Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 2026

Perkuat Dukungan Moral, Sari Yuliati Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor di Bandung Barat

Maret 15, 2026

Rakor Finalisasi Perpres Ojol Fokus pada Penyempurnaan Kebijakan

Agustus 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Kemensos Ungkap 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online
Peristiwa

Kemensos Ungkap 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

RedaksiBy RedaksiAgustus 6, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Kementerian Sosial (Kemensos) mengungkap temuan terbaru terkait penyaluran bantuan sosial (bansos). Berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sebanyak 1,49 juta keluarga penerima manfaat (KPM) bansos terindikasi melakukan transaksi judi online (judol). Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan temuan pada 2025 yang mencapai hampir 600.000 KPM.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan lonjakan jumlah penerima bansos terindikasi judi online menjadi perhatian serius pemerintah. 

Menurutnya, bantuan sosial seharusnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, bukan digunakan untuk aktivitas yang melanggar hukum dan berpotensi merugikan kondisi ekonomi keluarga.

“Berdasarkan data terbaru dari PPATK, terdapat sekitar 1,49 juta KPM yang terindikasi melakukan transaksi judi online. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai hampir 600.000 KPM,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, Rabu (5/8/2026) sore.

Sebagai tindak lanjut atas temuan tersebut, Kemensos memutuskan menangguhkan sementara penyaluran bantuan sosial kepada KPM yang masuk dalam daftar indikasi transaksi judi online. Kebijakan ini berlaku hingga proses verifikasi selesai dilakukan.

Saifullah menegaskan, pemerintah akan melakukan verifikasi secara menyeluruh untuk memastikan data yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Langkah tersebut juga bertujuan menghindari kesalahan dalam penetapan sanksi terhadap penerima bantuan.

“Untuk sementara bantuan akan ditangguhkan sambil dilakukan proses verifikasi. Jika terbukti ada unsur kesengajaan dan pelanggaran yang berulang, hak sebagai penerima bansos akan dicabut dan dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih berhak,” tegas Saifullah.

Menurutnya, pencabutan status penerima bansos hanya akan dilakukan setelah seluruh proses verifikasi selesai dan terdapat bukti yang menguatkan adanya pelanggaran.

Kemensos berharap langkah penangguhan dan verifikasi tersebut dapat meningkatkan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial sekaligus memastikan anggaran negara tepat sasaran.

Pemerintah menegaskan bantuan sosial harus diberikan kepada masyarakat yang memenuhi syarat dan memanfaatkannya sesuai peruntukan. Karena itu, koordinasi antara Kemensos dan PPATK akan terus dilakukan guna memperkuat pengawasan terhadap penyaluran bansos.

Temuan 1,49 juta penerima bansos terindikasi judi online menjadi salah satu evaluasi penting dalam upaya pemerintah memperbaiki tata kelola bantuan sosial. 

Melalui proses verifikasi yang komprehensif, pemerintah berharap penyaluran bansos dapat berlangsung lebih transparan, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. (awn)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran, Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi

Agustus 11, 2026

KWP Kecam Pernyataan Benny K. Harman Diduga Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Gak”

Agustus 11, 2026

Seskab Teddy Masuk TOP 3 Pejabat dengan Kinerja Terbaik dan Popularitas Tinggi Versi IPO

Agustus 11, 2026
Berita Terkini

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 20261 Views

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 20262 Views

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 20261 Views

Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD untuk Rakyat, Hadirkan Penerima Manfaat Hingga Teladan

Agustus 11, 20260 Views

Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran, Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi

Agustus 11, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 202630 Views

Sejumlah Tokoh Dorong Sejarah Perjuangan Pendirian Kabupaten Kepulauan Meranti Dibukukan

Agustus 8, 202612 Views

KWP Minta Anggota DPR Deddy Sitorus Minta Maaf Atas Pernyataan Diduga Menghina Profesi Wartawan 1X24 Jam

Juli 30, 20268 Views
Pilihan Editor

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 2026

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 2026

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?