Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Perempuan Berkebaya Indonesia Dorong Kebaya Menjadi Gerakan Nasional Berbasis Masyarakat

Juli 23, 2026

Dave Laksono: Indonesia Harus Dorong Diplomasi dan Siapkan Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Juli 23, 2026

Perpres Ojek Online Ditarget Selesai Pekan Depan, Dasco: Dibalik Setiap Order Ada Keluarga Menggantungkan Harapan

Juli 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป PKB Usung Prabowonomics, Pengamat: Cak Imin Tebar Pesona ke Prabowo demi Tiket Cawapres 2029?
Peristiwa

PKB Usung Prabowonomics, Pengamat: Cak Imin Tebar Pesona ke Prabowo demi Tiket Cawapres 2029?

RedaksiBy RedaksiJuli 24, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Langkah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengangkat tema Prabowonomics dalam peringatan Harlah ke-28 dinilai bukan sekadar bentuk dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di balik itu, tersimpan manuver politik yang lebih besar, yakni upaya mengklaim “legacy politik” Prabowo sekaligus membuka kompetisi internal koalisi menuju Pilpres 2029.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai PKB sedang mengambil posisi paling awal untuk mengidentifikasi diri sebagai partai yang paling identik dengan keberhasilan pemerintahan Prabowo.

“PKB sedang melakukan apa yang saya sebut sebagai perebutan political ownership atas Prabowonomics. Ini bukan sekadar mendukung Presiden Prabowo, tetapi berusaha menjadi partai yang paling melekat dengan keberhasilan pemerintahannya. Siapa yang berhasil menguasai narasi itu, dialah yang memiliki peluang terbesar menjadi pewaris politik Prabowo pada 2029,” kata Arifki, Kamis (24/7/2026).

Menurutnya, Harlah ke-28 PKB tidak bisa dibaca hanya sebagai agenda seremonial partai. Pemilihan tema Prabowonomics justru menunjukkan bahwa kontestasi menuju Pilpres 2029 telah dimulai lebih cepat dibandingkan yang diperkirakan banyak pihak.

“Kalau diperhatikan, yang sedang berlangsung sekarang bukan kompetisi antara koalisi pemerintah dan oposisi. Yang mulai terbentuk justru kompetisi di dalam tubuh koalisi sendiri. Semua tokoh mulai membangun posisi tawarnya di hadapan Presiden Prabowo, dan PKB menjadi salah satu yang bergerak paling awal,” ujarnya.

Arifki menilai langkah PKB sekaligus menjadi investasi politik jangka panjang bagi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Dengan tampil sebagai pendukung paling vokal terhadap agenda ekonomi pemerintahan, Cak Imin sedang membangun argumen politik bahwa dirinya layak dipertimbangkan sebagai pendamping Prabowo pada Pilpres 2029.

“Ini bukan soal deklarasi dukungan, melainkan investasi politik. PKB ingin menciptakan persepsi bahwa ketika Prabowo sukses, ada PKB yang ikut menjaga, mengawal, bahkan menjual gagasan Prabowonomics kepada publik. Persepsi seperti ini penting untuk meningkatkan posisi tawar Cak Imin dalam bursa calon wakil presiden,” jelasnya.

Ia menambahkan, strategi tersebut juga mengirim pesan kepada partai-partai lain di Koalisi Indonesia Maju Plus bahwa perebutan kursi calon wakil presiden telah dimulai. Karena itu, setiap partai kini berlomba menunjukkan kontribusi politik yang paling besar terhadap keberhasilan pemerintahan.

“Yang diperebutkan sekarang bukan sekadar kursi cawapres. Yang sedang diperebutkan adalah siapa yang paling berhak mengklaim keberhasilan pemerintahan Prabowo selain Gerindra. PKB tampaknya ingin menjadi partai pertama yang mengamankan posisi itu. Ini tentu menjadi kode keras bagi Golkar, PAN, Demokrat, hingga PSI bahwa persaingan menuju 2029 sudah dimulai,” tutup Arifki. (DA)

Cak Imin Cawapres 2029 Harlah PKB PKB Prabowonomics
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Dasco Terima Serikat Karyawan Telkom, Berikan Kepastian Kerja dan Tak Ada PHK Imbas Streamlining

Juli 24, 2026

Dede Yusuf Menilai Perlu Dijelaskan Wewenang Gubernur Agar Pelayanan Lebih Efektif Sesuai UU Pemda

Juli 23, 2026

Kepala BGN Sudaryono: Pengelolaan Anggaran MBG Sepenuhnya Berorientasi Kepentingan Masyarakat

Juli 22, 2026
Berita Terkini

Komisi XI DPR: Dana Desa Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Juli 24, 20261 Views

Dasco Terima Serikat Karyawan Telkom, Berikan Kepastian Kerja dan Tak Ada PHK Imbas Streamlining

Juli 24, 20261 Views

Komisi IX DPR Dorong Optimalisasi Cath Lab RSUD Komodo untuk Perkuat Layanan Jantung

Juli 24, 20262 Views

Irma Suryani: Dokter IGD Terlibat Narkoba Harus Diberhentikan

Juli 24, 20262 Views

Komisi IX DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Dokter RSUD Sampang yang Diduga Gunakan Sabu

Juli 24, 20264 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Buka Sidang Kaukus AIPA, Puan Bicara Penguatan Sentralitas ASEAN dan Nilai-nilai ASEAN WAY

Juli 22, 202626 Views

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi Dan Keamanan Siber

Juli 22, 202616 Views

Dave Laksono: Indonesia Harus Dorong Diplomasi dan Siapkan Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Juli 23, 202612 Views
Pilihan Editor

Komisi XI DPR: Dana Desa Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Juli 24, 2026

Dasco Terima Serikat Karyawan Telkom, Berikan Kepastian Kerja dan Tak Ada PHK Imbas Streamlining

Juli 24, 2026

Komisi IX DPR Dorong Optimalisasi Cath Lab RSUD Komodo untuk Perkuat Layanan Jantung

Juli 24, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?