Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Revisi UU Pangan, Titiek Soeharto: Harus Berkeadilan, Berpihak kepada Petani, Nelayan, Peternak, dan Konsumen

Juni 14, 2026

Revisi UU Sisdiknas: Kesejahteraan Guru dan Dosen Jadi Perhatian Utama

Juni 12, 2026

Bimtek ke-2 Tahun 2026: Siap Menang dan Raih Kursi DPR RI, Partai Gelora Siapkan Strategi Berbeda

Juni 14, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » BKSAP Perkuat Sinergi Parlemen dan NGO, Dukung Perjuangan Palestina
DPR

BKSAP Perkuat Sinergi Parlemen dan NGO, Dukung Perjuangan Palestina

RedaksiBy RedaksiApril 9, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua BKSAP, Syahrul Aidi Maazat (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-BKSAP DPR RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinergitas Solidaritas Indonesia untuk Palestina: Satu Hati, Satu Suara: Indonesia Menyatu untuk Palestina” di Ruang Diplomasi, Senayan, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengonsolidasikan berbagai elemen masyarakat guna memperkuat dukungan terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

FGD tersebut menghadirkan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, serta berbagai organisasi masyarakat (ormas), lembaga kemanusiaan, dan komunitas yang selama ini aktif dalam isu solidaritas Palestina.

Ketua BKSAP, Syahrul Aidi Maazat, menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah antara parlemen dan elemen masyarakat agar gerakan solidaritas tidak berjalan secara parsial, melainkan terkoordinasi dan saling menguatkan.

Baca juga:

“FGD ini menjadi wadah untuk mengonsolidasikan gerakan solidaritas Palestina, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri. Kita ingin semua pihak bergerak dalam satu irama, saling melengkapi, dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujar Syahrul.

Ia menjelaskan, selama ini terdapat ratusan organisasi yang bergerak dalam isu Palestina dengan beragam bentuk kegiatan, mulai dari edukasi publik, penggalangan dana, hingga bantuan kemanusiaan.

Namun demikian, tanpa koordinasi yang baik, potensi tumpang tindih program dan ketidakefektifan gerakan menjadi tantangan tersendiri.

Oleh karena itu, BKSAP mendorong dilakukannya pemetaan (mapping) terhadap organisasi-organisasi tersebut, baik dari sisi program, sasaran, maupun wilayah kerja.

Dengan pemetaan ini, diharapkan dapat diidentifikasi ruang-ruang yang belum tersentuh, sehingga seluruh kebutuhan masyarakat Palestina dapat terakomodasi secara lebih merata.

“Kita ingin melihat secara utuh, dari sekian banyak kegiatan yang dilakukan, mana yang sudah banyak dilakukan dan mana yang masih kurang. Dengan begitu, gerakan solidaritas ini bisa lebih strategis, tepat sasaran, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Dalam FGD tersebut juga ditegaskan bahwa isu Palestina merupakan isu kemanusiaan global yang melampaui batas agama, suku, maupun kelompok tertentu.

Oleh karena itu, partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan komunitas lintas latar belakang, menjadi sangat penting dalam memperluas dukungan.

BKSAP juga menyatakan komitmennya untuk terus memfasilitasi sinergi antara parlemen dan organisasi masyarakat, baik dalam bentuk edukasi publik, penguatan narasi kemanusiaan, penggalangan bantuan, hingga koordinasi penyaluran bantuan ke Palestina secara lebih terorganisir.

Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia.

Ia mengaku terkesan dengan berbagai bentuk solidaritas yang dinilai tidak hanya terbatas pada aksi demonstrasi, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai inovasi, kampanye edukatif, serta gerakan kreatif yang melibatkan generasi muda.

Menurutnya, dukungan dari Indonesia menjadi salah satu kekuatan moral yang sangat berarti bagi rakyat Palestina di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

Menutup pernyataannya, Syahrul menegaskan bahwa komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina merupakan amanat konstitusi yang tidak boleh diabaikan.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga konsistensi dan memperkuat kontribusi dalam perjuangan tersebut.

“Kita tidak boleh berhenti. Selama Palestina belum merdeka, seluruh komponen bangsa harus terus berkontribusi dan mengambil peran dalam perjuangan ini,” pungkasnya. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Bimtek ke-2 Tahun 2026: Siap Menang dan Raih Kursi DPR RI, Partai Gelora Siapkan Strategi Berbeda

Juni 14, 2026

Libur Sekolah, Legislator PDIP Usul Program MBG Dihentikan Sementara

Juni 14, 2026

Pemerintah Didorong Percepat Pengembangan Energi Nuklir

Juni 13, 2026
Berita Terkini

Bimtek ke-2 Tahun 2026: Siap Menang dan Raih Kursi DPR RI, Partai Gelora Siapkan Strategi Berbeda

Juni 14, 202619 Views

Libur Sekolah, Legislator PDIP Usul Program MBG Dihentikan Sementara

Juni 14, 202622 Views

Revisi UU Pangan, Titiek Soeharto: Harus Berkeadilan, Berpihak kepada Petani, Nelayan, Peternak, dan Konsumen

Juni 14, 202624 Views

KUHP Baru Beri Instrumen Hukum Lebih Kuat untuk Menindak Mafia Tanah

Juni 13, 202618 Views

Pemerintah Didorong Percepat Pengembangan Energi Nuklir

Juni 13, 202619 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Revisi UU Sisdiknas: Kesejahteraan Guru dan Dosen Jadi Perhatian Utama

Juni 12, 20264 Views

Sinergi Pers dan BUMN, KWP – BNI Sukseskan Gerakan Peduli Pendidikan

Juni 11, 20263 Views

Transformasi Pendidikan Fondasi Utama Wujudkan Generasi Emas 2045

Juni 11, 20263 Views
Pilihan Editor

Bimtek ke-2 Tahun 2026: Siap Menang dan Raih Kursi DPR RI, Partai Gelora Siapkan Strategi Berbeda

Juni 14, 2026

Libur Sekolah, Legislator PDIP Usul Program MBG Dihentikan Sementara

Juni 14, 2026

Revisi UU Pangan, Titiek Soeharto: Harus Berkeadilan, Berpihak kepada Petani, Nelayan, Peternak, dan Konsumen

Juni 14, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?