Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Hari Museum Indonesia, Revitalisasi Dan Edukasi Kunci Pelestarian Budaya

Oktober 12, 2026

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 2026

Pembekalan Dan Perkuat Kewirausahaan UMKM Desa Pilang 

Oktober 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Mentan Amran Bongkar Dugaan Kejanggalan Produk Beras Fortifikasi
Nasional

Mentan Amran Bongkar Dugaan Kejanggalan Produk Beras Fortifikasi

RedaksiBy RedaksiOktober 12, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti dugaan ketidaksesuaian kandungan vitamin dan harga beras fortifikasi yang beredar di pasaran. Amran menyampaikan hal itu dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap produk tersebut. Amran menyebut produk yang ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat tersebut dijual jauh di atas harga beras biasa.

“Ini beras fortifikasi dia jual Rp 57.000, harganya harusnya Rp 13.000. Dia bohongi konsumen semua. Kami pakai empat laboratorium, kami (gunakan) laboratorium terakreditasi semua ini,” ujar Amran.

Selain menyoroti harga, Amran mempertanyakan kandungan vitamin B12 dalam beras fortifikasi tersebut. Menurutnya, produk itu seharusnya mengandung vitamin sesuai dengan tujuan fortifikasi untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

“(Katanya) dikasih vitamin B12, ternyata tidak ada vitaminnya. Kami (sudah) periksa di laboratorium,” kata Amran.

Amran mengatakan, beras fortifikasi tersebut ditujukan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk ibu hamil, balita, dan masyarakat kurang mampu. Karena itu, ia mempertanyakan harga jual produk yang dinilai terlalu tinggi bagi kelompok sasaran tersebut.

“Ini fortifikasi untuk orang miskin, stunting, tetapi dijual (kisaran) Rp 50.000. Kan enggak pernah ketemu (pasarnya). Jadi untuk stunting, ibu hamil, balita, orang miskin, dijual Rp 50.000, di mana ketemunya? Orang miskin cari beras murah,” ujarnya.

Amran menyatakan telah melaporkan persoalan tersebut kepada Presiden. Ia juga menyinggung dugaan masalah pada produk beras lain yang sebelumnya menjadi perhatian pemerintah.

Menurut Amran, persoalan beras fortifikasi perlu ditindaklanjuti untuk memperkuat pengawasan terhadap produk pangan, terutama yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi. Ia turut menyoroti kondisi stok beras yang disebut melimpah, sementara persoalan harga dan distribusi masih menjadi perhatian.

Meski demikian, dugaan ketidaksesuaian kandungan vitamin dan penipuan konsumen yang disampaikan Amran perlu dipastikan melalui hasil pemeriksaan laboratorium yang dapat diverifikasi serta klarifikasi dari produsen atau distributor terkait.(hsu)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Hari Museum Indonesia, Revitalisasi Dan Edukasi Kunci Pelestarian Budaya

Oktober 12, 2026

Teken SEB dengan Mentan, Mendagri Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan

Oktober 12, 2026

Bamsoet Dorong Pengusaha Nasional Kuasai Pasar dan Perkuat Kemandirian Ekonomi

Oktober 12, 2026
Berita Terkini

Mentan Amran Bongkar Dugaan Kejanggalan Produk Beras Fortifikasi

Oktober 12, 20260 Views

Hari Museum Indonesia, Revitalisasi Dan Edukasi Kunci Pelestarian Budaya

Oktober 12, 20263 Views

Komisi X DPR Desak Menkeu Cairkan Tunjangan Guru Yang Belum Dibayarkan

Oktober 12, 20260 Views

Puan Minta Optimalkan Penanganan Darurat Banjir Padang, Utamakan Keselamatan Warga

Oktober 12, 20260 Views

Sari Yuliati Komit Perjuangkan Program P3TGAI untuk Petani di Pulau Lombok

Oktober 12, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20267 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Mentan Amran Bongkar Dugaan Kejanggalan Produk Beras Fortifikasi

Oktober 12, 2026

Hari Museum Indonesia, Revitalisasi Dan Edukasi Kunci Pelestarian Budaya

Oktober 12, 2026

Komisi X DPR Desak Menkeu Cairkan Tunjangan Guru Yang Belum Dibayarkan

Oktober 12, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?