Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 2026

Supratman : Karya Jurnalistik Diakui Sebagai Hak Cipta Berpotensi Dapat Royalti

Oktober 10, 2026

Bappisus Tegaskan 2 Masalah Utama Di Lapas

Oktober 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » DPR Dorong Wakaf Produktif untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan
Peristiwa

DPR Dorong Wakaf Produktif untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

RedaksiBy RedaksiJuni 30, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang usai RDP bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Wakaf Legislator Indonesia (WALI), di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026) (Foto: istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mendorong pengelolaan wakaf diarahkan secara lebih produktif guna memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mempercepat pengentasan kemiskinan.

Menurutnya, wakaf dapat menjadi instrumen pelengkap yang membantu pemerintah menjawab berbagai persoalan sosial di luar pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami percaya bahwa gerakan wakaf ini tidak saja bagian dari gerakan memberi yang berdampak, tetapi juga membantu pemerintah, terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, lewat beasiswa, dan bahkan kesehatan. Tetapi karena persoalan kita adalah kemiskinan, mungkin nanti Komisi VIII ingin ada yang lebih fokus untuk pemberdayaan supaya masyarakat kita yang miskin ini bisa bergeser menjadi lebih baik,” ujar Marwan kepada Parlementaria usai Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Wakaf Legislator Indonesia (WALI), di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Pengelolaan wakaf, lanjutnya, diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok ekonomi terbawah.

Baca juga:

Komisi X DPR RI Berharap Lulusan Sekolah Rakyat Tak Lagi Warisi Kemiskinan Orang Tua

“Dalam istilah data kita itu desil satu sampai desil lima masih harus dibantu. Ini yang perlu kita geser menjadi naik sampai desil sepuluh,” katanya.

Marwan menilai, percepatan penyelesaian persoalan sosial membutuhkan dukungan masyarakat melalui instrumen wakaf. Terlebih, pemerintah memiliki keterbatasan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembiayaan.

“Karena kita bagian dari mitra di Komisi VIII yang menangani berbagai problem kemasyarakatan yang butuh penanganan segera. Menunggu APBN rasa-rasanya bergilirnya agak lama. Maka butuh tambahan energi. Energi itu sebetulnya ada dari masyarakat, tinggal didorong supaya mereka turut serta,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, potensi wakaf di Indonesia cukup besar dan telah menunjukkan hasil yang positif. Menurutnya, berbagai model wakaf produktif yang berkembang saat ini membuktikan bahwa dana wakaf dapat memberikan manfaat sesuai dengan tujuan yang ditetapkan para wakif.

“Saya kira tadi sudah ditunjukkan hasil kelolaan sudah sampai Rp6 triliun. Jadi saya kira wakafnya macam-macam. Tadi yang disebutkan di IPB itu wakafnya malah terbatas dan hasilnya mereka minta dibagikan di IPB juga. Saya kira itu variasi-variasi yang sungguh luar biasa. Yang penting dampaknya bisa menyelesaikan berbagai persoalan,” ujarnya.

Ke depan, Ia mengatakan bahwa Komisi VIII DPR RI akan mengevaluasi perkembangan gerakan wakaf sebelum menetapkan target tertentu bagi Badan Wakaf Indonesia.

“Ya mungkin saja di suatu waktu setelah kita evaluasi, kita lihat dulu ini perkembangan. Nanti akan kita coba kalkulasi. Kalau gerakannya masih seperti ini, dikalikan hasilnya, baru nanti kita lakukan penguatan kepada BWI untuk mencapai target. Tentu kalau mendesak mereka mencapai target harus dikasih fasilitas juga untuk menggandakan kinerja,” pungkasnya. (awn)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

DJP Akan Kumpulkan Pajak Rp 750 Triliun Dalam TIga Bulan 

Oktober 10, 2026

Polusi Jakarta Hampir 7 Kali Lipat Dari Batas Aman WHO

Oktober 9, 2026

Perusahaan Wajib Bayar Gaji Karyawan PHK Hingga Putusan Inckraht MA

Oktober 7, 2026
Berita Terkini

Nurdin Halid Dorong Penguatan Konektivitas Antarpulau di Kepulauan Riau

Oktober 10, 20260 Views

Komisi VI DPR Siap Kawal Pemenuhan Pupuk Subsidi Petani Kepri

Oktober 10, 20260 Views

Supratman : Karya Jurnalistik Diakui Sebagai Hak Cipta Berpotensi Dapat Royalti

Oktober 10, 20261 Views

Bakom RI Serap Aspirasi Keluhan Kadin Soal MBG Dan Kepastian Ekonomi

Oktober 10, 20260 Views

Kunker Komisi XIII DPR, Rieke Minta Lapas di Bali Siaga Nataru

Oktober 10, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20266 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20265 Views
Pilihan Editor

Nurdin Halid Dorong Penguatan Konektivitas Antarpulau di Kepulauan Riau

Oktober 10, 2026

Komisi VI DPR Siap Kawal Pemenuhan Pupuk Subsidi Petani Kepri

Oktober 10, 2026

Supratman : Karya Jurnalistik Diakui Sebagai Hak Cipta Berpotensi Dapat Royalti

Oktober 10, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?