MataParlemen.id – Sebanyak 5.000 santri diperkirakan meramaikan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kota Surabaya. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya menyiapkan dua agenda utama, yakni Mujahadah Kubro untuk Kemanusiaan dan Palestina serta Fun Walk 5.000 Santri.
Mujahadah Kubro dijadwalkan berlangsung pada Kamis (22/10/2026) pukul 19.00 WIB. Sementara itu, Fun Walk 5.000 Santri akan digelar pada Minggu (25/10/2026) pagi.
Mujahadah Kubro akan dipusatkan di Jalan Pahlawan, tepat di depan Gedung PCNU Kota Surabaya. Kegiatan tersebut merupakan agenda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang pelaksanaannya dipercayakan kepada PCNU Kota Surabaya sebagai tuan rumah.
Pemilihan lokasi ini memiliki nilai historis karena Gedung PCNU Surabaya dahulu merupakan kantor pusat NU, tempat Resolusi Jihad dikumandangkan. Adapun Fun Walk 5.000 Santri akan dimulai dan berakhir di Jalan Pahlawan, tepat di depan Gedung PCNU Kota Surabaya.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi yang melibatkan santri dan pengurus dari sekitar 80 pesantren, jajaran struktural NU mulai tingkat cabang hingga ranting, serta masyarakat umum. Ketua Panitia HSN 2026 PCNU Kota Surabaya, Achmad Jani atau yang akrab disapa Gus Jani, mengatakan kedua kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang kebersamaan yang memadukan nilai spiritual, kepedulian kemanusiaan, persaudaraan, dan semangat kebangsaan.
Terkait pelaksanaan kegiatan di kawasan Jalan Pahlawan, panitia menyatakan telah menyiapkan permohonan izin kepada pihak terkait serta pemberitahuan kepada warga dan pihak yang berpotensi terdampak penggunaan jalan.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila rangkaian kegiatan, termasuk proses persiapan dan pelaksanaannya, menimbulkan ketidaknyamanan atau mengganggu aktivitas warga,” ucap Gus Jani, Rabu (21/10/2026).
Panitia berharap dukungan masyarakat dapat membantu seluruh rangkaian HSN 2026 berjalan tertib dan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Peringatan Hari Santri Nasional 2026 juga menjadi momentum untuk meneruskan semangat Resolusi Jihad melalui penguatan ilmu, akhlak, kepedulian terhadap sesama, serta komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Tanah Air.(hsu)


