Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Jefry Romdhony Fraksi Gerindra DPR: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 2026

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 2026

Pemerintah Iran Sebut Ziarah Delegasi Tingkat Tinggi Indonesia Cermin Eratnya Persahabatan

Juli 12, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป Reformasi Polri Dapat Dipastikan Ada dan Berjalan Cepat dengan Berlakunya KUHP dan KUHAP Baru
Peristiwa

Reformasi Polri Dapat Dipastikan Ada dan Berjalan Cepat dengan Berlakunya KUHP dan KUHAP Baru

RedaksiBy RedaksiFebruari 9, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman memimpin persetujuain 9 hakim agung dan 1 hakim ad hoc HAM di Mahkamah Agung (MA).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ya, baru sebulan lebih KUHP dan KUHAP baru berlaku, kita sudah melihat dan merasakan langsung manfaat baik dari KUHP dan KUHAP baru tersebut, yakni berjalannya dengan cepat reformasi Polri dan penegakan hukum secara umum.Awal Januari yang lalu, aparat penegak hukum akhirnya resmi menghentikan perkara pidana terhadap ibu guru yang mencukur rambut muridnya di Jambi.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari RDPU dan Raker Komisi III DPR RI yang mengundang ibu guru tersebut, dan berdasarkan KUHP dan KUHAP baru merekomendasikan dan meminta dengan tegas agar kasus tersebut dihentikan.Tak lama kemudian, kasus Hogi Minaya di Sleman dihentikan.

Ya, berdasarkan Pasal 60 huruf m KUHAP baru, Hogi Minaya sebagaimana kita tahu adalah korban jambret yang dijadikan tersangka karena jambret yang dikejar mengalami kecelakaan dan tewas.

Hal tersebut juga merupakan tindak lanjut RDPU Komisi III DPR RI.Di Sumatera Selatan, ada seorang hakim yang bernama Rangga Lukita Desnanta tepatnya menjatuhkan vonis pidana pemaafan kepada seorang anak yang menjadi terdakwa pencurian dengan pemberatan.

Alasan pemaafan tersebut karena korban pencurian sudah memberikan maaf dan pelaku masih berstatus anak.

Banyak sekali contoh-contoh baik lainnya pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru yang akhirnya membuat semua institusi mereformasi diri, termasuk Polri, jadi lebih cepat reformasinya dengan KUHP dan KUHAP baru ini.

Sebagaimana kita tahu, KUHP dan KUHAP baru mengandung banyak nilai-nilai reformis yang sudah dan akan terus diimplementasikan oleh Polri dan para penegak hukum lainnya.

Nilai-nilai reformasi tersebut antara lain ada di Pasal 36 KUHP baru, yang intinya bahwa tiada pidana tanpa kesengajaan atau asas dualistis.

Sekarang orang yang melakukan pidana harus dilihat konteks dan mens rea-nya untuk dijatuhkan hukuman.Kemudian Pasal 54 KUHP mengatur bahwa Polri atau penegak hukum harus mengedepankan keadilan dibanding dengan kepastian hukum.

Pasal 100 KUHAP baru membuat syarat penahanan yang tadinya sangat subjektif, yaitu adanya tiga kekhawatiran penyidik bahwa tersangka atau terdakwa akan melarikan diri, menghilangkan alat bukti, dan mengulangi tindak pidana.

Di KUHAP baru, di Pasal 100, itu dibuat menjadi sangat-sangat objektif. Jadi harus ada perbuatan awal, ya, upaya untuk melarikan diri dan lain sebagainya.Lalu KUHAP baru mengatur bahwa saksi harus didampingi advokat di Pasal 143, dan advokat dalam menjalankan tugasnya dapat menyampaikan keberatan.

Kemudian, dalam pemeriksaan diwajibkan adanya kamera pengawas. Dan yang paling penting, tiap aparat penegak hukum, termasuk anggota Polri yang melakukan pelanggaran, bisa dihukum secara etik, administrasi, dan bahkan pidana.Ini artinya apa? Ini artinya jaminan bahwa reformasi Polri sudah dan akan terus berjalan dengan cepat dengan berlakunya KUHP dan KUHAP baru.

Dan ini juga memberikan ruang kepada warga negara untuk melakukan pengawasan melalui advokat terhadap kinerja Polri.

Jadi kita nggak perlu pusing-pusing, nggak perlu bingung membentuk lembaga pengawas baru, karena kita sudah punya ratusan juta orang warga negara, lebih 100.000 advokat yang akan melakukan pengawasan demi tegaknya hukum dan demi berjalan cepatnya reformasi Polri.Kita tahu juga di internal institusi Polri sudah berjalan, ya, dan akan terus dipercepat reformasi.

Ada tiga institusi yang melakukan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan kewenangan, yaitu Propam, Inspektorat Pengawas, dan juga penyidik atau wasidik.Jadi, kita harus optimis bahwa dengan KUHAP dan KUHP baru, reformasi Polri akan berjalan dengan cepat. (ira)

Dr. H. HABIBUROKHMAN, S.H., M.H., Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 2026

Ketua Parlemen Iran Terima Kunjungan Kenegaraan Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Juli 12, 2026

Kampung Nelayan Merah Putih Sinjai Diproyeksikan Jadi Percontohan Nasional

Juli 12, 2026
Berita Terkini

Kemenkes Didesak Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV pada Bayi

Juli 13, 202618 Views

Jefry Romdhony Fraksi Gerindra DPR: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 20265 Views

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 20262 Views

Masih Dibahas, Baleg DPR: Tidak Benar RUU Perampasan Aset Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026

Juli 12, 20262 Views

Udang Kebumen Tembus Pasar AS, Darori Komisi IV DPR F-Gerindra Soroti Dampaknya bagi Warga

Juli 12, 20265 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banyak Kepala Daerah Ditangkap KPK, Komisi II DPR Usul Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah

Juli 6, 2026301 Views

DPR: Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Harus Lewat UU, Tak Bisa Diputuskan DPRD

Juli 7, 2026255 Views

Prof Sufmi Dasco Ahmad, Politikus Senyap yang Menjembatani Stabilitas Politik Nasional

Juli 3, 202653 Views
Pilihan Editor

Kemenkes Didesak Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV pada Bayi

Juli 13, 2026

Jefry Romdhony Fraksi Gerindra DPR: Literasi Digital Penting agar Masyarakat Terhindar dari Kejahatan Siber

Juli 13, 2026

Prabowo Dorong Sinergi Koperasi dan Seluruh Kekuatan Ekonomi Nasional

Juli 12, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?