Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Fraksi PKS DPR Kaji Usulan Hak Angket Usut Ijazah Gibran

Oktober 13, 2026

Kementerian PU Harus Bergerak Cepat Tangani Kekeringan Di Daerah-Daerah 

Oktober 12, 2026

Komisi XII DPR Percepat Revisi RUU Migas Sebagai Kepastian Hukum dan Lifting Nasional

Oktober 12, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Apresiasi Penurunan Luas Area Kebakaran, Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penanganan Karhutla
Peristiwa

Apresiasi Penurunan Luas Area Kebakaran, Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penanganan Karhutla

RedaksiBy RedaksiAgustus 4, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas tentang enanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu (3/8/2025) (Foto: BPMI Satpres)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas melalui video conference bersama sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih dari kediaman pribadinya di Hambalang, Minggu (3/8/2025). Rapat membahas capaian penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dinilai cukup berhasil secara drastis karhutla sepanjang tahun ini.

Dalam rapat itu, hadir sejumlah pejabat negara, seperti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Rapat ini difokuskan pada pemantauan perkembangan terkini serta langkah-langkah penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta kementerian terkait dan seluruh tim penanggulangan karhutla di pusat maupun daerah.

“Presiden mengapresiasi upaya Kementerian Lingkungan Hidup, kementerian terkait lainnya, dan tim penanggulangan karhutla,” tulis Sekretariat Kabinet yang melaporkan kegiatan rapat tersebut melalui akun resminya.

Prabowo menilai koordinasi lintas sektor yang kuat telah memberikan dampak signifikan terhadap penurunan luas area terdampak kebakaran.

Berdasarkan data terkini, per 1 Agustus 2025 tercatat terjadi penurunan drastis luas kebakaran hutan dan lahan.

Dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 376.805 hektare, luas karhutla tahun ini menurun hingga 33,3% secara tahunan (year-on-year/yoy), dengan total luasan hanya 8.955 hektare.

residen juga menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Ia meminta aparat penegak hukum terus bertindak tegas dalam menindak pelaku pembakaran, baik individu maupun korporasi.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengingatkan seluruh tim Karhutla, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan.

Mengacu pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Agustus 2025.

“Koordinasi, kesiapsiagaan, dan tindakan cepat adalah kunci utama dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan. Saya minta semua pihak terus bekerja maksimal,” ujar Presiden Prabowo dalam rapat tersebut.

Pemerintah akan terus memantau situasi dan memastikan langkah-langkah mitigasi dan penegakan hukum berjalan secara optimal untuk melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan laporan BNPB, pada 2 Agustus 2025 tidak ada titik panas tercatat di Kalimantan Barat (Kalbar), wilayah yang sebelumnya jadi pusat perhatian.

Langkah cepat yang dilakukan antara lain, pengerahan helikopter water bombing, operasi modifikasi cuaca (OMC), koordinasi lintas sektor oleh Kemenko Polhukam, dan mobilisasi SDM ke daerah rawan.

Tim Penanganan Karhutla yang dipimpin Kolonel Inf Heri Budi Purnomo juga telah meninjau langsung wilayah seperti Sanggau, Sintang, dan Mempawah, yang sempat mencatat 399 titik panas pada Rabu (23/7/2025). (*)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Bandara Soetta : Penerbangan Ke Jeddah Dan Madinah Normal

Oktober 12, 2026

Sertifikat Halal Jangan Bebani Pedagang Kaki Lima

Oktober 11, 2026

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026,Marc Marquez Posisi 6

Oktober 11, 2026
Berita Terkini

Fraksi PKS DPR Kaji Usulan Hak Angket Usut Ijazah Gibran

Oktober 13, 20260 Views

Kementerian PU Harus Bergerak Cepat Tangani Kekeringan Di Daerah-Daerah 

Oktober 12, 20261 Views

Komisi XII DPR Percepat Revisi RUU Migas Sebagai Kepastian Hukum dan Lifting Nasional

Oktober 12, 20260 Views

Doli Kurnia Namanya Terseret PKPU Dugaan Pasal Selundupan Dan Siap Buka-bukaan

Oktober 12, 20260 Views

Mentan Amran Bongkar Dugaan Kejanggalan Produk Beras Fortifikasi

Oktober 12, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20267 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Fraksi PKS DPR Kaji Usulan Hak Angket Usut Ijazah Gibran

Oktober 13, 2026

Kementerian PU Harus Bergerak Cepat Tangani Kekeringan Di Daerah-Daerah 

Oktober 12, 2026

Komisi XII DPR Percepat Revisi RUU Migas Sebagai Kepastian Hukum dan Lifting Nasional

Oktober 12, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?