Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 2026

KPK OTT Kasus HGB Di Bogor Sita Uang Tunai Ratusan Miliar Rupiah 

September 15, 2026

Pemerintah siapkan skema khusus MBG untuk wilayah 3T

Juni 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Komisi VI Minta Kemendag Turun Tangan Atasi Kenaikan Harga Beras
DPR

Komisi VI Minta Kemendag Turun Tangan Atasi Kenaikan Harga Beras

RedaksiBy RedaksiSeptember 4, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota Komisi VI DPR RI Imas Aan Ubudiyah, meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga beras di pasaran. Kenaikan harga beras dinilai perlu segera diantisipasi karena menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

Imas menyoroti kenaikan harga beras di sejumlah wilayah di tengah stok beras pemerintah yang diperkirakan mencapai sekitar 5,1 juta ton. Menurutnya, stok tersebut seharusnya dapat menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.

“Kami menerima informasi di masyarakat terkait naiknya harga beras. Kenaikan harga beras ini tentunya berdampak langsung kepada masyarakat. Beras merupakan bahan pangan pokok masyarakat Indonesia. Ketika harga beras naik, masyarakat harus mengeluarkan uang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar Imas Aan di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Menurut Imas, persoalan harga beras tidak hanya berkaitan dengan perdagangan. Pemerintah juga harus memperhatikan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Dia mengatakan kenaikan harga beras dapat menggerus daya beli, terutama masyarakat berpendapatan terbatas yang sebagian besar penghasilannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Bagi masyarakat yang pendapatannya terbatas, kenaikan harga beras sekecil apa pun akan terasa. Ketika uang yang dikeluarkan untuk membeli beras bertambah, ruang untuk memenuhi kebutuhan lainnya menjadi semakin sempit,” katanya.

Legislator dari Fraksi PKB itu meminta pemerintah memastikan rantai pasok beras berjalan dengan baik, mulai dari produsen, penggilingan, distribusi, pedagang grosir hingga pengecer.

Menurutnya, pemerintah perlu mengantisipasi kondisi ketika stok beras secara nasional terlihat mencukupi, tetapi pasokan yang tersedia di pasar justru terbatas.

“Kalau stok beras pemerintah mencapai 5,1 juta ton, tetapi harga beras di masyarakat tetap tinggi, tentu harus dicari tahu persoalannya. Apakah ada masalah dalam distribusi, biaya logistik, tersingkirnya stok, margin perdagangan, atau faktor lainnya? Ini harus segera diinvestigasi oleh Kemendag bersama kementerian dan lembaga terkait,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata harga beras di tingkat penggilingan, grosir, dan eceran melanjutkan tren kenaikan secara bulanan maupun tahunan pada Agustus 2026. Data tersebut merupakan rata-rata harga berbagai jenis dan kualitas beras di seluruh wilayah Indonesia.

Rata-rata harga beras di tingkat penggilingan pada Agustus 2026 naik 1,32% secara bulanan (month to month/MtM) dan 5,52% secara tahunan (year on year/YoY).

Kenaikan tersebut lebih tinggi dibandingkan Juli 2026 yang tercatat sebesar 0,94% secara bulanan dan 5,11% secara tahunan.

Imas menilai tren kenaikan harga tersebut harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap perdagangan dan distribusi beras.

“Pemerintah harus mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kenaikan harga sehingga kebijakan yang diambil tidak hanya bersifat jangka pendek,” ujarnya.(erc)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Pemberdayaan UMKM Butuh Perluasan Jejaring dan Pasar

Oktober 4, 2026

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 2026

Fraksi PKS Dukung Rencana Pemerintah Menanggung PPh 21 Pekerja Bergaji Dibawah 10 Juta/Bulan

Oktober 4, 2026
Berita Terkini

Pemberdayaan UMKM Butuh Perluasan Jejaring dan Pasar

Oktober 4, 20260 Views

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 20261 Views

Fraksi PKS Dukung Rencana Pemerintah Menanggung PPh 21 Pekerja Bergaji Dibawah 10 Juta/Bulan

Oktober 4, 20260 Views

Gubernur DKI Pramono Anung Optimis Timnas Indonesia Juara

Oktober 4, 20260 Views

Tiket Final FIFA ASEAN CUP Indonesia Vs Thailand Terjual 67 Ribu

Oktober 4, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Feeling Istri Jarang Meleset Soal Pasangan Hidupnya, Ini Penjelasan Psikolog

Juli 25, 20265 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20264 Views

Ariawan Titip Pesan ke KWP: Jaga Persatuan, Rawat Soliditas

Oktober 2, 20263 Views
Pilihan Editor

Pemberdayaan UMKM Butuh Perluasan Jejaring dan Pasar

Oktober 4, 2026

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal Demi Pencapaian Target

Oktober 4, 2026

Fraksi PKS Dukung Rencana Pemerintah Menanggung PPh 21 Pekerja Bergaji Dibawah 10 Juta/Bulan

Oktober 4, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?