MataParlemen.id- Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengungkapkan untuk pertama kali tuan rumah Piala Dunia diselenggarakan oleh tiga negara penyelenggara yaitu Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada.
“Untuk pertama kalinya tiga negara, yang memiliki dinamika perbatasan dan migrasi, bersatu menjadi tuan rumah. Ini bukti bahwa olahraga bisa meruntuhkan tembok permusuhan,” ucap Rieke dalam siaran pers yang diterima, Minggu (14/6/2026).
Pada perhelatan sepak bola terbesar di jagat raya kali ini, menurut Rieke jumlah tim ditambah dari 32 negara menjadi 48 negara peserta. Jumlah pertandingan juga diperbanyak menjadi 104 pertandingan.
Dari penambahan itu, Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini berpandangan bahwa Piala Dunia bukan hanya sekedar menjadi ajang kompetisi olahraga sepak bola tetapi banyak nilai-nilai yang terkandung di dalamnnya.
“Saya melihat Piala Dunia 2026 bukan sekadar ajang olahraga. Ini adalah panggung dunia untuk menebarkan nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan lintas bangsa, dan perdamaia,” sebut Rieke.
Oleh karena itu, ia menitip pesan kepada FIFA selaku lembaga organisasi sepak bola dunia agar pesta sepak bola ini tidak melupakan para pengungsi, pekerja migran, dan komunitas miskin di sekitar stadion tempat pertandingan dilaksanakan.
“Gerakan kemanusiaan harus menyertai setiap tendangan penalti. Saya berharap FIFA dan panitia memberikan perhatian serius pada isu keadilan sosial, bukan hanya keuntungan komersial,” kata Rieke.
Soal tim yang dijagokannya, Rieke menjawab diplomatis. Ia mengatakan bahwa hanya mendukung tim kemanusiaan.
“Saya mendukung tim kemanusiaan. Siapapun yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, anti-rasisme, dan membela hak-hak anak di zona konflik. Saya simpati pada tim-tim dari negara yang sedang berjuang melawan ketidakadilan global, misalnya tim yang berani bersuara untuk gencatan senjata di Palestina atau tim pengungsi,” kata Rieke.
Dulu, ketika dia masih menyandang status siswi dengan berseragam sekolah, Rieke mengaku tiap kali Piala Dunia berlangsung, ia selalu menjagokan Brazil sebagai tim favorit.
“Saya suka Brazil karena gaya sepak bolanya yang indah. Sekarang saya lebih suka tim yang indah hati nuraninya,” kelakar Rieke. (har)





