MataParlemen.id- Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan pentingnya kepedulian sosial terhadap anak yatim sebagai wujud tanggung jawab moral dan konstitusional negara.
Karena itu, Kang Hero, panggilan akrab Herman Khaeron menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) yang dinilai konsisten menggelar kegiatan sosial setiap tahun.
Apresiasi ini disampaikannya saat menghadiri sekaligus membuka
kegiatan Santunan Yatim Piatu dan Buka Bersama (Bukber) 2026, KWP bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI di Aula Masjid Baiturahman, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Dalam kegiatan yang mengambil tema “Mencari Keberkahan di Bulan Ramadan dengan Saling Berbagi,” tersebut, Kang Hero menyebut kegiatan dimaksud bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata solidaritas antara insan pers parlemen dan masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga:
“Selagi kita masih bisa berbagi, selagi kita masih bisa memberi, jangan pernah berhenti peduli. Di balik kebahagiaan kita, ada yang harus kita perhatikan dan kita bantu,” kata Kang Hero.
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII (Kab. Cirebon, Kab. Indramayu, dan Kota Cirebon ) ini menekankan bahwa dalam perspektif Islam, anak yatim memiliki kedudukan istimewa yang harus dijaga dan diperhatikan. Namun ia juga mengingatkan bahwa kepedulian terhadap fakir miskin dan anak terlantar bukan hanya kewajiban moral keagamaan, melainkan juga mandat konstitusi.
Mengutip amanat Undang-Undang Dasar 1945, Herman menyatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Karena itu, menurutnya, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan keberlangsungan hidup dan kesejahteraan mereka.
“Dalam dua perspektif itu, agama dan konstitusi, kegiatan santunan ini menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian kita semua,” ujar Sekjen DPP Partai Demokrai itu lagi.
Dalam kesempatan itu, Kang Hero juga memberikan apresiasi khusus kepada para wartawan parlemen yang tergabung dalam KWP. Ia menyebut media massa sebagai mitra strategis DPR dalam menyampaikan berbagai kebijakan dan aktivitas parlemen kepada publik.
“Tanpa kekuatan media, berbagai kegiatan DPR tidak akan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Media adalah perpanjangan dari kerja-kerja politik kami,” kata Kang Hero.
Ia mengaku selama menjabat sebagai anggota DPR, dirinya tidak pernah menolak permintaan dukungan untuk kegiatan sosial yang diinisiasi wartawan parlemen, selama masih memiliki kemampuan untuk membantu. Bagi Herman, besar atau kecilnya bantuan bukan persoalan utama, melainkan nilai kepedulian yang terkandung di dalamnya.
Menyinggung pentingnya menjaga tradisi kebersamaan di lingkungan parlemen, termasuk kegiatan-kegiatan positif seperti santunan dan agenda sosial lainnya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan bahkan ditingkatkan di masa mendatang.
Menutup sambutannya, Kang Hero menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh hadirin dan berharap seluruh amal ibadah Ramadan diterima oleh Allah SWT.
“Kita berharap perjalanan menuju Idul Fitri penuh berkah dan rahmat, serta membawa kebaikan bagi kita semua,” tuturnya.
Kegiatan santunan anak yatim yang digelar KWP tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda sosial Ramadan di lingkungan DPR, sekaligus mempererat hubungan antara anggota dewan, insan pers, dan masyarakat dalam semangat berbagi dan kepedulian. (har)


