Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Bappisus Tegaskan 2 Masalah Utama Di Lapas

Oktober 9, 2026

DPR Serap Aspirasi Komunitas Ojol Dalam RUU Ketenagakerjaan

September 22, 2026

Dasco: RUU PPRT Masih Tahap Partisipasi Publik, Revisi UU Ketenagakerjaan Dibahas Usai Reses

Februari 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Banggar DPR Setujui Anggaran 7 Kemenko Capai Rp 3,1 Triliiun, Paling Besar Kemenko Perekonomian
DPR

Banggar DPR Setujui Anggaran 7 Kemenko Capai Rp 3,1 Triliiun, Paling Besar Kemenko Perekonomian

RedaksiBy RedaksiJuni 22, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Banggar DPR menggelar rapat kerja persetujuan pagu anggaran 7 kementerian koordinator kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Badan Anggaran (Banggar) DPR menggelar rapat kerja mengenai besaran pagu anggaran dengan tujuh kementerian koordinator atau kemenko. Banggar DPR menyetujui pagu anggaran beserta usulan tambahannya.

Total anggaran kemenko Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo mencapai Rp 3,1 triliun, terbesar anggaran untuk Kemenko Perekonomian mencapai Rp 664 miliar.

Rapat dipimpin oleh Ketua Banggar DPR Said Abdullah di ruang rapat Banggar DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Rapat dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto; Menko PMK Pratikno; Menko Polkam Djamari Chaniago; Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra; Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas); Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY); serta Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Baca juga :

Anggaran MBG Masuk Pos Anggaran Pendidikan Hasil Keputusan Politik DPR dan Pemerintah

Dalam rapat tersebut, Said memaparkan pagu anggaran setiap kemenko. Yang terbesar ialah Kemenko Perekonomian.

Berikut ini anggaran yang 7 Kemenko yang disetujui:

– Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rp 664 miliar.
– Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Rp 304,1 miliar.
– Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Rp 392,2  miliar.
– Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Rp 338,8  miliar.
– Kementerian Koordinator Bidang Pangan Rp 509,3  miliar.
– Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rp 276,8 miliar.
– Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Rp 620,9 miliar.

Said lantas bertanya apakah usulan pagu anggaran setiap kemenko dapat disetujui. Seluruh anggota Banggar DPR menyetujui.

“Terhadap pagu para menko yang saya sebutkan satu per satu apakah disetujui?” tanya Said.

“Setuju,” jawab forum.

“Setuju semua?” tanya Said lagi.

“Setuju,” jawab forum rapat lagi lalu Said mengetuk palu.

Kemudian, Said mempertanyakan mengenai usulan tambahan tiap menko. Banggar DPR menyetujui tanpa membahas usulan tambahan anggaran tersebut.

“Bapak-ibu sekalian, yang pertama kita sepakati, tentu dalam pembahasan akan muncul bahwa para Menko pasti di dalam paparannya juga akan mengusulkan penambahan pagu anggarannya yang akan datang sebagaimana biasa, dan jika itu terjadi, agar para menko tidak bolak-balik datang ke Banggar, maka atas penambahan itu kita setujui hari ini, setuju?” tanya Said.

“Setuju,” jawab forum rapat Banggar DPR.

Said mengatakan Banggar DPR bisa menyetujui lebih dulu usul tambahan anggaran tanpa harus membahas pokok tambahan anggarannya. “Hebatnya Banggar ini pokoknya belum dibahas belum disetujui, tambahannya duluan disetujui, kita ketok dulu ya,” ujar Said sambil mengetuk palu.

Untuk Operasional Kewilayahan

Sementara itu, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengatakan anggaran iRp 276,8 miliar yang disetujui Banggar DPR akan dipakai untuk operasional, koordinasi, hingga pengawasan pembangunan infrastruktur kewilayahan.

AHY awalnya menyampaikan bahwa kementeriannya memiliki banyak tanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur. Salah satunya, menurut dia, infrastruktur yang mendukung prioritas nasional.

“Jadi infrastruktur itu tidak dibangun hanya untuk sekedar membangun infrastruktur, tetapi pada akhirnya diorientasikan untuk mendukung sejumlah agenda prioritas nasional. Apakah terkait dengan ketahanan pangan, energi, air bersih untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk juga untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi, konektivitas, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah,” kata AHY seusai rapat dengan Banggar DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).

AHY mengatakan kementeriannya juga bertanggung jawab mengoordinasikan lima kementerian teknis, termasuk juga sejumlah instansi lain terkait, untuk memastikan agar arah pembangunan nasional sesuai perencanaan dan punya dampak langsung bagi masyarakat.

“Jadi kami akan prioritaskan pada aspek pembangunan infrastruktur dasar yang sekali lagi bisa meringankan beban masyarakat, sekaligus membuat masyarakat hidupnya lebih layak, termasuk di sektor perumahan dan konektivitas umum lainnya,” imbuhnya.

AHY pun menekankan pagu anggaran Rp 276 miliar akan difokuskan untuk mendukung tanggung jawab kementeriannya. AHY memastikan kementeriannya tidak sekadar rapat di balik meja.

“Anggaran yang kami anggap bisa membantu sejumlah tugas di lapangan, karena jangan dilihat kalau kementerian koordinator itu hanya rapat di balik meja di ruang tertutup. Kami justru lebih banyak melakukan perjalanan ke lapangan untuk memastikan secara langsung melalui mekanisme monitoring dan evaluasi agar sekali lagi progresnya baik,” tegas dia.

Ketum Partai Demokrat itu juga berharap anggaran Rp 276 miliar bisa membantu kerja-kerja operasional maupun pengawasan yang lainnya.

“Kami juga berupaya untuk memastikan dampak dari setiap pembangunan, saya ulangi, dampak dari setiap pembangunan infrastruktur ini juga mengalir bagi ekonomi yang ada di daerah. Itulah mengapa kami juga cukup sering menghadirkan sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan para kepala daerah,” tambah dia. (awn)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Bulog Gelontorkan 300 ribu Ton Beras Premium Untuk Kendalikan Harga

Oktober 9, 2026

Kemenaker Klaim 40% Magang Nasional Langsung Diterima Kerja

Oktober 9, 2026

Polusi Jakarta Hampir 7 Kali Lipat Dari Batas Aman WHO

Oktober 9, 2026
Berita Terkini

Bulog Gelontorkan 300 ribu Ton Beras Premium Untuk Kendalikan Harga

Oktober 9, 20261 Views

Bappisus Tegaskan 2 Masalah Utama Di Lapas

Oktober 9, 20261 Views

Kemenaker Klaim 40% Magang Nasional Langsung Diterima Kerja

Oktober 9, 20260 Views

Polusi Jakarta Hampir 7 Kali Lipat Dari Batas Aman WHO

Oktober 9, 20260 Views

Menkeu Optimis Ekonomi Indonesia Masih Solid Ditengah Tekanan Global

Oktober 9, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202610 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20265 Views

Tiga Tahun Peristiwa 7 Oktober, Sukamta: Jangan Memotong Sejarah Palestina

Oktober 7, 20264 Views
Pilihan Editor

Bulog Gelontorkan 300 ribu Ton Beras Premium Untuk Kendalikan Harga

Oktober 9, 2026

Bappisus Tegaskan 2 Masalah Utama Di Lapas

Oktober 9, 2026

Kemenaker Klaim 40% Magang Nasional Langsung Diterima Kerja

Oktober 9, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?