MataParlemen.id-Buntut polemik penilaian yang viral, MPR RI akhirnya memutuskan untuk mengulang kembali babak Final LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) guna menjamin keadilan bagi seluruh peserta.
“Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya,” kata Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan, keputusan itu diambil setelah pimpinan MPR mendengarkan penjelasan dari Sekretaris Jenderal MPR terkait polemik yang terjadi dalam final LCC Empat Pilar di Kalbar.
Muzani mengakui terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penyelenggaraan lomba tersebut, khususnya saat sesi final.
Baca juga:
“Dalam kasus Kalimantan Barat kami mengucapkan terima kasih dan kami semuanya memahami ada kekurangan, ada keterbatasan, ada kekhilafan dalam penyelenggaraan itu,” ujar dia.
Dalam LCC 4 Pilar MPR Selain memutuskan final diulang, MPR juga menetapkan sejumlah langkah evaluasi.
Salah satunya dengan menunjuk juri independen dalam pelaksanaan ulang final LCC tersebut. Menurut Muzani, juri yang terlibat dalam final sebelumnya tidak lagi dilibatkan, dan akan mencari dari luar kesekretariatan jenderal.
“Juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen,” jelas Muzani.
Politikus Gerindra itu juga memastikan pimpinan MPR akan mengawasi langsung jalannya perlombaan dari awal hingga akhir.
“Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat akan mengawasi langsung jalannya lomba tersebut dari awal sampai akhir,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Muzani turut mengapresiasi peserta lomba yang menyampaikan protes atas hasil penilaian
Menurut dia, sikap tersebut merupakan bagian dari praktik demokrasi yang baik.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada peserta lomba yang menggunakan haknya untuk menyampaikan pandangan, kebebasan berbicara, dan menyampaikan protes atas ketidakpuasannya, dan kami mendengar itu sebagai sebuah cara untuk melatih mereka menjadi contoh demokrasi yang baik,” ungkap Muzani.
Lebih lanjut, Muzani juga menegaskan bahwa LCC Empat Pilar merupakan salah satu metode sosialisasi yang dinilai efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi muda
Oleh karena itu MPR akan terus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan LCC Empat Pilar agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami akan terus melakukan evaluasi terhadap penyempurnaan kegiatan-kegiatan MPR yang hari ini terus kita dengarkan pandangan dari masyarakat dengan berbagai macam media yang kita dengar,” pungkasnya.
Tolak Ikut Final Ulang
Diketahui, MPR telah memutuskan untuk menggelar final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR tingkat Kalimantan Barat (Kalbar). Namun, pihak SMAN 1 Pontianak menolak untuk ikut serta dalam acara tersebut. Mereka tegas mendukung SMAN 1 Sambas untuk mewakili Kalbar dalam ajang yang sama di level nasional.
Keputusan itu disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Pontianak Indang Maryati melalui pernyataan sikap. Dikutip dari akun media sosial resmi SMAN 1 Pontianak, Indang menyampaikan beberapa hal terkait dengan polemik yang muncul dan menyita perhatian publik belakangan ini. Menurut dia, pihaknya hanya ingin memperoleh konfirmasi dan klarifikasi.
”SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi demi terwujudnya pelaksanaan dan mekanisme lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel,” kata Indang dalam pernyataan sikapnya.
Atas respons semua pihak, SMAN 1 Pontianak menyampaikan apresiasi dan terimakasih. Terutama karena sudah banyak dukungan, perhatian, serta kepedulian berbagai kalangan.
Dia tegas menyebut, pihaknya bersikap bukan untuk menyerang atau menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.
Karena itu, sejak awal SMAN 1 Pontianak tidak bermaksud menganulir hasil lomba yang memenangkan SMAN 1 Sambas dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR.
Pihaknya bersikap tegas hanya untuk mendapatkan kejelasan melalui klarifikasi atas poin-poin yang menjadi persoalan.
Saat ini, semua itu sudah terjawab dengan jelas. Sehingga SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan mendukung penuh SMAN 1 Sambas untuk mewakili Kalbar dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR di tingkat nasional.
”SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan Lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR,” ujarnya. (awn)




