Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung-Indramayu, Sita Uang Ratusan Juta dan Bawa Dua Kopor

April 2, 2026

Muzani: Perjuangan Pelajar Belum Usai, PII Harus Terus Bergerak

Agustus 3, 2025

Kuasa Hukum: Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono Tak Sesuai Prosedur

April 3, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Kuasa Hukum: Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono Tak Sesuai Prosedur
Hukum

Kuasa Hukum: Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono Tak Sesuai Prosedur

RedaksiBy RedaksiApril 3, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Kuasa hukum Ono Surono, Suhali (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Kuasa hukum Ono Surono angkat bicara terkait penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediaman kliennya. Penggeledahan tersebut disebut menuai sejumlah kejanggalan dan dinilai tidak sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kepala BBHAR DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Sahali, menyampaikan bahwa penggeledahan lanjutan yang dilakukan di rumah Ono Surono di Indramayu pada 2 April 2026 kembali berlangsung tanpa membawa surat izin dari Ketua Pengadilan Negeri setempat.

“Pihak penyidik KPK lagi-lagi datang tanpa membawa surat izin penggeledahan dari ketua pengadilan negeri setempat sesuai ketentuan dalam KUHAP Baru Pasal 114 ayat 1,” ujar Sahali dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

Ia mengungkapkan, penyidik KPK lagi-lagi datang tanpa membawa surat izin penggeledahan dari ketua pengadilan negeri setempat sesuai ketentuan dalam KUHAP Baru Pasal 114 ayat 1.

Baca juga:

KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung-Indramayu, Sita Uang Ratusan Juta dan Bawa Dua Kopor

Selain itu, ia juga menyoroti barang-barang yang disita oleh penyidik. Menurutnya, sejumlah barang yang diamankan tidak memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.

“Penyidik juga menyita barang yang tidak ada kaitannya yaitu buku catatan tahun 2010, buku Kongres PDI Perjuangan 2015, dan satu buah HP Samsung dalam kondisi rusak,” jelasnya.

Sahali menilai tindakan tersebut bertentangan dengan ketentuan dalam KUHAP Baru Pasal 113 ayat 3, yang mengatur bahwa penyitaan hanya dapat dilakukan terhadap barang yang berkaitan langsung dengan tindak pidana.

“Dalam melakukan penggeledahan, penyidik hanya dapat melakukan pemeriksaan dan/atau penyitaan barang bukti yang terkait dengan tindak pidana,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan sikap penyidik yang dinilai tidak profesional dalam proses penggeledahan. Menurutnya, terdapat kesan framing seolah-olah banyak barang yang disita.

“Kami menyayangkan sikap penyidik KPK yang tidak profesional, memframing seolah-olah menyita banyak barang dengan membawa koper, padahal hanya membawa dua buku agenda pribadi, satu buku partai, dan satu HP Samsung rusak,” katanya.

Lebih lanjut, Sahali turut menyinggung penggeledahan sebelumnya yang dilakukan di Bandung pada 1 April 2026. Dalam penggeledahan tersebut, disebutkan adanya temuan uang arisan di lemari pakaian istri Ono Surono.

Namun, menurutnya, hal itu telah dijelaskan melalui bukti percakapan WhatsApp grup, tetapi tidak mendapat perhatian dari penyidik.

“Uang arisan ditemukan di lemari pakaian istri Ono Surono dan sudah dijelaskan bukti WA grup, tapi tidak dipedulikan oleh penyidik,” ungkapnya.

Pihak kuasa hukum menegaskan akan terus mengawal proses hukum ini dan berharap penegakan hukum dilakukan secara profesional serta sesuai dengan aturan yang berlaku. (ira)

Diketahui, KPK telah menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat dari PDIP, Ono Surono (ONS), di Bandung, Jawa Barat, terkait kasus dugaan suap ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK). KPK menyita uang ratusan juta usai menggeledah rumah Ono.

“Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, dan uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang ditemukan di ruangan saudara ONS,” kata jubir KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

 “Bahwa dalam kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK di rumah Saudara Ono Surono, yang berlokasi di wilayah Bandung, kami tegaskan telah dilakukan sesuai dengan prosedur,” ujarnya.

KPK mengungkap alasan melakukan penggeledahan di rumah Ono Surono di Bandung. KPK mengatakan penggeledahan ini berkaitan dengan dugaan uang yang diterima Ono dari salah satu tersangka swasta kasus suap ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, Sarjan.

Ono sudah pernah diperiksa oleh KPK terkait kasus ini. KPK menduga Ono mendapat aliran uang dari Sarjan yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus ini.

“Ya, di antaranya itu (terkait dugaan uang diterima oleh Ono dari Sarjan),” kata jubir KPK, Budi Prasetyo.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu: Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang,  Ayah Ade Kuswara, HM Kunang dan Pihak swasta, Sarjan.

Ade dan HM Kunang diduga menerima uang ijon proyek sebesar Rp 9,5 miliar. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebutkan proyek itu rencananya digarap pada 2026. Uang itu disebut sebagai uang muka untuk jaminan proyek. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung-Indramayu, Sita Uang Ratusan Juta dan Bawa Dua Kopor

April 2, 2026

Ancaman Krisis Energi Harus Diantisipasi dengan Kebijakan Tepat

April 1, 2026

PKB Pasang Target Besar di Aceh, Cak Imin: Prioritas Nasional Harus Berpihak ke Rakyat

April 1, 2026
Berita Terkini

Kuasa Hukum: Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono Tak Sesuai Prosedur

April 3, 20260 Views

KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung-Indramayu, Sita Uang Ratusan Juta dan Bawa Dua Kopor

April 2, 20261 Views

Ancaman Krisis Energi Harus Diantisipasi dengan Kebijakan Tepat

April 1, 20261 Views

PKB Pasang Target Besar di Aceh, Cak Imin: Prioritas Nasional Harus Berpihak ke Rakyat

April 1, 20261 Views

DPR Dukung Pemerintah RI Ambil Langkah Tegas Jaga Martabat Lindungi Prajurit TNI di Lebanon

April 1, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Kawendra Dorong Kolaborasi DPR dan Wartawan, Tekankan Peran Media untuk Edukasi Publik

Maret 31, 2026219 Views

Fraksi Gerindra Kecam Insiden yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon

Maret 31, 20264 Views

Ketua DPD RI Dianugerahi Doktor Honoris Causa dari Korea Maritime & Ocean University

April 1, 20263 Views
Pilihan Editor

Kuasa Hukum: Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono Tak Sesuai Prosedur

April 3, 2026

KPK Geledah Rumah Ono Surono di Bandung-Indramayu, Sita Uang Ratusan Juta dan Bawa Dua Kopor

April 2, 2026

Ancaman Krisis Energi Harus Diantisipasi dengan Kebijakan Tepat

April 1, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?