Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 2026

Kasad TNI Tidak Lindungi Prajurit Yang Jadikan Rumah Dinas Markas Judol

Oktober 10, 2026

Supratman : Karya Jurnalistik Diakui Sebagai Hak Cipta Berpotensi Dapat Royalti

Oktober 10, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Konsekuensi Safari Politik Jokowi terhadap Ekonomi
Peristiwa

Konsekuensi Safari Politik Jokowi terhadap Ekonomi

RedaksiBy RedaksiJuni 29, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J Rachbini, Ph.D (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Politik Jokowi politik keliling Indonesia sudah dimulai dari lampung dan akan terus berkeling ke seluruh nusantara dengan memainkan panggung politik baru di tengah tekanan nilai tukar dan pasar modal di dalam ekonomi nasional.

Jokowi menancapkan layar politik yang dalam analisa politik akan membawa konsekwensi pada tahun 2029. Tetapi karena Jokowi masih mempunyai pengaruh cukup kuat di dalam pemerintahan, maka konsekwensinya akan terlihat pula terhadap perkembangan ekonomi pada saat krisis saat ini.

Jokowi pernah berjanji pulang ke solo menjadi rakyat biasa dan berkumpul dengan cucu tetapi janji etis itu tidak pernah terjadi. Dari dulu publik apalagi pesaing politiknya tidak percaya dan kemudian terbukti sekarang melakukan gerakan politik vulgar sebagai tanda koalisi dengan pemerintahan Prabowo akan mulai tutup buku.

Jokowi sering sekali atau hampir selalu dalam strategi politik tidak pernah menjalankan apa yang dikatakannya. Safari politik ini adalah pilihan jalan sendiri dan akan meningkatkan persaingan politik, yang tidak ada kepentingan langsung dengan harapan rakyat.

Baca juga:

Jokowi Mulai Safari Politik di Lampung, Langsung Dicurhati Warga Soal Jalan Rusak

Langkah safari politik ini diperkuat oleh paling tidak 80 kali blusukan Gibran ke daerah-daerah. Persaingan semakin intensif karena nafsu politik dan kepentingan elit yang otomatis meninggalkan kepentingan rakyat, terutama ekonomi.

Tidak hanya bagi kepentingan rakyat dan juga bagi pemerintah, safari politik Jokowi menjadi faktor negatif atau buruk di dalam ekonomi nasional. Energi kekuasaan akan terkuras secara perlahan dan memuncak beberapa tahun kemudian.

Jokowi dengan hasrat dan nafsu kekuasaan yang tinggi dan masih punya akar yang bisa dihidupkan kembali di dalam pemerintahan dan rakyat. Gerakan politik yang terlalu dini ini akan menjadi hama, yang akan mengganggu dan bisa menggerogoti pemerintahan.

Pengaruh politiknya jelas masih ada dan bahkan masih cukup kuat serta terus akan memperkuatnya dengan cantolan pada Jabatan anaknya sebagai Wakil Presiden.

Hubungan dan persekutuan jokowi dengan presiden semakin lemah, pasti secara politik bermasalah dan bahkan retak. Ada kemungkinan politik tidak solid dan akan mempengaruhi konstelasi politik dan persaingan elit selama beberapa tahun ke depan.

Konsentrasi pemerintah untuk menjalankan program ekonomi dalam rangka memenuhi janji politik akan terganggu. Krisis dan tekanan terhadap ekonomi nasional akan bertambah berat karena satu orang berpengaruh memainkan nafsu politik untuk kepentingan dirinya.

Dalam perspektif ekonomi politik (political economy), pelemahan hubungan antara presiden dengan mantan mantan presiden yang masih memiliki pengaruh politik kuat akan menjadi faktor penentu politik selanjutnya dan pasti berpengaruh terhadap ekonomi.

Saya pastikan pengaruh tersebut negatif, buruk dan akan menjadi faktor ketidakpasatian politik bagi investasi, dunia usaha dan lingkungan bisnis. Semua pihak terutama pengusaha, pemilik modal dan yang memiliki kepentingan terhadap Indonesia pasti akan melihat dinamika baru persekutuan sebagai persaingan elite politik, yang meningkatkan resiko dan pada gilirannya pasti mempengaruhi institusi, birokrasi, kebijakan dan ekspektasi ekonomi.

Ekonomi Indonesia dalam tekanan karena faktor global sebenarnya sudah mulai pulih. Faktor-faktor ekonomi seperti inflasi, neraca dagang, cadangan devisa dan pertumbuhan ekonomi lumayan baik. Nilai tukar dan pasar modal ASEAN selain Indonesia tidak tertekan bahkan tumbuh.

Tetapi mengapa dampaknya negatif terhadap Indonesia? Jawabnya karena adanya faktor non-ekonomi yang berkelindan di dalam sistem ekonomi politik dan lebih berpengaruh. Dengan adanya faktor non-ekonomi baru dari safari politik Jokowi, maka beban tekanan terhadap ekonomi nasional akan lebih berat karena hadir persaingan elit yang tidak perlu dan terlalu dini.

Jadi Jokowi dengan safari politiknya tidak ada hubungan dengan kesejahteraan dan kepentingan rakyat, bahkan menjadi faktor negatif dan buruk di dalam ekonomi nasional. (awn)

Prof. Didik J Rachbini, Ph.D Rektor Universitas Paramadina Jakarta

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

DJP Akan Kumpulkan Pajak Rp 750 Triliun Dalam TIga Bulan 

Oktober 10, 2026

Polusi Jakarta Hampir 7 Kali Lipat Dari Batas Aman WHO

Oktober 9, 2026

Perusahaan Wajib Bayar Gaji Karyawan PHK Hingga Putusan Inckraht MA

Oktober 7, 2026
Berita Terkini

Kasad TNI Tidak Lindungi Prajurit Yang Jadikan Rumah Dinas Markas Judol

Oktober 10, 20261 Views

Nurdin Halid Dorong Penguatan Konektivitas Antarpulau di Kepulauan Riau

Oktober 10, 20260 Views

Komisi VI DPR Siap Kawal Pemenuhan Pupuk Subsidi Petani Kepri

Oktober 10, 20260 Views

Supratman : Karya Jurnalistik Diakui Sebagai Hak Cipta Berpotensi Dapat Royalti

Oktober 10, 20261 Views

Bakom RI Serap Aspirasi Keluhan Kadin Soal MBG Dan Kepastian Ekonomi

Oktober 10, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20266 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20265 Views
Pilihan Editor

Kasad TNI Tidak Lindungi Prajurit Yang Jadikan Rumah Dinas Markas Judol

Oktober 10, 2026

Nurdin Halid Dorong Penguatan Konektivitas Antarpulau di Kepulauan Riau

Oktober 10, 2026

Komisi VI DPR Siap Kawal Pemenuhan Pupuk Subsidi Petani Kepri

Oktober 10, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?