Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

RUU Perampasan Aset Disetujui Semua Fraksi Masuk Pembahasan Tingkat I

Oktober 6, 2026

Program KPTDP dan Perlinsos Terkendala di Daerah, Mendagri dan Kemensos Diminta Turun Tangan

Oktober 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป Dari Kasus Kamboja hingga Evakuasi Libya, DPR Dorong KemenP2MI Perketat Pengawasan Migran
DPR

Dari Kasus Kamboja hingga Evakuasi Libya, DPR Dorong KemenP2MI Perketat Pengawasan Migran

RedaksiBy RedaksiJuli 17, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Komisi IX DPR RI menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2026).

Dalam raker tersebut, Dewan menyoroti dua isu krusial yakni apresiasi atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-16 kalinya dari BPK RI serta nasib Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga disekap di Myanmar.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ade Rezki Pratama, mengawali interupsinya dengan memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja keuangan Kementerian P2MI.Ade memuji efektivitas jajaran kementerian dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah keterbatasan fiskal.

“Pertama, yang ingin kami sampaikan adalah apresiasi terkait dengan kinerja keuangan Pak Menteri, Bapak, Ibu Wamen, dalam menjalankan tupoksi yang ada di Kementerian P2MI ini. Terkait dengan penggunaan APBN yang diberikan kepada KP2MI pada hari ini dan juga sudah 16 kali mendapatkan apresiasi dan achievement dari Badan Pemeriksa Keuangan BPK RI dengan pengelolaan anggaran Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujar Ade Rezki.

Dilema Fiskal Terbatas dan Perlindungan DiasporaMeski kondisi anggaran Kementerian P2MI saat ini tergolong minim, Ade berharap hal tersebut tidak menyurutkan capaian target (outcome) kerja, terutama dalam mengoptimalkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan pos belanja lainnya.Melihat dinamika global yang dihadapi oleh para pekerja migran dan diaspora Indonesia saat ini, Ade mendorong agar anggaran kementerian ini dinaikkan secara signifikan pada tahun mendatang.

“Kita berharap bahwa di tahun anggaran tahun 2027, ini bisa menjadi perhatian dari Kementerian Keuangan dan Bappenas agar belanja untuk KP2MI ini semakin besar, dengan melihat berbagai situasi dinamika yang terjadi pada hari ini bagi Warga Negara Indonesia yang ada di luar negeri sebagai diaspora,” tegas legislator asal Sumatera Barat tersebut.

Keberhasilan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dalam mengusut dan memulangkan sejumlah Pekerja Migran Indonesia non-prosedural dari luar negeri mendapat apresiasi tinggi dari parlemen.

Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini, secara khusus memuji langkah cepat kementerian dalam menyelamatkan para pekerja di Kamboja dan Libya.

Yahya Zaini mengawali tanggapannya dengan memberikan ucapan selamat atas konsistensi pengelolaan keuangan kementerian yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Setelah itu, ia menyoroti aksi nyata KemenP2MI dalam melakukan pemulangan darurat.

“Pertama, saya memberikan apresiasi atas pencapaian WTP 16 kali. Yang kedua, apresiasi saya atas keberhasilan Kementerian P2MI memulangkan pekerja ilegal korban TPPO dari Kamboja yang berasal dari Kalimantan Tengah, kebetulan kampung Pak Menteri sendiri,” ujar Yahya hangat.

Selain kasus di Kamboja, Yahya juga menggarisbawahi keberhasilan evakuasi pekerja migran non-prosedural dari wilayah konflik di Libya. Menurutnya, penyelamatan di zona berisiko tinggi tersebut merupakan buah dari kolaborasi solid antarlembaga.

“Yang kedua, apresiasi juga atas keberhasilan pemulangan pekerja ilegal dari Libya. Ini tidak terlepas dari kerja sama yang luar biasa dari Kementerian P2MI dengan Kementerian Luar Negeri beserta jajaran KBRI di sana” beber Yahya.

