Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Ketua DPD RI Sultan Najamudin Ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasihat Ikatan Keluarga Minang

April 12, 2026

Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Dipolisikan Buntut Ajakan Jatuhkan Prabowo

April 11, 2026

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Ada Upaya Gulingkan Prabowo Secara Inkonstitusional

April 10, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home ยป Dapat Gaji Rp 24 Juta, Kementerian P2MI Dorong PMI Bekerja di Korsel
Headline

Dapat Gaji Rp 24 Juta, Kementerian P2MI Dorong PMI Bekerja di Korsel

RedaksiBy RedaksiJuli 20, 2025
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani menyebutkan, Korea Selatan (Korsel) salah satu negara tujuan yang masih menjadi idola bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

Dia mengakui, besaran gaji untuk pekerja migran di Korsel cukup tinggi, berkisar Rp 24 juta per bulan.

Sehingga, hal itu membuat negeri Ginseng banyak dilirik para pencari kerja sebagai negara tujuan. “Kami program G to G (government to government) ke Korea Selatan. Ini merupakan salah satu program yang sangat diminati ya,” katanya saat meninjau “Skill Test Calon PMI Program G to G ke Korsel” di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/7/2025).

Dia menyebutkan, pendaftar program kerja bidang perikanan di Korsel mencapai lebih dari 10 ribu orang yang terdata dalam Sistem Komputerisasi untuk Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Siskop2mi).

Dari 10.000 pendaftar, kata dia, tersaring sekitar 2.200 orang atau sekitar 21 persen untuk maju ke tahap berikutnya.

Mereka yang lolos pengujian skill test harus mengikuti seleksi di Semarang. “Tentunya, kami mendorong mereka agar menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya karena sudah sampai di tahap ini. Kan sebelumnya hanya ujian tertulis lewat komputer,” kata Christina.

Pada tahap kali ini, kata Christina, akan ada tes-tes yang terkait dengan bidang pekerjaan yang nantinya mereka lakukan, selain wawancara langsung dengan tim dari Korsel.

Para peserta program G to G ke Korsel tersebut berasal dari 25 provinsi, yang didominasi Pulau Jawa, kemudian Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan terjauh Papua.

Menurut Christina, kebutuhan pekerjaan yang paling besar di Korsel adalah sektor manufaktur. Disusul bidang perikanan, road industry, seperti welder (pengelasan) meski secara kuantitas masih kecil.

“Tapi, kebutuhan paling banyak itu ada di sektor manufaktur ya. Jadi, sebetulnya G to G ini kan ada untuk sektor manufaktur, lalu sektor perikanan. Nah, kami juga sedang memulai untuk road industry ya,” ucap Christina.

Politikus Partai Golkar itu menyampaikan, jumlah PMI di Korsel pada 2022 tercatat 11.545 orang, pada 2023 (11.570 orang), dan 2024 (10.110 orang). Angka itu bertambah 3.828 orang per 14 Juli 2025.

Fauzan Azhari salah satu pendaftar program kerja ke Korsel, mengaku berminat mendaftar bekerja ke luar negeri karena selama ini kesulitan mencari pekerjaan di Indonesia, termasuk daerahnya.

“Sebelumnya sudah ada temen (kerja) di sana (Korsel). Jadi, pengin juga kerja ke Korea. Karena nyari kerja di Indonesia kan lumayan susah ya,” kata warga Indramayu, Jawa Barat itu.

Bersama empat kawannya dari Indramayu, ia mencoba peruntungan untuk bisa bekerja di Korsel. Fauzan mengincar bekerja di sektor perikanan, meski sebelumnya tidak memiliki pengalaman di bidang tersebut.

“Seleksi tahap pertama di Jakarta, kemudian (tahap) kedua di sini, di Semarang. Harapannya sih bisa lulus program ini ya supaya bisa berangkat ke Korea tahun depan,” kata lulusan SMA pada 2017 ini. (*)

Christina Aryani Kementerian P2Mi Korsel PMI
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Andre Rosiase: IKM Perkuat Konsolidasi Perantau, Dorong Investasi ke Sumbar

April 12, 2026

Ketua DPD RI Sultan Najamudin Ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasihat Ikatan Keluarga Minang

April 12, 2026

Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Dipolisikan Buntut Ajakan Jatuhkan Prabowo

April 11, 2026
Berita Terkini

Andre Rosiase: IKM Perkuat Konsolidasi Perantau, Dorong Investasi ke Sumbar

April 12, 20260 Views

Ketua DPD RI Sultan Najamudin Ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasihat Ikatan Keluarga Minang

April 12, 20262 Views

Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Dipolisikan Buntut Ajakan Jatuhkan Prabowo

April 11, 20262 Views

Rudianto Lallo Apresiasi Jaksa Agung Setor Rp11,42 Triliun ke Negara

April 10, 20263 Views

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Ada Upaya Gulingkan Prabowo Secara Inkonstitusional

April 10, 20266 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR Desak Pekerja Miskin Dapat Jaminan Ketenagakerjaan

April 10, 202616 Views

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Ada Upaya Gulingkan Prabowo Secara Inkonstitusional

April 10, 20266 Views

Terima Aspirasi Asosiasi MRP, DPD RI Dorong Evaluasi Keamanan dan Kesejahteraan di Tanah Papua

April 10, 20265 Views
Pilihan Editor

Andre Rosiase: IKM Perkuat Konsolidasi Perantau, Dorong Investasi ke Sumbar

April 12, 2026

Ketua DPD RI Sultan Najamudin Ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasihat Ikatan Keluarga Minang

April 12, 2026

Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Dipolisikan Buntut Ajakan Jatuhkan Prabowo

April 11, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?