Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

DPR Dukung Pemerintah Tolak Visa Konser Israel Houghton Di Jakarta

Oktober 7, 2026

RUU Perampasan Aset Disetujui Semua Fraksi Masuk Pembahasan Tingkat I

Oktober 6, 2026

Menteri Imipas Instruksikan Audit Pemberian Remisi Dan Pembebasan Bersyarat

Oktober 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » KPK Tegaskan Staf Khusus Menhut Mangkir Tanpa Pemberitahuan 
Hukum

KPK Tegaskan Staf Khusus Menhut Mangkir Tanpa Pemberitahuan 

RedaksiBy RedaksiAgustus 25, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadwalkan ulang pemeriksaan Staf Khusus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq.

Keterangan Andi diperlukan untuk mendalami dugaan pemberian uang kepada Menteri Kehutanan dalam perkara yang menyeret Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif Suhardiman Amby.

Andi sebelumnya dipanggil sebagai saksi pada Jumat (21/8/2026). Namun, ia tidak memenuhi panggilan penyidik KPK pada jadwal tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik akan berkoordinasi untuk menentukan jadwal pemeriksaan baru. Penyidik juga masih menunggu penjelasan mengenai alasan Andi tidak hadir.

“Penyidik masih menunggu konfirmasinya,” ujar Budi dalam keterangannya, Senin (24/8/2026). Menurut dia, keterangan saksi diperlukan untuk membantu penyidik mengungkap perkara.

Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pemberian uang oleh Suhardiman kepada Raja Juli. Uang itu diduga berkaitan dengan pengurusan pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kabupaten Kuansing.

KPK menemukan perbedaan nominal antara uang yang disebut terkumpul dengan uang yang kemudian ditemukan penyidik. Uang yang dikumpulkan dari para petani di Kuansing disebut mencapai S$14.000.

Namun, KPK baru menemukan dan menyita sekitar S$12.000 dari uang tersebut. Kondisi itu menyisakan selisih S$2.000 yang masih ditelusuri penyidik.

Budi mengatakan penyidik akan mendalami pihak-pihak yang mengetahui perbedaan nominal tersebut. “Selisih S$2.000 itu tentu penyidik akan telusuri dan dalami,” kata Budi.

KPK juga menelusuri proses pengembalian uang yang sebelumnya diduga diberikan kepada Raja Juli. Penyidik berencana meminta keterangan dari ajudan Menteri Kehutanan dan Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana.

Keterangan kedua pihak dibutuhkan untuk mengetahui mekanisme pengembalian uang tersebut. Penyidik juga akan mendalami pihak lain yang mengetahui atau membantu proses pengembalian.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein sebelumnya mengatakan penyidik telah mengonfirmasi informasi tersebut kepada sejumlah petani di Kuansing. Para petani itu disebut berkaitan dengan pengumpulan uang yang diduga ditujukan kepada Menteri Kehutanan.

“Memang betul kita sudah menemukan S$14.000 hasil pengumpulan dari para petani-petani KUD di Kabupaten Kuansing,” ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Senin (10/8/2026). Namun, penyidik baru menemukan sekitar S$12.000 dari jumlah tersebut.

Dengan demikian, keberadaan S$2.000 masih menjadi bagian yang didalami KPK. Pemeriksaan Andi Saiful Haq dan sejumlah pihak lain diharapkan membantu penyidik mengurai asal-usul serta mekanisme pemberian dan pengembalian uang tersebut. (erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 2026

KPK Sita Uang Tunai Rp 800 Juta Dari Hercules Kasus Summarecon Bogor

Oktober 16, 2026

Penyidik KPK Masih Menunggu Kehadiran Nusron Wahid

Oktober 15, 2026
Berita Terkini

Menko Bahlil Rapat Perdana Bareng Dasco, Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan PNBP dan Ketahanan Energi

Oktober 16, 20260 Views

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 20260 Views

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 20260 Views

Prioritaskan Pencaker Lokal Bintuni, Senator Filep Dorong Transparansi Rekrutmen Migas

Oktober 16, 20260 Views

Senator Abdi Sumaithi Siap Perjuangkan Aspirasi Ojol Kabupaten Tangerang di Senayan

Oktober 16, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 202614 Views

Bambang Purwanto Dorong Warga Jabiren Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Oktober 11, 20267 Views

Bambang Purwanto Mengingatkan Menhut Raja Juli Lebih Serius Tangani Karhutla Di Kalteng

Oktober 14, 20266 Views
Pilihan Editor

Menko Bahlil Rapat Perdana Bareng Dasco, Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan PNBP dan Ketahanan Energi

Oktober 16, 2026

IHSG Anjlok Hingga Trading Halt, Dasco Pastikan Koordinasi Tetap Jalan dan Perbaikan Berlanjut

Oktober 16, 2026

Bima Adik Eks Kepala BNPB Pakai Dana Bencana Beli Saham Rp 30,98 Miliar

Oktober 16, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?