Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

KH Abdul Hakim Atau Gus Kikin Terpilih Sebagai Ketum PBNU 2026-2031

Agustus 31, 2026

Dasco: Dana Tagihan Rp 158 Miliar PT Pos Indonesia Harus Dicairkan untuk Gaji Karyawan

Agustus 26, 2026

PT Pos Indonesia Apresiasi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Tagihan Rp 158 Miliar Sudah Diterima dari Kemensos

Agustus 31, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Kapal Induk USS Abraham Lincoln Rusak Parah Kena Rudal Iran, Kapal Tempur AS MST Tenggelam
Headline

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Rusak Parah Kena Rudal Iran, Kapal Tempur AS MST Tenggelam

RedaksiBy RedaksiMaret 2, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln (CVN-72) terbakar usai kena rudal Iran
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketegangan di Timur Tengah memasuki babak baru yang sangat berbahaya. Empat rudal balistik milik Iran dilaporkan berhasil mengenai kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln (CVN-72), pada Minggu (1/3/2026) malam.

Insiden mematikan ini terjadi di perairan Laut Arab, berselang hanya satu hari setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebelum serangan terjadi, keberadaan USS Abraham Lincoln telah terpantau melalui pencitraan satelit.

Pengerahan gugus tempur ini sebenarnya bertepatan dengan upaya negosiasu nuklir dan pencabutan sanksi ekonomi antara pejabat AS dan Iran di Swiss pada pertengahan Februari lalu.

Namun, alih-alih meredakan situasi, kehadiran armada raksasa ini justru dianggap sebagai tekanan militer yang memicu kebuntuan jalur diplomasi.

Baca juga:

Mahfuz Sidik: Target Serangan Israel-AS ke Iran Perang Kawasan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat serangan terjadi, kapal induk kelas Nimitz tersebut berada di koordinat sekitar 240 kilometer (150 mil) dari pesisir Oman, atau sekitar 700 kilometer dari daratan utama Iran.

Sebagai pusat dari Carrier Strike Group, USS Abraham Lincoln dikawal ketat oleh tiga kapal perusak kelas Arleigh Burke.

Meski memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeklaim bahwa empat rudal balistik mereka mampu menembus blokade pertahanan tersebut.

Hingga kini, pihak Pentagon masih melakukan investigasi mendalam untuk menilai tingkat kerusakan fisik dan kondisi ribuan personel di atas kapal senilai hampir Rp 10 triliun itu.

Dampak dari serangan terhadap aset strategis AS ini langsung dirasakan oleh pasar dunia.

Harga minyak mentah melonjak drastis hingga melampaui angka US$ 150 per barel akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Rute maritim yang terdampak sehingga banyak perusahaan perkapalan internasional mulai menginstruksikan kapal tanker mereka untuk menghindari Selat Hormuz dan Laut Arab guna mencegah risiko serangan lanjutan.

Konfrontasi langsung terhadap USS Abraham Lincoln ini menandai pergeseran radikal dalam peta konflik.

Aset militer bernilai tinggi milik Amerika Serikat kini tidak lagi sekadar menjadi instrumen penggetar (deterrent), melainkan telah menjadi target terbuka dalam peperangan langsung di kawasan tersebut.

Tenggelamkan Kapal Tempur AS MST

Selain itu, IRGC juga mengklaim serangan rudalnya berhasil menghantam kapal pendukung tempur Amerika Serikat hingga menyebabkan kerusakan parah dan membuatnya tenggelam

Klaim tersebut langsung mengguncang dinamika geopolitik regional. Di saat yang sama, kehadiran armada militer AS di perairan strategis itu semakin menambah eskalasi.

IRGC mengatakan telah menyerang kapal pendukung tempur AS dengan rudal. Pernyataan itu menambahkan bahwa aset angkatan laut AS lainnya tetap berada dalam jangkauan rudal dan drone Iran seiring berlanjutnya operasi.

Kapal pendukung tempur AS MST mengalami kerusakan parah akibat rudal yang ditembakkan oleh angkatan laut Garda Revolusi Iran.

Kapal itu tenggelam. Selain itu, sistem hidrolik di kapal induk Lincoln dilaporkan hancur. Sistem tersebut berfungsi untuk meluncurkan dan mendaratkan pesawat di dek kapal.

Dengan kerusakan itu, Lincoln disebut tidak lagi mampu mengoperasikan pesawat tempurnya secara normal.

Situasi ini memicu perhatian luas karena menyangkut kekuatan militer dua negara besar yang selama ini terlibat ketegangan panjang.

Klaim IRGC menggambarkan dampak signifikan terhadap kapal pendukung tempur AS. Kapal jenis ini memiliki peran vital dalam mendukung operasi armada, mulai dari logistik hingga perlindungan sistem tempur utama.

Jika benar tenggelam, kehilangan tersebut dinilai dapat memengaruhi fleksibilitas operasional armada AS di kawasan Teluk.

Sementara itu, kerusakan sistem hidrolik di kapal induk Lincoln menjadi perhatian tersendiri.

Sistem ini merupakan komponen krusial untuk aktivitas penerbangan di dek kapal induk. Tanpa sistem tersebut, kemampuan kapal untuk meluncurkan dan mendaratkan pesawat akan sangat terbatas.

Dalam konteks militer, gangguan seperti ini dapat mengurangi daya gentar dan efektivitas operasi udara.

Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi independen mengenai detail kerusakan tersebut. Namun klaim dari pihak Iran sudah cukup untuk meningkatkan tensi di kawasan. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Mahfuz Sidik: Revisi UU Pemilu Perlu Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

Agustus 31, 2026

KH Abdul Hakim Atau Gus Kikin Terpilih Sebagai Ketum PBNU 2026-2031

Agustus 31, 2026

9 Ulama Terpilih Menjadi Anggota AHWA Untuk Memilih Rais Aam Dan Ketum PBNU 2026 – 2031

Agustus 30, 2026
Berita Terkini

Kemenhaj Bekerjasama Dengan BKN Gelar CAT Seleksi PPIH 2027

Agustus 31, 20260 Views

Menbud Gempa NTT Tidak Berdampak Terhadap Cagar Budaya

Agustus 31, 20260 Views

Mahfuz Sidik: Revisi UU Pemilu Perlu Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

Agustus 31, 20260 Views

Presiden Prabowo : Sebuah Kehormatan Menerima Kartu Tanda Anggota NU Sebelum Menutup Muktamar NU Ke-35 Di Jombang

Agustus 31, 20261 Views

PT Pos Indonesia Apresiasi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Tagihan Rp 158 Miliar Sudah Diterima dari Kemensos

Agustus 31, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 202648 Views

Maulid Nabi 1448 H Dan Jalan Membangun Peradaban

Agustus 25, 20269 Views

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 20268 Views
Pilihan Editor

Kemenhaj Bekerjasama Dengan BKN Gelar CAT Seleksi PPIH 2027

Agustus 31, 2026

Menbud Gempa NTT Tidak Berdampak Terhadap Cagar Budaya

Agustus 31, 2026

Mahfuz Sidik: Revisi UU Pemilu Perlu Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

Agustus 31, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?