi, dan berbasis data agar dampaknya terhadap sektor pertanian dan peternakan dapat ditekan,” ujar Titiek sapaan akrabnya.

Baca juga:

Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak El Nino

Lebih lanjut Titiek menambahkan, berdasarkan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan, berpotensi mengalami curah hujan di bawah normal pada musim kemarau tahun ini.

Kondisi tersebut lanjutnya, dinilai dapat meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta penurunan produktivitas pertanian dan peternakan sehingga memerlukan langkah antisipasi yang terukur.

“Kalimantan Selatan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai penyangga pangan nasional. Karena itu, kita harus memastikan dampak El Nino tidak mengganggu produksi pangan maupun pasokan yang dibutuhkan masyarakat, termasuk untuk mendukung kebutuhan Ibu Kota Nusantara,” ujarnya.

Menurut Politisi Fraksi Partai Gerindra itu, upaya mitigasi di sektor pertanian harus difokuskan pada pengamanan produksi melalui optimalisasi irigasi dan pompanisasi, pemanfaatan lahan rawa dan lebak, penyediaan benih tahan kekeringan, kecukupan pupuk,

Serta penguatan penyerapan hasil panen dan cadangan pangan pemerintah. Seluruh langkah tersebut, ungkapnya, hanya dapat berjalan optimal melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN pangan, penyuluh, dan petani.

“Kemarau panjang juga meningkatkan risiko heat stress pada ternak serta potensi munculnya Penyakit Hewan Menular Strategis dan zoonosis. Karena itu, peran Balai Veteriner Banjarbaru sebagai laboratorium rujukan regional Kalimantan harus terus diperkuat, baik dari sisi SDM, laboratorium, maupun layanan kesehatan hewan,” jelas Titiek.

Oleh karena itu melalui pertemuan tersebut, Titiek menekankan, Komisi IV DPR RI ingin memperoleh gambaran secara menyeluruh mengenai kesiapan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sistem peringatan dini.

Kemudian ketersediaan sarana produksi pertanian, pengamanan cadangan pangan, stabilisasi harga, distribusi pupuk, pengawasan lalu lintas komoditas dan ternak, hingga kesiapan layanan veteriner dalam mengantisipasi peningkatan penyakit hewan.

“Kami ingin memastikan bahwa program dan anggaran yang telah dialokasikan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan. Petani dan peternak harus tetap dapat berproduksi, pasokan pangan harus tetap terjaga, dan stabilitas harga pangan harus dipertahankan di tengah tantangan perubahan iklim,” pungkasnya. (awn)

Untuk diketahui, Balai Veteriner (Bvet) Banjarbaru sebagai laboratorium rujukan regional di Pulau Kalimantan memiliki peran strategis dalam deteksi dini, diagnosis, dan pengujia penyakit hewan melalui pemeriksaan bakteriologi, virologi, dan parasitologi. Keberadaannya menjadi garda terdepan dalam pengendalian penyakit hewan menular strategis (PHMS) dan zoonosis, terutama pada musim kemarau ekstrem ketika penurunan kualitas pakan dan ketersediaan air meningkatkan risiko penyebaran penyakit.

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Peringatan Dini BMKG Dijadikan Dasar Kebijakan Keselamatan Transportasi 

Agustus 31, 2026

Kemenhaj Bekerjasama Dengan BKN Gelar CAT Seleksi PPIH 2027

Agustus 31, 2026

Menbud Gempa NTT Tidak Berdampak Terhadap Cagar Budaya

Agustus 31, 2026
Berita Terkini

Peringatan Dini BMKG Dijadikan Dasar Kebijakan Keselamatan Transportasi 

Agustus 31, 20260 Views

Kemenhaj Bekerjasama Dengan BKN Gelar CAT Seleksi PPIH 2027

Agustus 31, 20261 Views

Menbud Gempa NTT Tidak Berdampak Terhadap Cagar Budaya

Agustus 31, 20261 Views

Mahfuz Sidik: Revisi UU Pemilu Perlu Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

Agustus 31, 20261 Views

Presiden Prabowo : Sebuah Kehormatan Menerima Kartu Tanda Anggota NU Sebelum Menutup Muktamar NU Ke-35 Di Jombang

Agustus 31, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 202615 Views

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 20268 Views

Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tidak Disahkan 15 Desember Mendatang

Agustus 27, 20268 Views
Pilihan Editor

Peringatan Dini BMKG Dijadikan Dasar Kebijakan Keselamatan Transportasi 

Agustus 31, 2026

Kemenhaj Bekerjasama Dengan BKN Gelar CAT Seleksi PPIH 2027

Agustus 31, 2026

Menbud Gempa NTT Tidak Berdampak Terhadap Cagar Budaya

Agustus 31, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?