Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 2026

Resmi Jadi Ketua KWP 2026-2028, Rafyq Panjaitan: Kita Buat Makin Paten

Oktober 8, 2026

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Hadir di Peresmian Monumen Kudatuli, Legislator PDIP Sebut Peringatan 3 Dekade Kudatuli sebagai Pendidikan Publik
Peristiwa

Hadir di Peresmian Monumen Kudatuli, Legislator PDIP Sebut Peringatan 3 Dekade Kudatuli sebagai Pendidikan Publik

RedaksiBy RedaksiJuli 27, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) yang juga Kepala Badan Sejarah DPP PDI Perjuangan, Bonnie Triyana, menyatakan bahwa memahami reformasi di Indonesia tidak akan pernah lengkap tanpa memahami dan mengakui peristiwa yang terjadi pada 27 Juli 1996.

Pernyataan itu disampaikan Bonnie dalam rangkaian peringatan 30 tahun Peristiwa Kudatuli sekaligus peresmian Monumen Kudatuli di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Bonnie menegaskan bahwa meski telah berlalu tiga dekade, Kudatuli belum sepenuhnya menjadi bab sejarah yang selesai karena masih menyisakan tuntutan akan pemahaman, ingatan kolektif, dan penyelesaian yang adil.

“30 tahun bukanlah waktu yang singkat, namun dalam sejarah sebuah bangsa, 30 tahun bukan waktu yang cukup untuk memastikan sebuah peristiwa telah benar-benar selesai. Ialah Kudatuli, bukan sekadar catatan penyerbuan kantor partai pada 27 Juli 1996, melainkan pemantik ditegakannya demokrasi Indonesia yang hingga hari ini masih terus meminta dipahami, diingat, dan diselesaikan secara adil,” kata Bonnie.

Bonnie menjelaskan bahwa peringatan tiga dekade Kudatuli tidak dirancang sebagai seremoni tahunan semata, melainkan sebagai ruang kebudayaan, pendidikan publik, dan upaya merawat ingatan kolektif bangsa.

“Peringatan tiga dekade Kudatuli tidak kami tempatkan sebagai seremoni tahunan belaka. Peringatan ini kami rancang sebagai ruang kebudayaan, ruang pendidikan publik, sekaligus ruang untuk merawat ingatan kolektif bangsa yang sering kali satu pandangan yang discontinued,” ungkap Bonnie.

Ia memaparkan bahwa sejak awal bulan, pihaknya telah melaporkan kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri di Yogyakarta untuk membuka diskusi mengenai seni dan demokrasi.

“Kami mengajak publik melihat bagaimana ekspresi budaya selalu menjadi bagian dari perjuangan melawan proletarianisme. Hadir pada acara itu 200 ibu seniman dan budayawan di Yogyakarta,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan, DPP PDIP menggelar berbagai kegiatan di sejumlah daerah.

Bonnie menegaskan bahwa peringatan ini juga didedikasikan untuk mengawal satu agenda yang sangat penting, yaitu mendorong agar peristiwa 27 Juli 1996 memperoleh pengakuan sebagai pelanggaran HAM berat.

“Selama bertahun-tahun, para korban dan keluarganya tidak hanya kehilangan keluarga, tetapi juga dipaksa hidup bersama ketidakpastian dan penundaan keadilan,” ucapnya.

“Bagi kami, proses ini bukan hanya semata soal klasifikasi hukum. Yang jauh lebih penting adalah hadirnya pengakuan negara terhadap penderitaan para korban sekaligus komitmen agar praktik kekerasan politik tidak pernah lagi menjadi cara menyelesaikan perbedaan pendapat di Republik ini,” tegas Bonnie.

Bonnie mengakhiri pidatonya dengan pesan mendalam mengenai makna kerja sejarah, kebudayaan, dan politik.

“Kami percaya bahwa kerja sejarah bukan hanya mengumpulkan arsip tetapi juga merawat ingatan. Kerja kebudayaan bukan sekadar mengenang tapi juga membangun kesadaran. Dan kerja politik yang paling bermakna bukanlah memenangkan kekuasaan melainkan memastikan demokrasi selalu berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.

Dalam acara peresmian monumen dan rangkaian peringatan ini, turut hadir Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan putranya, Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo, beserta jajaran fungsionaris DPP PDIP. Antara lain, Sekjen Hasto Kristiyanto, Komarudin Watubun, Djarot Saiful Hidayat, Basuki Tjahaja Purnama, Ribka Tjiptaning, Yoseph Aryo Adhi Dharmo, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, dan Andi Widjajanto. (har)

3 Dekade Kudatuli Kudatuli Kudatuli PDIP Monumen Kudatuli
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Perusahaan Wajib Bayar Gaji Karyawan PHK Hingga Putusan Inckraht MA

Oktober 7, 2026

Panglima TNI Mutasi 4 Letjend TNI Koppasus Ahli Tempur

Oktober 7, 2026

Gubernur DKI Pramono Anung Optimis Timnas Indonesia Juara

Oktober 4, 2026
Berita Terkini

Resmi Jadi Ketua KWP 2026-2028, Rafyq Panjaitan: Kita Buat Makin Paten

Oktober 8, 20262 Views

RUU Hak Cipta Akan Atur Royalti Musik , A1 Hingga Karya Jurnalistik

Oktober 8, 20260 Views

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Oktober 8, 20261 Views

Pimpinan DPR Tetapkan Bahtra Banong Sebagai Ketua Panja RUU Pemilu

Oktober 8, 20261 Views

Ganggu Ekonomi dan Stabilitas Politik, Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Distop

Oktober 8, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 20268 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20265 Views

Tiga Tahun Peristiwa 7 Oktober, Sukamta: Jangan Memotong Sejarah Palestina

Oktober 7, 20264 Views
Pilihan Editor

Resmi Jadi Ketua KWP 2026-2028, Rafyq Panjaitan: Kita Buat Makin Paten

Oktober 8, 2026

RUU Hak Cipta Akan Atur Royalti Musik , A1 Hingga Karya Jurnalistik

Oktober 8, 2026

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Oktober 8, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?