Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Jefry Romdhony: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 2026

Habib Aboe: Ajak Bogor Jadi Kota Halal Gastronomy Diplomacy

Juli 13, 2026

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Muhammad Husni Dorong Pengawasan Pesantren Diperketat untuk Lindungi Santri
Peristiwa

Muhammad Husni Dorong Pengawasan Pesantren Diperketat untuk Lindungi Santri

RedaksiBy RedaksiJuni 25, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Husni (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Husni mendorong penguatan sistem pengawasan di lingkungan pesantren guna mencegah berbagai bentuk pelanggaran, termasuk kasus kekerasan dan pelecehan terhadap santri.

Menurutnya, pengawasan yang lebih ketat perlu dilakukan seiring meningkatnya perhatian publik terhadap perlindungan anak di lembaga pendidikan keagamaan.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Husni saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI di Banda Aceh, pada Rabu (24/6/2026). Ia menilai peran pengawasan dari Kementerian Agama, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, perlu terus diperkuat.

Menurutnya, pengawasan yang efektif menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan nyaman bagi para santri.

Baca juga:

Waka DPR Cucun Dorong Pesantren Bertransformasi Jawab Tantangan Zaman

“Ke depan, pengawasan dari Kanwil Kementerian Agama di provinsi maupun kantor-kantor Kementerian Agama di kabupaten dan kota harus dilakukan lebih ketat lagi. Para santri tinggal di lingkungan pesantren selama 24 jam sehingga diperlukan sistem pengawasan yang mampu memberikan perlindungan secara optimal,” jelasnya.

Selain pengawasan melekat, Husni juga mendorong pemanfaatan teknologi sebagai instrumen pendukung keamanan di pesantren.

Salah satu usulan yang disampaikannya adalah pemasangan kamera pengawas atau CCTV di berbagai titik strategis lingkungan pesantren.

Menurutnya, keberadaan CCTV tidak hanya berfungsi untuk mencegah tindak pelecehan, tetapi juga dapat membantu menekan berbagai bentuk pelanggaran lainnya seperti perundungan (bullying), pencurian, hingga tindakan disiplin yang berlebihan.

“Saya mengusulkan agar pesantren memanfaatkan teknologi, salah satunya dengan memasang CCTV di titik-titik tertentu. Fungsinya bukan hanya untuk mencegah pelecehan, tetapi juga mengurangi kasus pencurian, perundungan, maupun tindakan yang tidak sesuai dalam proses pembinaan santri,” katanya.

Husni mencontohkan pengalaman salah satu pesantren di Sumatera Utara yang berhasil menekan angka kehilangan barang milik santri setelah menerapkan sistem pengawasan berbasis CCTV.

Selain itu, keberadaan kamera pengawas juga dinilai mampu meningkatkan kedisiplinan dan profesionalitas dalam lingkungan pendidikan pesantren.

Karena itu, ia berharap Kementerian Agama dapat mendorong pemanfaatan teknologi pengawasan di pesantren sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan santri.

Terlebih, menurutnya, biaya pemasangan perangkat tersebut relatif terjangkau dibandingkan manfaat yang dapat dihasilkan.

“Di samping pengawasan dan pembinaan yang selama ini sudah dilakukan, penggunaan teknologi di pesantren perlu didorong karena biayanya tidak terlalu besar, tetapi manfaatnya sangat besar untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman,” pungkasnya. (awn)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Habib Aboe: Ajak Bogor Jadi Kota Halal Gastronomy Diplomacy

Juli 13, 2026

FTZ Kepri Jangan Hanya Kejar Investasi, Harus Sejahterakan Warga

Juli 13, 2026

Jefry Romdhony: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 2026
Berita Terkini

Habib Aboe: Ajak Bogor Jadi Kota Halal Gastronomy Diplomacy

Juli 13, 20263 Views

FTZ Kepri Jangan Hanya Kejar Investasi, Harus Sejahterakan Warga

Juli 13, 20261 Views

Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR RI Desak Polda NTB Usut Tuntas

Juli 13, 20261 Views

DPD RI: RUU Daerah Kepulauan Jadi Kunci Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan

Juli 13, 20260 Views

Kemenkes Didesak Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV pada Bayi

Juli 13, 202619 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Komisi II DPR Usul Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Juli 6, 2026301 Views

DPR: Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Harus Lewat UU, Tak Bisa Diputuskan DPRD

Juli 7, 2026255 Views

Prof Sufmi Dasco Ahmad, Politikus Senyap yang Menjembatani Stabilitas Politik Nasional

Juli 3, 202653 Views
Pilihan Editor

Habib Aboe: Ajak Bogor Jadi Kota Halal Gastronomy Diplomacy

Juli 13, 2026

FTZ Kepri Jangan Hanya Kejar Investasi, Harus Sejahterakan Warga

Juli 13, 2026

Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR RI Desak Polda NTB Usut Tuntas

Juli 13, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?