Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Pemilihan Ketum PBNU Dan Rais Am Dijadwalkan Minggu Malam

Agustus 30, 2026

DPR RI Memasuki HUT ke-81, Pesan Dasco: Teguhkan Komitmen Menjaga Demokrasi dan Merawat Persatuan

Agustus 30, 2026

Muktamar Ke-35 NU Sepakat Larang Ketum Dan Rais Aam Rangkap Jabatan

Agustus 29, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » PD III Tinggal Menunggu Waktu, Mahfuz Sidik Ingatkan Indonesia Perlu Siapkan Ketahanan Nasionalnya
Headline

PD III Tinggal Menunggu Waktu, Mahfuz Sidik Ingatkan Indonesia Perlu Siapkan Ketahanan Nasionalnya

RedaksiBy RedaksiJanuari 31, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik mengingatkan, bahwa perang nuklir atau perang dunia (PD) III tinggal menunggu waktu, apabila ketegangan global saat ini terus berlanjut.

“Perang nuklir saat ini tinggal ada pemantiknya saja, dunia sedang menunggu satu pemicu lagi. Kita tidak tahu, tapi kita tentu berharap bahwa dunia akan tetap baik-baik saja,” kata Mahfuz Sidik di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Hal itu disampaikan Mahfuz Sidik dalam Kajian Pengembangan Wawasan Geopolitik dengan tema ‘Apakah Kita Menuju Perang Dunia III’, pada Jumat (30/1/2026) malam.

Menurut dia, ada tiga titik hotspot yang bisa menjadi pemicu perang nuklir atau PD III saat ini.

Pertama adalah konflik Rusia dengan Ukraina, kedua konflik Amerika Serikat (AS) dengan China dan ketiga konflik Israel dengan Iran.

“Dalam konflik Israel-Iran ini, Israel dibackup penuh oleh pemerintahan Presiden Amerika Donald Trump. Dan situasinya sekarang semakin memanas,” katanya.

AS, lanjut, Mahfuz sudah mengerahkan armada besar militernya dengan didukung kapal induk USS Abraham Lincoln menuju Selat Hormuz, untuk menyerang Iran.

“Trump secara terbuka berkali-kali mengatakan akan menyerang Iran dan armada lautnya sudah dikerahkan ke Selat Hormuz. Jika diserang, maka Iran akan melakukan pembalasan,” ujarnya.

Ketua Komisi I DPR RI 2010-2016 ini berharap agar Trump yang juga seorang pebisnis tersebut, dapat
mengkalkulasi ulang rencana untuk menyerang Iran, karena akan menimbulkan perang dalam skala besar.

“Kita ketahui, bahwa ini Iran punya senjata nuklir. Dan senjata nuklir Iran, akan digunakan apabila mereka terdesak. Karena itu, kita harap Trump menggunakan kalkulasinya sebagai pebisnis, bahwa perang dunia tidak akan dimenangkan siapapun, tapi justru merugikan,” katanya.

Mahfuz menegaskan, perang ini, akan menyeret negara-negara lain yang memiliki senjata nuklir selain Iran, AS dan Israel seperti Prancis, Rusia, China, Pakistan, India dan Korea Utara.

Ia lantas menyampaikan simulasi dan dampaknya bagi umat manusia apabila perang nuklir benar-benar terjadi.

“Perang nuklir mungkin berlangsung cepat, tapi efeknya akan ada kerusakan total dunia. Akan terjadi bencana kelaparan di seluruh dunia, bisa dialami 4 miliar manusia di bumi,” katanya.

Mahfuz mengatakan, meskipun Indonesia tidak secara langsung mengalami perang nuklir atau PD III, tetapi efek dari dampak tersebut, adalah mengalami perubahan iklim yang hebat.

“Ancamannya adalah kelaparan secara global. Kita harus bisa memastikan ketahanan nasional kita bisa survive. Lalu, ketahanan apa paling dibutuhkan?” tanya Mahfuz.

Adapun ketahanan nasional (national resilience) yang diperlukan oleh suatu negara, termasuk Indonesia adalah ketahanan pangan, ketahanan energi dan ketahanan sumber daya air.

“Pangan tidak boleh impor lagi, harus swasembada untuk kebutuhannya. Soal energi harus juga bisa dipenuhi, tidak bergantung negara lain, dan bisa mengembangkan energi alternatif. Sementara soal air, jangan berpikir nanti gampang ketika terjadi perang dunia III, karena sumber air banyak yang tercemar. Dan Indonesia harus punya kemampuan water resilence (ketahanan air)-nya, ” jelas Mahfuz.

Sekjen Partai Gelora ini menilai pemerintah perlu fokus untuk memastikan dan menjamin tiga aspek ketahanan nasional dalam pembangunannya pada situasi sekarang.

Hal ini akan tercapai apabila pengelolaan pemerintahan semakin terdesentralisasi, bukan sebaliknya tersentralisasi.

Sebab, apabila model pemerintahan yang terlalu kuat tersentralisasi dalam situasi krisis sistemik seperti sekarang, maka negara tersebut, akan mengalami kesulitan dalam beradaptasi.

“Daerah-daerah akan sangat bergantung kepada pusat, karena tidak memiliki inovasi sendiri. Dan alhamdulillah, Indonesia sudah menetapkan otonomi daerah, dan ada desentralisasi meski belum maksimal,” pungkas Mahfuz. (ira)

Ketahanan Nasional Mahfuz Sidik Partai Gelora PD III
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

9 Ulama Terpilih Menjadi Anggota AHWA Untuk Memilih Rais Aam Dan Ketum PBNU 2026 – 2031

Agustus 30, 2026

Gus Ipul : Kericuhan Muktamar NU Ke-35 Mereda Itulah NU

Agustus 30, 2026

Muktamar NU Memanas Massa Minta Kyai Sepuh Evaluasi Pimpinan Sidang Terkait Masa Iddah Jabatan Politik 

Agustus 30, 2026
Berita Terkini

9 Ulama Terpilih Menjadi Anggota AHWA Untuk Memilih Rais Aam Dan Ketum PBNU 2026 – 2031

Agustus 30, 20262 Views

Bamsoet Terima Penghargaan Tokoh Inspiratif Jawa Tengah 2026

Agustus 30, 20260 Views

DPR RI Memasuki HUT ke-81, Pesan Dasco: Teguhkan Komitmen Menjaga Demokrasi dan Merawat Persatuan

Agustus 30, 20263 Views

Gus Ipul : Kericuhan Muktamar NU Ke-35 Mereda Itulah NU

Agustus 30, 20260 Views

Muktamar NU Memanas Massa Minta Kyai Sepuh Evaluasi Pimpinan Sidang Terkait Masa Iddah Jabatan Politik 

Agustus 30, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026121 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202616 Views

Pimpinan DPR Terima Aspirasi Rakyat Pati : RUU Perampasan Aset, Masalah Nelayan ,Kekerasan Seksual

Agustus 24, 202613 Views
Pilihan Editor

9 Ulama Terpilih Menjadi Anggota AHWA Untuk Memilih Rais Aam Dan Ketum PBNU 2026 – 2031

Agustus 30, 2026

Bamsoet Terima Penghargaan Tokoh Inspiratif Jawa Tengah 2026

Agustus 30, 2026

DPR RI Memasuki HUT ke-81, Pesan Dasco: Teguhkan Komitmen Menjaga Demokrasi dan Merawat Persatuan

Agustus 30, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?