Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 2026

RUU Pemilu Buka Peluang Tambah Kursi DPR RI Melalui Sistem Dapil Nasional

Oktober 13, 2026

Hadiri Annual Meeting Idepreneurs, Sultan: Harus Berdampak Nyata Hingga ke Desa dan Pesisir

Februari 7, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Pidato Prabowo di PBB, DPR: Teguhkan Politik Bebas Aktif Indonesia untuk Perdamaian Dunia
DPR

Pidato Prabowo di PBB, DPR: Teguhkan Politik Bebas Aktif Indonesia untuk Perdamaian Dunia

RedaksiBy RedaksiSeptember 25, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi momentum penting bagi diplomasi Indonesia di kancah global. Dan, pidato Prabowo juga sebagai salah satu yang paling berkesan dalam sejarah diplomasi Indonesia. Gesture penuh percaya diri, serta substansi yang kuat memperlihatkan kapasitas kenegarawanan Prabowo.

“Bagi saya ini adalah pidato yang powerful, bahkan bisa disebut salah satu yang terbaik untuk Indonesia. Publik di tanah air, dan negara-negara lain pun tampak mengapresiasi luar biasa dengan standing applause yang panjang,” tegas Nurul.

Hal itu disampaikan Nurul dalam dialektika demokrasi bertema: “Hadirnya Prabowo di PBB, Menguatkan Kembali Peran Indonesia Dalam Diplomasi Global” yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI. Diskusi bersama Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrat Hillary Brigita Lasut, dan pengamat politik dari Citra Institute – Efriza, di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Menurut Nurul, isi pidato Prabowo menegaskan kembali prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berpegang pada nilai-nilai konstitusi. Salah satu poin yang disorot adalah sikap tegas terhadap isu Palestina melalui seruan solusi dua negara (two-state solution). “Ini cerminan nyata dari politik bebas aktif Indonesia. Presiden menyampaikan dengan berani bahwa kemerdekaan Palestina harus diperjuangkan, namun tanpa melahirkan permusuhan baru. Itu sejalan dengan semangat menolak penjajahan dan mendorong perdamaian abadi,” jelas Nurul.

Nurul berpendapat bahwa gagasan yang disampaikan Presiden Prabowo, termasuk soal penghargaan terhadap pluralisme, hak asasi manusia, dan multikulturalisme, memperlihatkan wajah demokrasi Indonesia yang inklusif.

“Gestur, intonasi, substansi, semuanya memperlihatkan sosok seorang negarawan. Skornya hampir sempurna, 9,9. Dan yang paling penting, beliau berbicara bukan hanya mewakili pemerintah, tapi juga mewakili hati rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Hillary Brigitta Lasut juga mengapresiasi Prabowo dalam Sidang Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut. Menurutnya, kehadiran Prabowo di podium PBB bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis yang mengingatkan dunia akan jati diri Indonesia sebagai bangsa pejuang kemerdekaan yang kini berdiri tegak dan berperan sebagai bagian dari solusi global.

“Pidato Presiden tidak hanya mencerminkan Indonesia, tetapi juga menegaskan posisi bangsa kita sebagai salah satu faktor penting dalam tatanan global,” kata Hillary.

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung beragam isu krusial dunia, mulai dari ketidakadilan konflik bersenjata, krisis pangan, hingga ancaman perubahan iklim. Hillary berpandangan, penyampaian tersebut bukan hanya menyentuh sisi moral, melainkan juga menghadirkan tawaran konkret melalui kontribusi nyata Indonesia, baik lewat pengiriman pasukan penjaga perdamaian, diplomasi pangan, hingga transisi energi bersih.

Setidaknya terdapat tiga peluang besar bagi Indonesia dari pidato tersebut. Pertama, di bidang diplomasi perdamaian, komitmen Presiden untuk menyiapkan hingga 20.000 pasukan penjaga perdamaian membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar penonton, melainkan aktor aktif dalam menjaga stabilitas dunia sesuai amanat konstitusi.

Kedua, di sektor ketahanan pangan dan energi, Indonesia menegaskan diri sebagai calon lumbung pangan dunia sekaligus pelopor transisi menuju energi terbarukan. Keberhasilan swasembada beras dan bantuan pangan ke Palestina menjadi bukti bahwa diplomasi ekonomi Indonesia dapat berjalan beriringan dengan diplomasi kemanusiaan.

Ketiga, dalam isu iklim dan lingkungan, komitmen Indonesia mempercepat target net zero emission lebih cepat dari 2060 sekaligus mengingatkan dunia pada ancaman kenaikan permukaan laut.

Sikap ini, kata Hillary, memperkuat posisi Indonesia dalam forum-forum internasional dan memperlihatkan konsistensi Indonesia untuk bertindak, bukan sekadar beretorika. Selain itu, dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara untuk Palestina juga ditegaskan kembali oleh Prabowo.

Hillary menyebut hal ini menempatkan Indonesia sebagai kekuatan moral yang konsisten dan realistis, sekaligus memperkokoh diplomasi di lingkup dunia Islam, Gerakan Non-Blok, maupun forum PBB.

“Pidato Presiden Prabowo di PBB adalah cermin kepercayaan diri bangsa kita. Dengan pengalaman sejarah, semangat pembangunan, serta visi kemanusiaan, Indonesia membuktikan diri mampu memberi kontribusi nyata di panggung internasional,” pungkas Hillary.

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Erna Sari Soroti 27 Titik Longsor Di Jalur Trans Jayapura-Wamena

Oktober 13, 2026

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 2026

Fraksi PKB DPR Akan Mengkaji  Pembentukan Hak Angket Ijazah Gibran

Oktober 13, 2026
Berita Terkini

BNPB : Pelayanan Berjalan Normal Ditengah Kabar OTT KPK

Oktober 13, 20260 Views

Denny Indrayana : KPU Diduga Buat Pasal Selundupan Agar Gibran Tak Perlu Tunjukkan Ijazah SMA

Oktober 13, 20260 Views

Erna Sari Soroti 27 Titik Longsor Di Jalur Trans Jayapura-Wamena

Oktober 13, 20260 Views

Banpres Senilai Rp 125 Milyar Karhutla Di Kalteng, Bambang Purwanto Ingatkan Transparansi Penggunaan Dana

Oktober 13, 20265 Views

Wakil Ketua DPD Takkan Diam Dan Terima Masukan Denny Indrayana Terkait Pemakzulan Gibran

Oktober 13, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 202611 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20267 Views

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20266 Views
Pilihan Editor

BNPB : Pelayanan Berjalan Normal Ditengah Kabar OTT KPK

Oktober 13, 2026

Denny Indrayana : KPU Diduga Buat Pasal Selundupan Agar Gibran Tak Perlu Tunjukkan Ijazah SMA

Oktober 13, 2026

Erna Sari Soroti 27 Titik Longsor Di Jalur Trans Jayapura-Wamena

Oktober 13, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?