Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Kaesang Pangarep Resmi Umumkan Rusdi Masse Gabung PSI

Januari 29, 2026

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Hilman Mufidi Minta Pengawasan PIP Diperkuat untuk Cegah Pungli
DPR

Hilman Mufidi Minta Pengawasan PIP Diperkuat untuk Cegah Pungli

RedaksiBy RedaksiMaret 10, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Anggota Komisi X DPR, Muhammad Hilman Mufidi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id-Anggota Komisi X DPR, Muhammad Hilman Mufidi meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat pengawasan dalam implementasi Program Indonesia Pintar (PIP) guna mencegah praktik pungutan liar (pungli) yang merugikan masyarakat.

“Kemendikdasmen harus meningkatkan pengawasan agar program ini benar-benar tepat sasaran,” kata Hilman di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Menurut Hilman, hingga kini pemerintah dinilai belum menunjukkan langkah tegas dalam menindak dugaan praktik pungli yang disebut-sebut terjadi dalam proses penyaluran bantuan pendidikan tersebut.

“Informasi tentang adanya pungutan liar dalam Program Indonesia Pintar ini memang telah lama terdengar. Sayangnya, sampai saat ini belum ada tindakan tegas dan tuntas dari kementerian untuk menyikat oknum-oknum tersebut. Ini sangat merugikan masyarakat miskin yang seharusnya dibantu, bukan malah diperas,” kata dia.

Baca juga:

Misbakhun: MBG Pakai Dana Pendidikan Itu Strategi Cerdas, Layak Diapresiasi

Hilman menilai penguatan pengawasan dapat dilakukan melalui berbagai langkah, salah satunya dengan memberikan pendampingan intensif kepada calon penerima PIP.

“Salah satu solusinya adalah memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan pendampingan intensif terhadap calon penerima PIP,” ujar Hilman.

Ia menjelaskan bahwa salah satu celah terjadinya pungli dalam program tersebut adalah rendahnya literasi administrasi di kalangan penerima bantuan.

Banyak orang tua siswa yang belum memahami prosedur pencairan dana PIP sehingga mudah terjebak pada jasa perantara atau oknum yang menjanjikan kemudahan proses dengan meminta imbalan tertentu.

Menurut Hilman, kondisi tersebut membuat masyarakat rentan menjadi korban pungli karena mereka menyerahkan seluruh proses administrasi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Penerima maupun orang tua sering kali tidak tahu tahapan administrasinya. Akhirnya, mereka menyerahkan prosesnya kepada oknum yang berpotensi melakukan pungli. Jika ada pendampingan resmi dari pemerintah daerah atau dinas terkait, potensi pungli ini bisa ditekan habis,” katanya.

Legislator dari Jawa Timur itu juga menyoroti terus meningkatnya jumlah penerima PIP setiap tahun. Pada 2023, tercatat sebanyak 18,10 juta siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK menerima bantuan tersebut. Jumlah itu meningkat menjadi 18,59 juta siswa pada 2024 dan 18,60 juta siswa pada 2025.

Dengan jumlah penerima yang sangat besar, Hilman menilai pengawasan manual tidak lagi memadai. Karena itu, ia mendorong pemerintah memperkuat digitalisasi sistem penyaluran dan pengawasan program.

“Kami terus mendorong transparansi program ini dengan penguatan digitalisasi karena dengan jumlah penerima yang mencapai belasan juta jiwa, pengawasan manual saja tidak akan cukup,” kata Hilman.

Ia berharap penguatan pengawasan dan transparansi dapat memastikan Program Indonesia Pintar benar-benar membantu siswa dari keluarga kurang mampu untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa terbebani praktik pungutan liar. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 2026
Berita Terkini

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 20264 Views

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 20261 Views

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 20264 Views

Andre Rosiade Gelar Turnamen Padel Gratis dan Dorong Olahraga Keluarga

April 4, 20266 Views

Kuasa Hukum: Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono Tak Sesuai Prosedur

April 3, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Kawendra Dorong Kolaborasi DPR dan Wartawan, Tekankan Peran Media untuk Edukasi Publik

Maret 31, 2026219 Views

Andre Rosiade Gelar Turnamen Padel Gratis dan Dorong Olahraga Keluarga

April 4, 20266 Views

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 20264 Views
Pilihan Editor

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?