MataParlemen.id–- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dan dikelola dengan baik dapat mempengaruhi kepercayaan publik, kondisi pasar, bahkan stabilitas dunia usaha.  

Untuk mencegah itu, Dasco mengajak kalangan pengusaha mengambil peran lebih aktif dalam membangun ekosistem media sosial yang sehat dan ruang digital yang kondusif di Indonesia. 

Penegasan disampaikan Dasco terkait kehadirannya sebagai salah satu pembicara kunci pada Pembukaan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) 2026 di Claro Hotel Makassar pada Selasa (4/8/2026). 

Iapu mengunggah foto-foto dirinya dalam Rakerkonas XXXV APINDO 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Menghadiri Rapat Kerja Koordinasi Nasional (Rakerkornas) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Hotel Claro Makassar”. Tulis Dasco dalam akun instragramnya, @sufmi_dasco, Selasa, 4 Agustus 2026.

Menurut Dasco, peran pengusaha dalam menjaga stabilitas ekonomi, politik, dan iklim investasi nasional sangat penting. Salah satunya dengan membangun ekosistem yang positif dan kondusif di ruang digitalisasi.

“Saya mengajak kalangan pengusaha mengambil peran lebih aktif dalam membangun ekosistem media sosial yang sehat di Indonesia. Ruang digital yang kondusif menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga stabilitas ekonomi, politik, dan iklim investasi nasional,” tulis Dasco lagi.

Dengan membangun ekosistem sehat dalam ruang digitalisasi itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini berharap perkembangan media sosial yang sangat cepat dampak berdampak positif bagi stabilitas perekonomian nasional dan iklim investasi di tanah air.

“Perkembangan media sosial yang sangat cepat membawa banyak manfaat bagi dunia usaha, mulai dari promosi hingga – pemasaran digital. Namun di sisi lain, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi juga dapat memengaruhi kepercayaan publik, kondisi pasar, bahkan stabilitas dunia usaha jika tidak  dikelola dengan baik,” pesan Dasco menutup pernyataannya.

Sejumlah pejabat tinggi negara hadir mulai di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Turut hadir pula Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Muhammad Jusuf Kalla, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani, Ketua Dewan Pertimbangan APINDO Sofjan Wanandi, dan Ketua DPP APINDO Sulawesi Selatan Suhardi. (har)

Share.
Exit mobile version