Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Kaesang Pangarep Resmi Umumkan Rusdi Masse Gabung PSI

Januari 29, 2026

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Ketua DPD RI Apresiasi Wartawan dalam Mengawal Isu-isu Daerah
DPD

Ketua DPD RI Apresiasi Wartawan dalam Mengawal Isu-isu Daerah

RedaksiBy RedaksiMaret 15, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin dalam acara buka puasa bersama dengan wartawan di rumah dinasnya di Jalan Denpasar, Jakarta,  Sabtu (14/3/2026).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Ketua DPD RI Sultan Bahtiar Najamuddin  mengapresiasi dukungan wartawan parlemen dalam mendukung kinerja DPD RI, terutama dalam mengawal isu-isu daerah.

Sehingga menjadikan Ramadan ini sebagai momentum penguatan sinergi antara lembaga tinggi negara dengan insan pers.

“Saya mengapresiasi kerja temen-temen wartawan  dalam mengawal Isu-isu daerah,” kata  demikian Sultan dalam acara buka puasa bersama dengan wartawan di rumah dinasnya di Jalan Denpasar, Jakarta,  Sabtu (14/3/2026).

Menurut dia, pentingnya peran media sebagai jembatan informasi antara DPD RI sebagai representasi daerah dengan masyarakat.

Baca juga:

Ketua DPD RI Sultan Lepas 500 Pemudik Diberangkatkan ke Lima Provinsi Sumatera

Karena itu, ia  menyampaikan apresiasi atas dukungan wartawan dalam mengawal isu-isu daerah ditingkat nasional.

“Sekali lagi saya mengapresiasi kerja temen-temen dalam mengawal isu-isu daerah di tingkat nasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini,  Ketua DPD RI  mengusulkan efisiensi biaya politik. Sebab biaya politik yang mahal kerap menjadi penyebab kepala daerah melakukan tindak pidana korupsi.

Salah satu cara efisiensi adalah mengubah sistem pemilihan kepala daerah. Sultan mengusulkan sistem pemilihan kepala daerah yang asimetris.

Sehingga, pada tingkat tertentu kepala daerah dipilih secara langsung, sementara pada tingkatan lainnya dipilih melalui DPRD.

Sultan menyoroti maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam beberapa waktu terakhir. Terakhir yang kena OTT adalah Bupati Pacitan Syamsul  (AUL) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap inisial SAD. 

Ia menilai, fenomena tersebut menunjukkan masih adanya persoalan mendasar dalam sistem politik Indonesia, terutama terkait tingginya biaya politik.

Sultan menyayangkan praktik korupsi yang masih terungkap melalui OTT KPK. Menurutnya, kondisi ini menandakan upaya menekan praktik korupsi belum sepenuhnya berhasil.

“Tentu kita menyayangkan. Praktik-praktik yang seharusnya makin hari makin menurun justru masih terjadi,” ujar Sultan.

Ia mengatakan terdapat berbagai analisis terkait penyebab maraknya kasus korupsi.

Namun, salah satu persoalan utama yang menurutnya perlu mendapat perhatian adalah tingginya biaya politik dalam sistem demokrasi saat ini.

Hal tersebut juga ia bahas dalam bukunya yang berjudul Green Democracy.

“Tentu banyak analisanya, tetapi saya ingin menyoroti satu hal di hulu. Saya bahkan sudah membuat kajian empiris dalam buku saya Green Democracy. Salah satu sumber masalah demokrasi kita saat ini adalah biaya politik yang sangat tinggi,” jelasnya.

Ia berpandangan, banyak kepala daerah yang memiliki kinerja baik dan berintegritas.

Namun secara rasional, tingginya biaya politik berpotensi memunculkan dorongan untuk mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan selama proses politik.

“Meskipun banyak tokoh daerah atau kepala daerah yang bekerja dengan baik dan bersih, secara logika rasional jika biaya politik mahal, maka ketika menjabat bisa muncul dorongan untuk ‘mengembalikan’ biaya tersebut,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai perlu ada pembahasan bersama untuk mencari solusi yang tepat dalam menekan tingginya biaya politik.

Upaya tersebut dapat dimulai dari perbaikan aturan hingga regulasi yang lebih efisien.

“Sudah selayaknya ke depan kita duduk bersama mencari solusi yang paling proporsional. Saya tidak mengatakan harus ekstrem dengan memangkas habis, tetapi mari mencari formula yang paling ideal, efisien, dan efektif,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah efisiensi dapat dimulai dari pembenahan aturan main, regulasi, hingga pembahasan di tingkat undang-undang.

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 2026
Berita Terkini

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 20264 Views

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 20261 Views

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 20264 Views

Andre Rosiade Gelar Turnamen Padel Gratis dan Dorong Olahraga Keluarga

April 4, 20266 Views

Kuasa Hukum: Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono Tak Sesuai Prosedur

April 3, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Kawendra Dorong Kolaborasi DPR dan Wartawan, Tekankan Peran Media untuk Edukasi Publik

Maret 31, 2026219 Views

Andre Rosiade Gelar Turnamen Padel Gratis dan Dorong Olahraga Keluarga

April 4, 20266 Views

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 20264 Views
Pilihan Editor

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?