Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Pemerintah Perkuat Kolaborasi Usaha Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 % 

Oktober 8, 2026

Indra Kenz Kembali Dijebloskan lagi Di Penjara Lapas Tangerang

Oktober 8, 2026

MK Uji Materi UU Pemilu Syarat Pendidikan Capres/Cawapres

Oktober 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Puan Ajak Perkuat Nilai ASEAN Way Di Momentum 50 Tahun TAC
DPR

Puan Ajak Perkuat Nilai ASEAN Way Di Momentum 50 Tahun TAC

RedaksiBy RedaksiJuli 22, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Peringatan 50 tahun Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) menjadi pengingat penting bagi negara-negara ASEAN untuk terus menjaga fondasi perdamaian dan stabilitas kawasan. Momentum tersebut mengemuka dalam Pertemuan Ke-17 Kaukus Majelis Antar-Parlemen se-ASEAN (AIPA) yang tema Peran Parlemen dalam Memperkuat Sentralitas ASEAN dalam Menghadapi Tantangan Global yang Kompleks.

Ketua DPR RI Puan Maharani menilai keberhasilan ASEAN menjaga perdamaian dan kemakmuran selama lebih dari lima dekade tidak terlepas dari komitmen negara-negara anggotanya dalam membangun kawasan yang inklusif. Karena itu, nilai-nilai yang menjadi landasan kerja sama ASEAN perlu terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“ASEAN Way telah menjadi kekuatan utama yang menopang sentralitas ASEAN dan menjaga stabilitas kawasan. Nilai-nilai tersebut harus terus kita perkuat dan wariskan kepada generasi ASEAN berikutnya,” ujar Puan pada Rabu (22/7/2026) di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta saat membuka gelaran tersebut. 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan teresebut menegaskan, penguatan nilai-nilai tersebut penting agar ASEAN tetap memiliki posisi yang kuat dalam menghadapi perubahan tatanan global dan menjaga kredibilitasnya sebagai aktor regional maupun global.

“Indonesia akan terus bekerja agar ASEAN tetap relevan di dunia yang multipolar, dan sentralitas ASEAN tetap mampu menjadi navigasi kita bersama dalam dinamika geopolitik global,” lanjutnya. 

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal AIPA Chem Widhya menjelaskan bahwa TAC yang ditandatangani di Bali pada 1976 telah menjadi fondasi arsitektur politik dan keamanan ASEAN selama lima dekade. Menurutnya, di tengah meningkatnya rivalitas geopolitik, ketidakpastian tatanan dunia, serta melemahnya penghormatan terhadap hukum internasional, prinsip-prinsip TAC justru semakin penting untuk menjaga perdamaian, stabilitas, dan kepercayaan antarnegara di kawasan.

“TAC telah menjadi fondasi arsitektur politik dan keamanan ASEAN selama lima dekade. Di tengah lingkungan strategis yang semakin tidak pasti dan penuh tantangan, prinsip-prinsip yang terkandung dalam perjanjian ini terus menjadi pedoman bagi ASEAN dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan saling percaya,” tutur Chem.

Chem menambahkan, parlemen negara-negara anggota AIPA memiliki peran strategis melalui fungsi pengawasan untuk memastikan prinsip-prinsip TAC dijalankan secara konsisten. Ia juga menilai meluasnya keikutsertaan negara-negara di luar Asia Tenggara dalam TAC menunjukkan semakin kuatnya pengakuan masyarakat internasional terhadap sentralitas ASEAN.

ASEAN Way merupakan prinsip dan norma yang menjadi pedoman hubungan antarnegara anggota ASEAN. Prinsip tersebut menekankan penghormatan terhadap kedaulatan setiap negara melalui sikap saling tidak mencampuri urusan dalam negeri, penyelesaian sengketa secara damai, serta pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat. Selain itu, ASEAN Way juga mengedepankan dialog dan pendekatan diplomasi yang konstruktif sebagai landasan menjaga persatuan dan stabilitas kawasan Asia Tenggara.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Resmi Jadi Ketua KWP 2026-2028, Rafyq Panjaitan: Kita Buat Makin Paten

Oktober 8, 2026

RUU Hak Cipta Akan Atur Royalti Musik , A1 Hingga Karya Jurnalistik

Oktober 8, 2026

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Oktober 8, 2026
Berita Terkini

Pemerintah Perkuat Kolaborasi Usaha Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 % 

Oktober 8, 20260 Views

Indra Kenz Kembali Dijebloskan lagi Di Penjara Lapas Tangerang

Oktober 8, 20261 Views

MK Uji Materi UU Pemilu Syarat Pendidikan Capres/Cawapres

Oktober 8, 20260 Views

Resmi Jadi Ketua KWP 2026-2028, Rafyq Panjaitan: Kita Buat Makin Paten

Oktober 8, 20262 Views

RUU Hak Cipta Akan Atur Royalti Musik , A1 Hingga Karya Jurnalistik

Oktober 8, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202610 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20265 Views

Tiga Tahun Peristiwa 7 Oktober, Sukamta: Jangan Memotong Sejarah Palestina

Oktober 7, 20264 Views
Pilihan Editor

Pemerintah Perkuat Kolaborasi Usaha Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 % 

Oktober 8, 2026

Indra Kenz Kembali Dijebloskan lagi Di Penjara Lapas Tangerang

Oktober 8, 2026

MK Uji Materi UU Pemilu Syarat Pendidikan Capres/Cawapres

Oktober 8, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?