Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Hetifah: Sensus Ekonomi 2026 Perlu Strategi Berlapis, Realistis, dan Tidak Elitis
DPR

Hetifah: Sensus Ekonomi 2026 Perlu Strategi Berlapis, Realistis, dan Tidak Elitis

RedaksiBy RedaksiJanuari 28, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat ditentukan oleh strategi komunikasi publik yang berlapis, realistis, dan tidak elitis, bukan semata kekuatan metodologi statistik.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI dengan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipimpin Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, di Kompleks DPR RI.

Menurut Hetifah, persiapan Sensus Ekonomi 2026 masih perlu diperkuat, terutama dalam membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat agar tidak muncul sikap apatis.

Ia menekankan bahwa seluruh tahapan sensus—mulai dari perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan—harus dirancang inklusif, menyentuh akar rumput, dan disesuaikan dengan keterbatasan anggaran secara realistis.

“Sensus Ekonomi 2026 harus melibatkan seluruh masyarakat. Strateginya tidak boleh elitis, tetapi tetap realistis mengingat keterbatasan anggaran. Kuncinya ada pada kepercayaan publik,” ujar Hetifah.

Ia mendorong BPS untuk mengoptimalkan strategi komunikasi yang dekat dengan keseharian masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor informal, melalui pemanfaatan tokoh lokal seperti RT, RW, karang taruna, ibu-ibu pengajian, komunitas pasar tradisional, serta media yang akrab digunakan masyarakat seperti WhatsApp group, radio komunitas, dan media lokal. Bahkan, menurutnya, pembentukan posko sensus di level desa dapat menjadi opsi untuk memperkuat jangkauan dan partisipasi.

“Sensus Ekonomi tidak boleh terasa sebagai urusan elite statistik. Ini harus menjadi ruang bagi rakyat untuk bersuara melalui data, yang kelak kembali kepada mereka dalam bentuk kebijakan yang adil dan berpihak,” tegasnya.

Selain fase pra dan saat pelaksanaan sensus, Hetifah juga menyoroti pentingnya fase pasca-sensus.

Transparansi hasil dan diseminasi data dalam bahasa yang mudah dipahami publik dinilainya krusial untuk menjaga legitimasi BPS sekaligus merawat kepercayaan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyambut baik masukan Komisi X DPR RI.

Ia menegaskan bahwa strategi Sensus Ekonomi 2026 tidak akan bersifat elitis, melainkan mendorong tumbuhnya rasa kepemilikan (ownership) masyarakat terhadap sensus.

BPS, lanjutnya, akan memperkuat kolaborasi dengan tokoh-tokoh lokal serta menggelar diskusi kelompok terarah (FGD) bersama Komisi X DPR RI guna merumuskan strategi komunikasi yang lebih tepat sasaran.

Komisi X DPR RI, menurut Hetifah, mendukung penuh upaya BPS dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, serta mendorong kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan komunitas, agar sensus ini benar-benar menjadi fondasi kebijakan ekonomi nasional yang inklusif dan berkeadilan. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 2026
Berita Terkini

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 20264 Views

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 20261 Views

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 20264 Views

Andre Rosiade Gelar Turnamen Padel Gratis dan Dorong Olahraga Keluarga

April 4, 20266 Views

Kuasa Hukum: Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono Tak Sesuai Prosedur

April 3, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Kawendra Dorong Kolaborasi DPR dan Wartawan, Tekankan Peran Media untuk Edukasi Publik

Maret 31, 2026219 Views

Andre Rosiade Gelar Turnamen Padel Gratis dan Dorong Olahraga Keluarga

April 4, 20266 Views

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 20264 Views
Pilihan Editor

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?