Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Pencarian 5 Jurnalis Dan 3 Awak KM Arupadhatu 1 Resmi Dihentikan

September 17, 2026

Golkar: Sistem Multipartai Sederhana Kunci Presidensial Efektif

Februari 1, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Program Gentengisasi, Fahri Hamzah: Ini Manifesto Standar Hidup Layak
Nasional

Program Gentengisasi, Fahri Hamzah: Ini Manifesto Standar Hidup Layak

RedaksiBy RedaksiFebruari 4, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Pemerintah mendorong penerapan program gentengisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang lebih nyaman, sehat, dan ramah lingkungan.

Program ini dinilai bukan sekadar kebijakan teknis perumahan, melainkan gerakan nasional untuk membangun standar hidup yang lebih layak bagi warga.

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah mengatakan, gentengisasi merupakan manifesto pemerintah untuk mengajak masyarakat Indonesia memiliki hunian yang nyaman, asri, sehat, dan bersih.

“Ini sebuah manifesto untuk mengajak seluruh bangsa memiliki standar hidup yang lebih baik, yaitu nyaman, asri, sehat, dan bersih,” ujar Fahri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/1/2026).

Fahri menjelaskan, keempat elemen tersebut tidak hanya berkaitan dengan kualitas rumah, tetapi juga menyangkut kualitas diri dan lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Karena itu, pemerintah menaruh perhatian besar pada aspek fisik hunian, termasuk material bangunan yang digunakan.

Salah satu yang disoroti adalah masih banyaknya rumah warga yang menggunakan atap seng.

Menurut Fahri, atap seng cenderung membuat suhu rumah lebih panas dan mengurangi kenyamanan penghuni.

“Orang itu kalau tinggal di bawah seng, panas,” kata Fahri seraya menilai bahwa penggunaan genteng lebih mampu menciptakan hunian yang sejuk, layak, dan mendukung kesehatan penghuninya.

Oleh karena itu, gentengisasi dipandang sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kualitas permukiman, terutama di kawasan padat penduduk.

Selain berdampak pada kualitas hidup, Fahri menekankan bahwa program gentengisasi juga berpotensi mendorong pertumbuhan industri lokal.

“Saat ini, produksi genteng dan bata merah masih banyak dilakukan oleh industri berbasis masyarakat di berbagai daerah, dan sampai sekarang sudah berjalan dengan baik,” sebut mantan Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tersebut.

Meski demikian, masih menurut Fahri, pemerintah tetap membuka ruang bagi industri besar untuk berperan dalam proses industrialisasi sektor perumahan.

Namun, ia menegaskan bahwa keterlibatan industri besar tidak boleh mematikan industri rakyat dan usaha kecil menengah (UKM).

“Kalau bicara industrialisasi, silakan industri besar masuk. Tapi kami juga ingin industri masyarakat tetap hidup dan berkembang,” kata Fahri.

Ia berharap, melalui program gentengisasi, pemerintah tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah melalui penguatan industri bahan bangunan berbasis kerakyatan. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 2026

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Mendagri-Menteri PKP Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Produksi Genteng di Jawa Barat

September 30, 2026
Berita Terkini

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 20260 Views

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 20260 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20261 Views

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 20260 Views

KPK : Fasilitas Mewah Lapas Bisa Gerus Efek Jera

September 30, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 2026

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?