Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 2026

RUU Pemilu Buka Peluang Tambah Kursi DPR RI Melalui Sistem Dapil Nasional

Oktober 13, 2026

Hadiri Annual Meeting Idepreneurs, Sultan: Harus Berdampak Nyata Hingga ke Desa dan Pesisir

Februari 7, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Erna Sari Soroti 27 Titik Longsor Di Jalur Trans Jayapura-Wamena
DPR

Erna Sari Soroti 27 Titik Longsor Di Jalur Trans Jayapura-Wamena

RedaksiBy RedaksiOktober 13, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, mempertanyakan tindak lanjut pemerintah dalam menangani 27 titik longsor di jalur Trans Jayapura-Wamena yang dilaporkan terjadi pada Februari 2026.

Ia meminta pemerintah memastikan aspek keselamatan dan ketahanan infrastruktur melalui audit geoteknik serta evaluasi tanggung jawab dalam kontrak Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Hal tersebut disampaikan Erna saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI ke Wamena, Papua Pegunungan, Senin (12/10/2026). Ia menilai, penanganan longsor di jalur strategis tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya untuk memulihkan akses transportasi, tetapi juga memastikan keamanan infrastruktur dalam jangka panjang.

“Yang ingin saya tanyakan, apakah sudah dilakukan audit geoteknik terhadap 27 titik longsor tersebut? Kedua, dalam kontrak KPBU, siapa yang bertanggung jawab apabila terjadi kondisi seperti ini? Kemudian, apakah dalam kontrak tersebut terdapat klausul atau item yang mengatur terkait ketahanan lereng?” ujar Erna.

Politisi Fraksi Partai NasDem itu menegaskan, audit geoteknik diperlukan untuk mengetahui kondisi dan stabilitas lereng di sepanjang jalur Trans Jayapura-Wamena. Langkah tersebut dinilai penting mengingat karakteristik geografis Papua Pegunungan yang didominasi kawasan pegunungan dengan tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur.

Menurut Erna, kondisi geografis tidak boleh menjadi alasan yang menghambat pemerataan pembangunan. Sebaliknya, pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut harus dirancang dengan mempertimbangkan risiko bencana dan kebutuhan konektivitas masyarakat.

“Kita ingin mengetahui hal ini lebih detail karena Papua Pegunungan dikelilingi oleh pegunungan. Jangan sampai kondisi geografis tersebut bukan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi titik-titik ketidakadilan dalam pembangunan di sini. Kita tentu menginginkan pembangunan yang sama dan berkeadilan,” tegasnya.

Erna juga menyoroti pentingnya penanganan risiko banjir dan longsor secara terpadu. Curah hujan tinggi dapat meningkatkan risiko bencana, terutama apabila aliran air menggerus lereng dan melemahkan struktur tanah di sekitar jalur transportasi.

Karena itu, menurutnya, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di Papua Pegunungan perlu memperhitungkan sejumlah aspek teknis, mulai dari karakteristik medan, stabilitas lereng, sistem drainase, hingga potensi banjir yang dapat memicu longsor.

Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum turut memaparkan rencana pembangunan pengendali banjir Sungai Uwe di Distrik Wouma. Pemaparan mencakup detail desain, dokumen lingkungan, serta studi Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) untuk pembangunan pengendali banjir di kawasan tersebut.

Sementara itu, pemerintah sebelumnya telah melakukan penanganan terhadap titik-titik longsor di jalur Trans Jayapura-Wamena guna memulihkan akses transportasi. Namun, upaya penanganan tersebut perlu diikuti evaluasi menyeluruh untuk memastikan infrastruktur mampu menghadapi tantangan geografis dan kondisi cuaca di Papua Pegunungan.

Erna berharap aspek keselamatan dan ketahanan infrastruktur menjadi prioritas dalam pembangunan konektivitas Trans Jayapura-Wamena. Dengan begitu, pembangunan tidak sekadar membuka akses transportasi, tetapi juga menjamin konektivitas yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat Papua Pegunungan.(hsu)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 2026

Fraksi PKB DPR Akan Mengkaji  Pembentukan Hak Angket Ijazah Gibran

Oktober 13, 2026

RUU Pemilu Buka Peluang Tambah Kursi DPR RI Melalui Sistem Dapil Nasional

Oktober 13, 2026
Berita Terkini

BNPB : Pelayanan Berjalan Normal Ditengah Kabar OTT KPK

Oktober 13, 20260 Views

Denny Indrayana : KPU Diduga Buat Pasal Selundupan Agar Gibran Tak Perlu Tunjukkan Ijazah SMA

Oktober 13, 20260 Views

Erna Sari Soroti 27 Titik Longsor Di Jalur Trans Jayapura-Wamena

Oktober 13, 20260 Views

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 20265 Views

Wakil Ketua DPD Takkan Diam Dan Terima Masukan Denny Indrayana Terkait Pemakzulan Gibran

Oktober 13, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20267 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20266 Views
Pilihan Editor

BNPB : Pelayanan Berjalan Normal Ditengah Kabar OTT KPK

Oktober 13, 2026

Denny Indrayana : KPU Diduga Buat Pasal Selundupan Agar Gibran Tak Perlu Tunjukkan Ijazah SMA

Oktober 13, 2026

Erna Sari Soroti 27 Titik Longsor Di Jalur Trans Jayapura-Wamena

Oktober 13, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?