Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 2026

Perkuat Dukungan Moral, Sari Yuliati Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor di Bandung Barat

Maret 15, 2026

Rakor Finalisasi Perpres Ojol Fokus pada Penyempurnaan Kebijakan

Agustus 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Indonesia Dapat Ikuti Langkah Turki Siasati Depresiasi Mata Uang
DPR

Indonesia Dapat Ikuti Langkah Turki Siasati Depresiasi Mata Uang

RedaksiBy RedaksiAgustus 5, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Ak, menilai pelemahan nilai tukar rupiah tidak boleh hanya dipandang sebagai ancaman bagi perekonomian nasional.

Menurutnya Indonesia dapat meniru langkah Turki yang sukses menyiasati depresiasi mata uang untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan devisa dan produktivitas dalam negeri.

Ia menilai bahwa pemerintah bisa mengubah depresiasi rupiah menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing Indonesia melalui sektor pariwisata, ekspor, dan hilirisasi industri.

“Fokus kita bukan meratapi rupiah yang melemah, melainkan mengejar ekonomi yang kuat. Ketika rupiah tertekan oleh dinamika global, kita harus mampu mengubah tantangan itu menjadi peluang ekonomi,” kata Amin dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, ketika rupiah melemah, Indonesia secara otomatis menjadi destinasi yang lebih kompetitif bagi wisatawan mancanegara. Biaya hotel, kuliner, transportasi, dan berbagai layanan wisata menjadi relatif lebih murah jika dihitung menggunakan mata uang asing.

Pariwisata adalah ekspor yang datang ke Indonesia. Wisatawan membawa devisa tanpa kita harus mengirim barang ke luar negeri. Karena itu, pemerintah perlu menjadikan sektor ini sebagai mesin pertumbuhan ekonomi yang lebih agresif,” katanya.

Sebab itu, ia mendorong pemerintah tidak hanya berfokus pada Bali, tetapi juga mempercepat pengembangan destinasi unggulan seperti Labuan Bajo, Raja Ampat, Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Wakatobi melalui peningkatan konektivitas, kebersihan, keamanan, kualitas pelayanan, serta promosi internasional.

Di sisi lain, pelemahan rupiah wajib dimanfaatkan untuk menggenjot ekspor komoditas dan produk olahan unggulan, mulai dari kelapa sawit, perikanan, kopi, kakao, tekstil, hingga industri kreatif. Peningkatan nilai tambah melalui program hilirisasi juga dinilai menjadi kunci agar devisa yang masuk semakin optimal.

Meski demikian, Amin mengingatkan agar pemerintah tetap konsisten menekan ketergantungan pada bahan baku dan komponen impor.

Nilai tukar yang merosot terlalu dalam tetap menyimpan risiko inflasi, membengkaknya biaya produksi, hingga tergerusnya daya beli masyarakat. “Karena itu, stabilitas ekonomi makro harus tetap menjadi prioritas,” ucapnya.

Untuk itu, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia sangat krusial dalam menjaga stabilitas makroekonomi.

Menurut Amin, kekuatan ekonomi suatu negara pada akhirnya tidak ditentukan oleh mahal atau murahnya mata uang, tetapi oleh kemampuan menghasilkan barang dan jasa yang mampu bersaing di pasar dunia.

“Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, bonus demografi, dan potensi pariwisata kelas dunia. Jika semua potensi itu dikelola secara optimal, pelemahan rupiah bukan sekadar menjadi tantangan, tetapi dapat menjadi momentum untuk mempercepat transformasi menuju ekonomi yang lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 2026

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 2026

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 2026
Berita Terkini

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 20261 Views

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 20262 Views

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 20261 Views

Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD untuk Rakyat, Hadirkan Penerima Manfaat Hingga Teladan

Agustus 11, 20260 Views

Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran, Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi

Agustus 11, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Mulyadi: Keterbatasan Anggaran Jangan Hentikan Perjuangan Pemekaran Bogor Timur

Agustus 10, 202630 Views

Sejumlah Tokoh Dorong Sejarah Perjuangan Pendirian Kabupaten Kepulauan Meranti Dibukukan

Agustus 8, 202612 Views

KWP Minta Anggota DPR Deddy Sitorus Minta Maaf Atas Pernyataan Diduga Menghina Profesi Wartawan 1X24 Jam

Juli 30, 20268 Views
Pilihan Editor

Sahroni Minta Polri Usut Dalang Di Balik Industri Penyebaran Hoaks Di Medsos

Agustus 11, 2026

Komisi III DPR Akan Kawal Tuntas Kasus Kematian WL di Medan, Minta Polisi Profesional

Agustus 11, 2026

Dasco Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Menteri dan KPA, Bahas Penyelesaian Konflik Agraria yang Mendesak Dituntaskan

Agustus 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?