MataParlemen.id-Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI meraih Juara II PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Issue and Crisis Handling.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Konvensi Humas Indonesia 2026 yang diselenggarakan Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) di The Sunan Hotel, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (17/10/2026).
Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta.
Apresiasi ini diberikan atas program komunikasi krisis yang dijalankan Humas Fraksi PKS dalam merespons situasi sosial dan politik yang terjadi pada Agustus 2025, khususnya yang berkaitan dengan DPR RI.
Sukamta menjelaskan bahwa situasi tersebut menjadi tantangan besar bagi komunikasi kelembagaan.
Di tengah meningkatnya perhatian dan kritik publik terhadap DPR, diperlukan strategi komunikasi yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mampu menangani persoalan secara menyeluruh.
“Waktu Agustus tahun 2025 ada krisis besar di Indonesia dan khususnya di DPR. Fraksi PKS melalui tim humasnya membuat sebuah program komunikasi menyeluruh untuk keluar dari krisis yang sangat besar,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut seusai menerima penghargaan.
Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya Humas Fraksi PKS dalam menghadapi situasi krisis melalui pendekatan komunikasi yang terencana.
Pengalaman tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kesiapan organisasi dalam mengelola isu sensitif yang menyangkut kepercayaan publik terhadap lembaga perwakilan.
Dalam situasi krisis, membangun kembali kepercayaan publik (public trust) menjadi hal yang mendasar.
Upaya ini membutuhkan komunikasi yang transparan, responsif terhadap aspirasi masyarakat, serta konsistensi antara pesan dan tindakan agar hubungan antara parlemen dan publik tetap terjaga.
Sukamta mengapresiasi pengakuan yang diberikan oleh komunitas profesional kehumasan nasional terhadap kerja komunikasi yang telah dilakukan Fraksi PKS.
“Ternyata diapresiasi oleh humas se-Indonesia dan diberikan juara dua dalam Perhumas PR Excellence Awards untuk kategori Issue and Crisis Handling ini,” ungkapnya.
Penghargaan ini sekaligus menjadi momentum penguatan peran kehumasan parlemen dalam mengelola isu, merespons dinamika publik, dan membangun komunikasi yang kredibel.
Sebab, keberhasilan penanganan krisis tidak hanya diukur dari kemampuan meredam persoalan, tetapi juga dari terjaganya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perwakilan. (awn)


