MataParlemen.id-Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai 1 April 2026.

Selain itu, DPR juga menegaskan tidak ada pembatasan pembelian BBM, termasuk Pertalite dan Pertamax, karena stok dinilai masih mencukupi.

“Tidak ada pembatasan pembelian BBM karena berdasarkan keterangan pemerintah, stok kita dalam kondisi cukup,” kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa 31 Maret 2026.

Dasco juga membantah kabar yang beredar mengenai kenaikan harga BBM pada awal April.

Baca juga:

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik maupun melakukan pembelian berlebihan (panic buying) yang justru berpotensi mengganggu distribusi.

“Masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu antre, apalagi sampai melakukan penimbunan BBM,” ujarnya.

Menurut Dasco, hingga saat ini pemerintah masih fokus menjaga stabilitas pasokan dan harga energi di tengah dinamika global.

Namun, ia belum dapat memastikan sampai kapan harga BBM akan tetap bertahan di level saat ini.

“Terkait sampai kapan kebijakan ini berlaku, kita tunggu pengumuman resmi dari pemerintah,” katanya.

Sementara itu, situasi global turut memengaruhi kekhawatiran publik terhadap pasokan energi.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah, termasuk blokade di Selat Hormuz, berdampak pada distribusi minyak dunia.

Blokade tersebut menyebabkan sejumlah kapal tanker, termasuk yang membawa minyak milik Pertamina, tertahan di sekitar wilayah tersebut.

Kondisi ini sempat memicu spekulasi terkait potensi gangguan pasokan BBM dalam negeri.

Meski demikian, DPR memastikan pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan energi nasional agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa gangguan. (ira)

Share.
Exit mobile version