Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Fraksi PKS Raih Penghargaan PR Excellence Awards 2026, Sukamta: Komunikasi Krisis Harus Ditangani Secara Menyeluruh

Oktober 18, 2026

BMKG : Gelombang Hingga 4 Meter Di Pesisir Dan Banjir Rob

Oktober 17, 2026

DPR Kritik Pertamina Soal Kelangkaan BBM Di Bali

Oktober 14, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Pengamat Kepolisian Sebut Korlantas Polri adalah Penjaga Etalase Peradaban Negeri
Hukum

Pengamat Kepolisian Sebut Korlantas Polri adalah Penjaga Etalase Peradaban Negeri

RedaksiBy RedaksiJuni 20, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto (kanan) dalam diskusi Dialektika Demokrasi Dengan tema "Transformasi Digital Korlantas: Menjawab Tantangan Pelayanan Modern untuk Masyarakat" , bertempat di Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (19/6/2025),
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Mataparlemen.id-Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti peran penting Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan di jalan raya serta bagaimana transformasi digital di tubuh Polri harus tetap mengedepankan pelayanan terhadap masyarakat.

Dalam diskusi Dialektika Demokrasi Dengan tema “Transformasi Digital Korlantas: Menjawab Tantangan Pelayanan Modern untuk Masyarakat” , bertempat di Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Bambang mempertanyakan arah dan semangat dari transformasi digital yang saat ini dijalankan Polri, khususnya di bidang lalu lintas.

“Transformasi digital ini spiritnya dalam rangka melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat atau justru hanya optimalisasi pendapatan negara? Ini perlu dijelaskan,” ujar Bambang.

Ia mengingatkan bahwa fungsi utama kepolisian sesuai amanat undang-undang adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), melindungi, mengayomi, serta menegakkan hukum.

Oleh karena itu, penerapan teknologi seharusnya tidak mengurangi kehadiran fisik aparat di lapangan.

“Kehadiran polisi di jalan raya masih sangat dibutuhkan. Setelah tilang elektronik diberlakukan, patroli justru berkurang dan berdampak pada meningkatnya kejahatan jalanan,” tegasnya.

Bambang juga menekankan bahwa Korlantas memiliki posisi strategis karena jalan raya adalah cerminan dari peradaban bangsa.

“Perilaku masyarakat di jalan adalah etalase peradaban. Maka Korlantas ini adalah penjaga etalase peradaban negeri,” ungkapnya.

Namun ia menyayangkan masih banyaknya laporan dari masyarakat mengenai dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum polisi lalu lintas di lapangan. Hal ini, menurutnya, menciptakan kesan buruk terhadap institusi meskipun sistem digitalisasi sudah diterapkan.

“Fakta di lapangan, pungli masih saja terjadi meski sudah ada sistem digital. Ini harus menjadi perhatian,” katanya.

Lebih lanjut, Bambang mengapresiasi langkah Korlantas dalam mengembangkan sistem digital seperti SIM nasional yang bisa diajukan di luar domisili KTP.

Namun ia mengkritik sistem penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang masih terdesentralisasi dan memunculkan kesenjangan antar wilayah.

Selain itu, ia juga menyoroti ketidakadilan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas yang kerap menimbulkan persepsi tebang pilih.

“Penegakan hukum kita masih belum konsisten. Kasus kecelakaan sering kali membingungkan masyarakat, siapa yang ditetapkan sebagai tersangka, dan siapa korban. Apalagi kalau melibatkan oknum aparat,” pungkasnya.

Bambang juga menyinggung soal kecelakaan akibat infrastruktur jalan rusak yang cenderung tidak mendapat perhatian serius dari aparat.

“Kecelakaan akibat infrastruktur sering disebut kecelakaan tunggal, padahal tanggung jawabnya harus jelas. Masyarakat tidak tahu harus lapor ke siapa,” pungkasnya. (*)

Bambang Rukminto Korlantas Polri Penjaga Etalase
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Udara Jakarta Masih Tidak Sehat Pasca Asap Karhutla Menjauh Dari Jabotabek

Oktober 17, 2026

KPK Belum Putuskan Jemput Paksa Nusron Wahid

Oktober 17, 2026

Asap Karhutla Masuk Jakarta, Wagub DKI : Tidak Boleh Panik

Oktober 17, 2026
Berita Terkini

Fraksi PKS Raih Penghargaan PR Excellence Awards 2026, Sukamta: Komunikasi Krisis Harus Ditangani Secara Menyeluruh

Oktober 18, 20262 Views

DPR Minta Kemenhut Bergerak Cepat, Karhutla Makin Meluas

Oktober 17, 20260 Views

Udara Jakarta Masih Tidak Sehat Pasca Asap Karhutla Menjauh Dari Jabotabek

Oktober 17, 20260 Views

Kapolri Doa Bersama Para Ulama Dan Kyai se-Jawa Timur Perkuat Sinergi

Oktober 17, 20260 Views

Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan, Ahmad Syauqi Pastikan Bantuan Pemerintah Tepat Sasaran

Oktober 17, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20265 Views
Pilihan Editor

Fraksi PKS Raih Penghargaan PR Excellence Awards 2026, Sukamta: Komunikasi Krisis Harus Ditangani Secara Menyeluruh

Oktober 18, 2026

DPR Minta Kemenhut Bergerak Cepat, Karhutla Makin Meluas

Oktober 17, 2026

Udara Jakarta Masih Tidak Sehat Pasca Asap Karhutla Menjauh Dari Jabotabek

Oktober 17, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?