MataParlemen.id – Kiprah Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam menuntaskan sejumlah persoalan strategis bangsa mendapatkan penilaian positif dari kalangan pemantau birokrasi dan pelayanan publik.

Chairman Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW) Nova Andika menilai Sufmi Dasco Ahmad menunjukkan pola kerja responsif dalam mengawal penyelesaian sejumlah persoalan publik sepanjang 2026. Menurut Nova, pendekatan yang mengedepankan dialog dan penyelesaian konkret dapat menjadi contoh bagi penyelenggaraan birokrasi dan pelayanan publik.

 “Yang kami cermati dari IBSW, Pak Dasco menunjukkan pola kerja yang berorientasi pada penyelesaian, bukan sekadar retorika. Beliau tidak menunggu persoalan membesar, tetapi proaktif memanggil kementerian dan lembaga terkait untuk duduk bersama mencari solusi,” ujar Nova dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Ia menilai pendekatan tersebut mencerminkan pentingnya peran pimpinan lembaga negara dalam memastikan kebijakan dan pelayanan publik menjawab kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut, Nova menilai kemampuan menjembatani kepentingan berbagai pihak menjadi salah satu hal yang menonjol dari pola kerja Dasco.

Ia mencontohkan pembahasan regulasi ketenagakerjaan yang melibatkan pekerja dan pengusaha, serta kebijakan transportasi daring yang mempertemukan kepentingan pengemudi, perusahaan aplikator, dan pemerintah.

“Kekuatan Pak Dasco ada pada kemampuannya mencairkan dan menjembatani. Dalam UU Ketenagakerjaan, beliau mempertemukan buruh dan pengusaha. Dalam Perpres Ojol, beliau mempertemukan pengemudi, aplikator, dan pemerintah,” ujar Nova.

Ia berharap pendekatan yang mengedepankan dialog, koordinasi, dan penyelesaian masalah tersebut dapat dipertahankan serta diterapkan lebih luas oleh penyelenggara negara.

“Rakyat tidak butuh janji, rakyat butuh persoalannya diselesaikan. Apa yang ditunjukkan Pak Dasco sepanjang tahun ini adalah contoh konkret bagaimana sebuah lembaga negara bisa hadir dan bekerja untuk rakyatnya,” tutup Nova.(erc)

Share.
Exit mobile version