MataParlemen.id – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengungkapkan sejumlah PR yang menanti Menteri Keuangan Suahasil Nazara usai menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Ditemui usai acara Serah Terima Jabatan (Sertijab), Misbakhun menilai kalau Suahasil perlu memastikan target pertumbuhan ekonomi 6 persen sesuai visi dan program Presiden RI Prabowo Subianto.

“Saya enggak perlu ngajarin Pak Sua (sapaan akrab Suahasil). Pak Sua sudah tahu apa yang harus dia lakukan,” katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Rabu (16/9/2026).

Selain pertumbuhan ekonomi, Misbakhun mengingatkan soal peran Menkeu nantinya di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Ia juga menyebut soal bagaimana mengantisipasi gejolak global yang akan dihadapi Pemerintah.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, Misbakhun mengatakan kalau Pemerintah sudah menetapkan target pertumbuhan ekonomi 6 persen di tahun depan.

Saat ini Indonesia juga masih terdampak perang Timur Tengah lewat kenaikan harga minyak dunia dan berpengaruh pada anggaran untuk subsidi. Namun ia kembali memperingatkan bahwa Pemerintah sudah memutuskan subsidi terus berjalan hingga akhir tahun.

“Tidak ada kenaikan harga minyak sampai Desember 2026. Sepanjang harga minyak rata-rata dunia masih di 100 Dolar AS per barel. Nah itu kan yang harus dipertahankan,” jelas Misbakhun.

Lebih lanjut Misbakhun mengaku percaya dengan kinerja Suahasil untuk menyanggupi permintaan Presiden Prabowo tersebut. Ia meminta publik tidak khawatir dengan pergantian Menkeu baru.

“Saya yakin Pak Sua punya komunikasi yang sangat bagus, dan saya yakin juga bahwa apa yang menjadi program yang selama ini berjalan. Beliau Wakil Menteri Keuangan, in charge dengan semua masalah. Jadi tidak perlu dikhawatirkan,” pungkasnya.(erc)

Share.
Exit mobile version