Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

RUU Perampasan Aset Disetujui Semua Fraksi Masuk Pembahasan Tingkat I

Oktober 6, 2026

Menteri Imipas Instruksikan Audit Pemberian Remisi Dan Pembebasan Bersyarat

Oktober 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Muktamar NU Memanas Massa Minta Kyai Sepuh Evaluasi Pimpinan Sidang Terkait Masa Iddah Jabatan Politik 
Peristiwa

Muktamar NU Memanas Massa Minta Kyai Sepuh Evaluasi Pimpinan Sidang Terkait Masa Iddah Jabatan Politik 

RedaksiBy RedaksiAgustus 30, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id- Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026), memanas. Massa bahkan mencoba masuk ke Ruang Sidang Pleno IV di Gedung Serbaguna (GSG).

Para muktamirin meminta para kiai sepuh turun tangan untuk mengevaluasi pimpinan sidang terkait keputusan masa iddah politik bagi calon Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Dilihat dari tayangan iNews TV, muktamirin tersebut menilai forum sidang tidak berlangsung adil terhadap sejumlah calon. Dia juga meminta keputusan yang dinilai tidak berpihak kepada para calon dicabut demi menjaga keutuhan Muktamar NU.

“Mohon maaf kepada seluruh muktamirin yang sedang bergembira ria menikmati Muktamar hari ini di Jombang, kami sekali lagi meminta maaf. Yang kedua kami hanya ingin menyampaikan kepada forum terhormat hari ini forum di dalam sidang, forum yang kami melihat bahwa forum sudah tidak adil terhadap beberapa calon,” kata salah satu muktamirin.

“Untuk itu kami sekali lagi berharap, sangat berharap untuk kiai sepuh turun tangan ikut terlibat dan mengevaluasi pimpinan sidang dan mencabut keputusan-keputusan yang tidak berpihak yang berlaku zalim terhadap para calon demi menjaga keutuhan NU. Jombang ini harus lahir Muktamar yang utuh untuk kemajuan Nahdlatul Ulama ke depan,” tambahnya.

Dia kemudian menyinggung persoalan masa iddah politik yang menjadi salah satu poin dalam tata tertib pemilihan. 

“Salah satunya adalah beberapa pasal 1 soal masa iddah politik yang semalam sudah disampaikan. Bahwa tidak ada lagi masa politik di media sosial kemudian paginya sudah berubah itu juga bagi kami sangat kami sesalkan,” katanya.

Polemik tersebut terjadi setelah Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU memutuskan pemberlakuan masa iddah selama satu tahun dari jabatan politik bagi calon Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Keputusan itu kemudian memicu aksi massa yang mengatasnamakan pendukung Calon Ketua Umum PBNU Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf.

Mengutip laman resmi NU, massa sempat berupaya menerobos barikade Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan pasukan pengamanan Panitia Lokal Muktamar di jembatan sebelah barat GSG Tambakberas. Salah seorang orator meminta massa menerobos barikade sambil menyanyikan Mars Banser.

“Izinkan ayah, izinkan ibu, izinkan kami pergi berjuang. Di bawah kibaran bendera NU, bangkitlah ayo maju serba-serbu,” kata orator.

“Serbu!” teriaknya mengajak massa menerobos barikade.

Petugas keamanan kemudian melantunkan shalawat untuk meredam massa yang tengah tersulut emosi. Massa juga meminta para kiai sepuh turun langsung ke arena Komisi Organisasi. Mereka menilai proses pengambilan keputusan dalam forum tersebut tidak berlangsung secara adil.

“Para kiai sepuh, para kiai sepuh, para kiai sepuh, turun gunung lihat generasi muda. Kiai sepuh, kami meminta dengan hormat turun gunung melihat momentum buruk hari ini, yang tidak berlaku adil, mendzolimi,” Tutupnya.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

IMF : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Di Atas Asia

Oktober 15, 2026

Denny Indrayana dkk Laporkan KPU Ke DKPP Dugaan Penyelundupan Loloskan Gibran

Oktober 14, 2026

BNPB : Pelayanan Berjalan Normal Ditengah Kabar OTT KPK

Oktober 13, 2026
Berita Terkini

Menko Bahlil Rapat Perdana Bareng Dasco, Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan PNBP dan Ketahanan Energi

Oktober 16, 20260 Views

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 20260 Views

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 20260 Views

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 20260 Views

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20267 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views
Pilihan Editor

Menko Bahlil Rapat Perdana Bareng Dasco, Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan PNBP dan Ketahanan Energi

Oktober 16, 2026

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 2026

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?