MataParlemen.id-tengah dinamika politik nasional yang semakin kompleks, Indonesia membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan politik yang mumpuni, tetapi juga mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, parlemen, dan masyarakat.
Salah satu sosok yang menurut saya berhasil memainkan peran tersebut adalah Prof Sufmi Dasco Ahmad.
Sebagai Wakil Ketua DPR RI sejak tahun 2019 dan kembali dipercaya pada periode berikutnya, Dasco dikenal sebagai politisi yang lebih banyak bekerja di balik layar dibandingkan mencari sorotan publik.
Ia merupakan salah satu tokoh penting di Partai Gerindra sekaligus figur yang memiliki peran strategis dalam menjaga komunikasi politik antara parlemen dan pemerintah.
Baca juga:
Dalam beberapa tahun terakhir, Dasco menunjukkan kemampuan politik yang matang melalui pendekatan dialogis dan komunikasi yang relatif sejuk di tengah berbagai perbedaan pandangan politik.
Di saat suhu politik nasional sering kali memanas akibat perbedaan kepentingan, ia kerap hadir sebagai figur penengah yang mendorong terciptanya solusi melalui musyawarah dan komunikasi. Hal tersebut menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas politik nasional.
Sebagai pimpinan DPR, Dasco juga dinilai mampu menjaga hubungan kerja yang konstruktif antara lembaga legislatif dan eksekutif.
Kemampuan membangun konsensus menjadi salah satu kekuatan utamanya. Dalam sistem demokrasi modern, kemampuan menyatukan berbagai kepentingan politik jauh lebih penting dibanding sekadar kemampuan berpidato atau membangun popularitas di media sosial.
Kemampuan tersebut tidak hanya terlihat dalam proses legislasi, tetapi juga dalam merespons berbagai isu strategis yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam beberapa kesempatan, Prof. Sufmi Dasco Ahmad berperan memfasilitasi komunikasi antara DPR, pemerintah, kementerian terkait, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat sehingga berbagai persoalan dapat dibahas secara lebih cepat dan kondusif.
Salah satu contoh yang banyak mendapat perhatian publik adalah ketika muncul polemik mengenai distribusi gas LPG 3 kilogram.
Melalui komunikasi politik dan koordinasi dengan pemerintah, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan sehingga pemerintah melakukan penyesuaian terhadap pelaksanaan kebijakan distribusi agar tidak menimbulkan keresahan yang berkepanjangan.
Peristiwa tersebut menunjukkan pentingnya fungsi parlemen sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam isu ekonomi nasional, Dasco juga beberapa kali menyampaikan pandangan yang bertujuan menjaga optimisme publik terhadap kondisi ekonomi Indonesia ketika terjadi tekanan terhadap nilai tukar rupiah maupun fluktuasi pasar modal.
Walaupun pergerakan kurs dolar Amerika Serikat dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kebijakan Bank Indonesia, kondisi ekonomi global, hingga sentimen pasar, komunikasi politik yang menenangkan dari para pemimpin negara dan pimpinan DPR turut membantu menjaga kepercayaan publik dan dunia usaha.
Peran komunikasi politik tersebut juga terlihat ketika DPR bersama pemerintah membahas berbagai kebijakan strategis yang berdampak langsung terhadap masyarakat, seperti pembahasan APBN, program perlindungan sosial, penguatan ketahanan pangan, dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis, pembahasan efisiensi anggaran negara, hingga berbagai langkah untuk menjaga iklim investasi nasional.
Dalam berbagai agenda tersebut, Dasco dikenal aktif membangun komunikasi lintas fraksi maupun dengan pemerintah agar proses pengambilan keputusan berjalan lebih kondusif.
Di bidang politik nasional, Dasco juga beberapa kali menjadi figur yang menjembatani komunikasi antarpartai politik maupun antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat ketika muncul perbedaan pandangan terhadap suatu kebijakan. Pendekatan yang mengedepankan dialog dibanding konfrontasi menjadi salah satu ciri kepemimpinannya yang cukup menonjol.
Di bidang politik nasional, Dasco juga beberapa kali menjadi figur yang menjembatani komunikasi antarpartai politik maupun antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat ketika muncul perbedaan pandangan terhadap suatu kebijakan. Pendekatan yang mengedepankan dialog dibanding konfrontasi menjadi salah satu ciri kepemimpinannya yang cukup menonjol.
Selain itu, Dasco dikenal sebagai sosok yang loyal terhadap perjuangan politik yang telah dibangunnya sejak awal bersama Partai Gerindra.
Konsistensinya dalam mengawal berbagai agenda strategis pemerintahan menunjukkan bahwa politik sejatinya bukan hanya tentang perebutan kekuasaan, tetapi juga tentang menjaga kesinambungan pembangunan dan kepentingan nasional.
Dari sudut pandang saya sebagai generasi muda, salah satu nilai yang patut diapresiasi dari Prof. Sufmi Dasco Ahmad adalah kemampuannya bekerja secara efektif tanpa harus selalu menjadi pusat perhatian.
Di era ketika banyak pejabat berlomba membangun citra, Dasco justru memperlihatkan bahwa hasil kerja dan kemampuan membangun komunikasi politik yang sehat jauh lebih penting daripada sekadar popularitas.
Tentu sebagai tokoh publik, setiap kebijakan dan langkah politiknya tetap terbuka untuk kritik dan evaluasi. Namun secara objektif, kontribusi Dasco dalam menjaga stabilitas parlemen, memperkuat komunikasi politik nasional, serta membangun sinergi antara DPR dan pemerintah merupakan hal yang layak mendapat apresiasi.
Ke depan, pengalaman dan kemampuan politik yang dimiliki Prof. Sufmi Dasco Ahmad diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi demokrasi Indonesia.
Bangsa ini membutuhkan lebih banyak pemimpin yang mampu meredam konflik, membangun konsensus, dan mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok maupun golongan
Dalam pandangan saya, Prof. Sufmi Dasco Ahmad merupakan contoh politisi modern yang memahami bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak selalu diukur dari seberapa sering ia tampil di depan kamera, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat ia berikan bagi bangsa dan negara melalui kerja nyata yang konsisten dan berkelanjutan.
Lebih dari itu, Prof. Sufmi Dasco Ahmad juga menunjukkan bahwa kepemimpinan di parlemen tidak hanya berkaitan dengan fungsi legislasi, tetapi juga kemampuan menjaga stabilitas sosial dan politik di tengah masyarakat.
Dalam berbagai momentum penting nasional, ia kerap menjadi salah satu figur yang mendorong terciptanya komunikasi yang lebih konstruktif antara berbagai elemen bangsa, sehingga perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu persatuan nasional.
Pengalaman panjang yang dimilikinya di dunia politik dan organisasi juga menjadi modal penting dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan.
Kematangan sikap, kemampuan membaca dinamika politik, serta kecakapannya membangun jejaring komunikasi lintas kelompok membuatnya mampu menjalankan fungsi kepemimpinan secara efektif.
Karakter seperti ini menjadi aset yang sangat dibutuhkan dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia agar tetap berjalan secara stabil, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Pada akhirnya, masyarakat tentu berharap agar tokoh-tokoh politik nasional seperti Prof. Sufmi Dasco Ahmad terus mengedepankan politik kebangsaan yang mengutamakan persatuan, dialog, dan solusi.
Dengan pengalaman, kapasitas, serta pengaruh yang dimilikinya saat ini, Dasco memiliki peluang besar untuk terus menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat lembaga parlemen sekaligus mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas. (awn)
Muhammad Fadli, S.H., CPLA
Dewan Pembina Pusat Aliansi Mahasiswa Nusantara


