Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 2026

Resmi Jadi Ketua KWP 2026-2028, Rafyq Panjaitan: Kita Buat Makin Paten

Oktober 8, 2026

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Nasional

Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN

RedaksiBy RedaksiJuli 23, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi agen perubahan di tengah kehidupan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, sebagai lulusan IPDN, mereka diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus mendorong terwujudnya birokrasi yang bersih, efektif, dan berintegritas di lingkungan ASN.

Hal tersebut disampaikan Mendagri saat memberikan pembekalan kepada Praja Utama Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Gedung Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kuliah umum bagi calon wisudawan sebelum berkecimpung di dunia birokrasi sebagai aparatur negara.

“Bagaimana caranya membuat 6,5 juta [ASN] ini semuanya bisa efisien. Paling enggak mayoritas. Perlu ada agent of change. Harus ada agen pembaruan yang bisa merubah mereka,” katanya.

Mendagri menjelaskan, lulusan IPDN memiliki peran strategis untuk menjadi agen perubahan di lingkungan ASN.Dengan jumlah ASN yang mencapai sekitar 6,5 juta orang, dibutuhkan figur-figur yang mampu membawa perubahan positif dalam budaya kerja birokrasi.

Menurut Mendagri, lulusan IPDN juga memiliki keunggulan dibandingkan lulusan perguruan tinggi lainnya.

Selain dibekali kemampuan akademik di bidang pemerintahan, mereka juga ditempa melalui pendidikan karakter, kedisiplinan, integritas, serta pembinaan fisik dan mental sehingga diharapkan siap menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

“IPDN ini juga dilengkapi tidak hanya dengan kemampuan akademik, tapi juga kesehatan dan kesamaptaan fisik mereka dan juga mental ideologi. Artinya integritas yang dididik, disiplin, tepat waktu, dan lain-lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mendagri menjelaskan bahwa IPDN merupakan salah satu lembaga pendidikan kedinasan yang secara khusus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pemerintahan.

Selama empat tahun masa pendidikan, para praja dibekali ilmu pemerintahan sebagai bekal untuk menjalankan tugas-tugas birokrasi.

Karena itu, Mendagri mendorong para calon wisudawan agar menjadi ASN yang bekerja secara efektif dan efisien. Peningkatan kualitas kinerja aparatur, kata dia, menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Mendagri juga mengingatkan para calon wisudawan agar memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari ASN.

“Alumni IPDN] memiliki civil service. Artinya civil administration, Aparatur Sipil Negara yang mampu menjalankan pemerintahan, roda pemerintahan, administrasi pemerintahan dengan efektif dan efisien,” tandasnya.

Pertahankan Sistem Rekruitmen

Dalam kesempatan ini, Mendagri Tito Karnavian meminta IPDN untuk tetap mempertahankan sistem rekrutmen yang bersih dan transparan. Menurutnya, sistem rekrutmen yang akuntabel akan mendongkrak kinerja organisasi menjadi lebih optimal.

“Rekrutmen yang salah menyumbang 60 persen kegagalan. Rekrutmen yang benar menyumbang 60 persen keberhasilan organisasi,” ujar Mendagri.

Di hadapan civitas academica IPDN, Mendagri mengingatkan bahwa ia tak segan menindak tegas apabila terdapat praktik suap dalam perekrutan calon praja di IPDN.Ia menilai praktik tersebut hanya akan merugikan organisasi atau lembaga secara keseluruhan.

“Saya tidak mau ada bayar membayar, kalau ada pasti akan saya tindak tegas. Tidak ada bermain seperti itu karena akan merugikan organisasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga melakukan pengecekan secara acak dengan memanggil 10 calon wisudawan terbaik.Di atas panggung, ia menyapa dan berbincang secara akrab dengan mereka guna memastikan akuntabilitas dalam proses rekrutmen.

“Saya merasa bangga dengan IPDN, artinya proses belajar-mengajarnya benar. Ada anaknya buruh, ada [anaknya] orang kecil, ada yang TNI-Polri tetapi [pangkatnya] tidak tinggi. [Mohon maaf], artinya masuk dalam low middle class tetapi bisa menjadi juara di sini,” tutur Mendagri.

Usai berbincang dengan calon wisudawan terbaik, Mendagri kemudian mengenang kehadirannya pada momen wisuda tahun lalu.Ia mengaku bangga IPDN dapat memberikan ruang dan kesempatan yang sama kepada seluruh putra-putri terbaik bangsa untuk belajar di kampus tersebut.

“Tahun lalu saya masih ingat, sembilan dari sepuluh [yang terbaik berasal] dari low middle class. Di sini betul-betul murni, tidak ada sogok-menyogok. Itu yang membuat saya datang ke sini dengan hati yang lega,” tandasnya.

Sebagai informasi, jumlah praja IPDN yang akan diwisuda dan dilantik tahun ini sebanyak 1.204 orang.Mereka terdiri atas 728 laki-laki dan 476 perempuan yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA, Rektor IPDN Halilul Khairi, serta civitas academica IPDN, khususnya Praja Utama Angkatan XXXIII. (awn)

ASN IPDN Mendagri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Realisasi Investasi Tumbuh,Hilirisasi Naik Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Oktober 7, 2026

Menkeu Beri Sinyal Belanja APBN 2026 Naik

Oktober 6, 2026

Menaker : RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jamin Keadilan

Oktober 6, 2026
Berita Terkini

Resmi Jadi Ketua KWP 2026-2028, Rafyq Panjaitan: Kita Buat Makin Paten

Oktober 8, 20262 Views

RUU Hak Cipta Akan Atur Royalti Musik , A1 Hingga Karya Jurnalistik

Oktober 8, 20260 Views

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Oktober 8, 20261 Views

Pimpinan DPR Tetapkan Bahtra Banong Sebagai Ketua Panja RUU Pemilu

Oktober 8, 20261 Views

Ganggu Ekonomi dan Stabilitas Politik, Gerindra Minta Polemik Ijazah Gibran Distop

Oktober 8, 20261 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi IX DPR RI Dorong Permenkes Untuk Lindungi Pasien Dari MalPraktek

Oktober 7, 20268 Views

Komitmen Presiden Prabowo Hadirkan Subsidi Biaya Haji 2027

Oktober 7, 20265 Views

Tiga Tahun Peristiwa 7 Oktober, Sukamta: Jangan Memotong Sejarah Palestina

Oktober 7, 20264 Views
Pilihan Editor

Resmi Jadi Ketua KWP 2026-2028, Rafyq Panjaitan: Kita Buat Makin Paten

Oktober 8, 2026

RUU Hak Cipta Akan Atur Royalti Musik , A1 Hingga Karya Jurnalistik

Oktober 8, 2026

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Ojol

Oktober 8, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?