Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

RUU Perampasan Aset Disetujui Semua Fraksi Masuk Pembahasan Tingkat I

Oktober 6, 2026

Program KPTDP dan Perlinsos Terkendala di Daerah, Mendagri dan Kemensos Diminta Turun Tangan

Oktober 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Waka MPR Eddy Soeparno Mendukung Pembentukan Lembaga Khusus Atasi Krisis Iklim dan Percepat Transisi Energi
MPR

Waka MPR Eddy Soeparno Mendukung Pembentukan Lembaga Khusus Atasi Krisis Iklim dan Percepat Transisi Energi

RedaksiBy RedaksiOktober 13, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

JAKARTA,MataParlemen.id  – Dampak perubahan iklim semakin nyata dirasakan di berbagai wilayah Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Sehingga banyak terjadi bencana cuaca ekstrem, banjir besar, angin kencang, longsor, polusi udara, hingga persoalan sampah menjadi tantangan serius yang mengancam keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, percepatan transisi energi dinilai belum sepenuhnya mampu mengoptimalkan potensi besar energi terbarukan yang dimiliki Indonesia.

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, menilai persoalan utama dalam pengelolaan energi dan penanganan perubahan iklim terletak pada level kebijakan. Menurutnya, ada tiga hal mendasar yang perlu segera diperbaiki, yaitu koordinasi kebijakan (policy coordination), kejelasan kebijakan (policy clarity), dan konsistensi kebijakan (policy consistency).

“Kini masih terjadi tumpang tindih antara koordinasi di kementerian dalam pengelolaan ekonomi karbon. Untuk bisa masuk ke sektor karbon, pelaku usaha masih harus berurusan dengan empat kementerian koordinator dan belasan kementerian teknis. Dengan struktur itu, sulit bagi Indonesia untuk bergerak cepat. Karena itu, dibutuhkan upaya khusus agar Indonesia bisa menjadi pemimpin global di bidang iklim, sebagaimana visi Presiden Prabowo,” tegas Eddy pada wartawan di Gedung MPR RI Senayan Jakarta, Senin (13/10/2025).

Hal itu disampaikan Eddy seusai Pre Launching 2 Indonesia Climate Change Forum 2025 bertema “Masukan dan Harapan Pemangku Kepentingan Publik Untuk RUU Pengelolaan Perubahan Iklim.”

Selain Eddy Soeparno hadir sebagai prmbicara antara lain: Erik Teguh Primiantoro (Staf Ahli Menteri LH Bidang Hubungan Internasional dan Diplomasi), Fabby Tumiwa (Direktur Eksekutif IESR), Prof. Supriatna (Direktur Sekolah Ilmu Lingkungan UI),. E Kurniawan Padma (Presiden Direktur Emil Salim Institute), Adhityani Putri (Pendiri Yayasan Indonesia Cerah), dan Direktur Eksektif Habibie Center, Nadia Sofia Habibie.

Sebagai solusi, politisi PAN itu mengusulkan pembentukan lembaga khusus atau bahkan kementerian baru yang memiliki mandat mengoordinasikan kebijakan ekonomi karbon dan pengelolaan perubahan iklim lintas sektor. “Keberadaan lembaga tunggal akan memastikan langkah mitigasi krisis iklim dan transisi energi berjalan lebih terpadu,” ujarnya.

Dengan adanya otoritas yang jelas, Indonesia akan memiliki kredibilitas instan di mata dunia, menunjukkan keseriusan menghadapi krisis iklim sekaligus membuka peluang ekonomi baru dari investasi hijau dan pendanaan global. “Saat ini Indonesia tidak lagi sekadar berhadapan dengan “perubahan iklim”, melainkan sudah memasuki fase krisis iklim yang membutuhkan penanganan cepat, sistematis, dan menjadi prioritas utama negara,” jelas Eddy.

Selain mendorong pembentukan lembaga khusus, Eddy juga menekankan pentingnya percepatan regulasi yang mendukung transisi energi bersih. DPR dan pemerintah tengah membahas empat rancangan undang-undang strategis terkait, yaitu RUU Energi Terbarukan, RUU Ketenagalistrikan, RUU Migas, dan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim.

RUU terakhir, merupakan inisiatif Fraksi PAN, telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026 dan ditargetkan rampung pada tahun depan. “Dengan regulasi yang kuat dan koordinasi kebijakan yang terintegrasi, Indonesia dapat mempercepat transisi energi sekaligus memperkokoh posisi dalam kerja sama global menghadapi krisis iklim,” kata Sekjen PAN itu.

Eddy menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki seluruh modal untuk memimpin transformasi energi bersih di tingkat global. Namun, hal itu hanya dapat terwujud jika dikelola di bawah satu payung kelembagaan yang kuat dan visioner.

“Krisis iklim bukan lagi sekadar isu lingkungan. Tapi, sudah menjadi isu eksistensial bagi bangsa. Karena itu, Indonesia memerlukan kementerian atau lembaga khusus yang mampu menjembatani kebijakan lintas sektor, agar kita bukan hanya mampu bertahan, tapi juga menjadi pemimpin dalam ekonomi hijau,” pungkasnya. 

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Bamsoet: Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman dan Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Oktober 1, 2026

Ariawan: MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

September 27, 2026

Resmikan Mess MPR di Bandung, Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

September 27, 2026
Berita Terkini

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 20260 Views

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 20260 Views

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 20260 Views

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 20260 Views

Komisi X Desak Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual Di Unpas

Oktober 16, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20267 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views
Pilihan Editor

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 2026

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 2026

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?