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menegaskan sikap geramnya terhadap maraknya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menanggapi berbagai sorotan dan apresiasi dari para anggota dewan terkait pemulangan pekerja migran, Menteri Mukhtarudin mengakui bahwa mayoritas kasus yang ditangani oleh kementeriannya bersumber dari keberangkatan jalur tidak resmi.

“Saya juga sudah gregetan sama TPPO ini. Dan kebanyakan yang dipulangkan ini rata-rata non-prosedural,” ujar Mukhtarudin tegas.

Strategi Dua Jalur: Preventif dan Represif

Guna memutus rantai sindikat perdagangan orang, Menteri P2MI memaparkan strategi komprehensif yang kini tengah dijalankan oleh kementeriannya, yang terbagi ke dalam dua fokus utama.

Fokus pertama yakni upaya preventif (pencegahan), di mana Menteri Mukhtarudin menjelaskan bahwa benteng utama dalam melawan TPPO adalah edukasi massal untuk memberikan pemahaman serta menyebarkan informasi seluas-luasnya di tingkat akar rumput.

“Melalui langkah ini, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran tinggi sehingga tidak mudah tergiur oleh bujuk rayu penempatan ilegal yang berujung pada perbudakan modern,” tandas Mukhtarudin.

Sementara itu, lanjut Menteri Mukhtarudin fokus kedua bertumpu pada upaya represif dan pelindungan. Meski menghadapi tantangan besar berupa keterbatasan infrastruktur pendukung, KemenP2MI tetap tancap gas dalam melakukan penegakan hukum dan pengawasan di lapangan melalui instrumen strategis. Langkah represif ini diwujudkan melalui pelaksanaan Patroli Siber (Cyber Patrol) untuk memantau, melacak, dan memblokir pergerakan akun-akun perekrut ilegal di dunia maya, serta tindakan pencegahan di lapangan.

“Ini guna mengintervensi langsung dan menggagalkan pemberangkatan non-prosedural di berbagai titik keberangkatan sebelum pekerja migran kita keluar dari wilayah Indonesia,” imbuh Menteri Mukhtarudin.

Melalui komitmen dan sinergi ini, Menteri P2MI optimistis bahwa ruang gerak para pelaku TPPO dapat semakin mempersempit, sekaligus memastikan kepulangan para pekerja migran yang bermasalah di luar negeri dapat terfasilitasi dengan baik.

Sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif dalam rapat kerja KP2MI dengan Komisi IX DPR RI ini mempertegas komitmen bersama untuk melindungi segenap pekerja migran Indonesia.

Melalui apresiasi dari Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama, apresiasi pemulangan pekerja dari Kamboja dan Libya oleh Yahya Zaini, serta ketegasan Menteri Mukhtarudin dalam memberantas TPPO lewat strategi preventif dan represif, seluruh pihak sepakat bahwa perlindungan diaspora tidak boleh surut meski di tengah keterbatasan anggaran.

Rapat kerja ini ditutup dengan kesepahaman kuat untuk memperketat pengawasan di lapangan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor demi memastikan tidak ada lagi warga negara yang menjadi korban sindikat penempatan ilegal di masa depan. (amar)

Ade Rezki Pratama DPR RI KemenP2MI Komisi IX Mukhtarudin Yahya Zaini
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Komisi III DPR Minta Pelaku Korupsi Dana Bencana BNPB Dihukum Berat

Oktober 15, 2026

Misbakhun Bawa Pesan Bahlil Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo

Oktober 15, 2026

DPR Kritik Pertamina Soal Kelangkaan BBM Di Bali

Oktober 14, 2026
Berita Terkini

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 20260 Views

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 20260 Views

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 20260 Views

Presiden Prabowo Setuju Bantuan Asing, Kristomei : Kebakaran Hutan Masalah Bersama

Oktober 16, 20260 Views

Komisi X Desak Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual Di Unpas

Oktober 16, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20267 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views
Pilihan Editor

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 2026

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 2026

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?