Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 2026

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 2026

Pimpinan DPR Tetapkan Bahtra Banong Sebagai Ketua Panja RUU Pemilu

Oktober 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Wakil Ketua MPR: Transisi Energi Kebutuhan Jangka Panjang, bukan Respons Sesaat dari Konflik Geopolitik
MPR

Wakil Ketua MPR: Transisi Energi Kebutuhan Jangka Panjang, bukan Respons Sesaat dari Konflik Geopolitik

RedaksiBy RedaksiJuli 29, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menegaskan bahwa kebutuhan transisi energi bukanlah semata sebagai respons jangka pendek terhadap gejolak geopolitik global, termasuk konflik yang saat ini masih terjadi di Timur Tengah.

Eddy menegaskan, transisi energi merupakan kebutuhan strategis jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi, menjaga daya saing ekonomi nasional sekaligus melindungi Indonesia dari dampak krisis iklim.

Hal tersebut disampaikan Eddy Soeparno saat menyampaikan pidato kunci dalam forum Ekoniklim 2026 yang diselenggarakan CNBC Indonesia bekerja sama dengan Climate Policy Initiative (CPI), Selasa (28/7/2026) di Wisma Habibie–Ainun, Kuningan, Jakarta.

Transisi Energi sebagai Kebutuhan Jangka Panjang

Konflik di Timur Tengah memang mengingatkan kita betapa rentannya sistem energi global terhadap gejolak geopolitik. Namun saya ingin menegaskan bahwa ada atau tidak ada konflik geopolitik, Transisi energi adalah kebutuhan sekaligus keniscayaan bagi Indonesia. “Konflik bisa mereda, tetapi kebutuhan membangun sistem energi yang lebih tangguh, lebih bersih, dan lebih kompetitif akan selalu ada,” kata Eddy.

Doktor Ilmu Politik UI ini menyampaikan, transisi energi sering kali ditempatkan hanya sebagai solusi atas lonjakan harga minyak atau ancaman gangguan pasokan energi.

Padahal, persoalan yang jauh lebih mendasar adalah bagaimana Indonesia membangun sistem energi yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi hingga beberapa dekade mendatang sesuai asta cita Presiden Prabowo.

“Kalau orientasi kita hanya pada krisis hari ini, maka kebijakan energi kita akan selalu bersifat reaktif. Yang kita perlukan adalah visi jangka panjang. tahun 2045, 2060 bahkan seterusnya, dan seharusnya bukan sekadar respons terhadap situasi global tahun 2026,’ ujarnya.

Transisi Energi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Waketum PAN ini menjelaskan, Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi pemain utama ekonomi hijau dunia. Potensi energi baru terbarukan mencapai sekitar 3.600 GW, didukung cadangan hutan, gambut dan mangrove terbesar di dunia, serta potensi pengembangan CCS/CCUS dan ekonomi karbon yang mampu menarik investasi baru dalam jumlah besar.

Namun hingga saat ini, potensi energi terbarukan yang telah dimanfaatkan masih sangat kecil dibandingkan keseluruhan kapasitas yang dimiliki. Karena itu, Eddy mengingatkan agar Indonesia tidak terjebak pada dikotomi antara ketahanan energi dan transisi energi.

Negara yang terlalu bergantung pada energi fosil akan selalu rentan terhadap fluktuasi harga dan ketidakpastian geopolitik. Karena itu transisi energi yang dirancang secara bertahap dengan perencanaan yang matang merupakan fondasi ketahanan energi jangka Panjang.

“Indonesia harus menjaga keseimbangan antara aspek ketersediaan energi, keterjangkauan harga, dan keandalan sistem kelistrikan, sehingga proses transisi berlangsung secara adil tanpa mengganggu pertumbuhan ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (amar)

Eddy Soeparno Konflik Geopolitik MPR RI Transisi Energi
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Bamsoet: Ekonomi Kuat, Dunia Usaha Aman dan Pertahanan Mandiri Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

Oktober 1, 2026

Ariawan: MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

September 27, 2026

Resmikan Mess MPR di Bandung, Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

September 27, 2026
Berita Terkini

RUU Hak Cipta Akan Atur Royalti Musik , A1 Hingga Karya Jurnalistik

Oktober 8, 20260 Views

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Oktober 8, 20260 Views

Pimpinan DPR Tetapkan Bahtra Banong Sebagai Ketua Panja RUU Pemilu

Oktober 8, 20261 Views

Ganggu Ekonomi dan Stabilitas Politik, Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Distop

Oktober 8, 20261 Views

Perusahaan Wajib Bayar Gaji Karyawan PHK Hingga Putusan Inckraht MA

Oktober 7, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 20267 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20265 Views

Tiga Tahun Peristiwa 7 Oktober, Sukamta: Jangan Memotong Sejarah Palestina

Oktober 7, 20264 Views
Pilihan Editor

RUU Hak Cipta Akan Atur Royalti Musik , A1 Hingga Karya Jurnalistik

Oktober 8, 2026

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Oktober 8, 2026

Pimpinan DPR Tetapkan Bahtra Banong Sebagai Ketua Panja RUU Pemilu

Oktober 8, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?