Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tidak Disahkan 15 Desember Mendatang

Agustus 27, 2026

Bahtra Banong Apresiasi Komitmen Dasco Kawal RUU Perampasan Aset

Agustus 27, 2026

Dasco Pastikan DPR Kawal Penuntasan Kejelasan Status 172 Ribu Guru non-ASN Jadi Guru PPPK

Agustus 26, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Endang Thohari Gerindra Soroti Rendahnya Harga Ikan Nila di Tingkat Pembudidaya
DPR

Endang Thohari Gerindra Soroti Rendahnya Harga Ikan Nila di Tingkat Pembudidaya

RedaksiBy RedaksiJuli 11, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat berbagai program yang berpihak kepada nelayan dan pembudidaya ikan, mulai dari pembangunan pabrik pakan sederhana, perluasan subsidi asuransi nelayan, hingga kebijakan jaminan harga ikan.

Hal tersebut disampaikan Endang dalam Focus Group Discussion (FGD) Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan bertema Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) KKP untuk Swasembada Pangan di Yogyakarta, Jumat (10/7/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, Endang mengusulkan agar koperasi nelayan didukung dengan pembangunan pabrik pakan sederhana. Menurutnya, limbah hasil perikanan masih memiliki nilai ekonomi tinggi apabila diolah menjadi pakan.

“Dengan adanya koperasi nelayan ini sebaiknya ada pabrik pakan yang sederhana. Karena sebetulnya sisa-sisa dari ikan yang dijual itu banyak yang bisa dimanfaatkan untuk pakan, ditambah dengan jagung dan potensi lokal yang lain,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Baca juga:

Darori Serahkan Bantuan Alsintan-Sarana Perikanan ke Petani Purbalingga

Selain itu, ia menilai perlindungan bagi nelayan juga perlu diperkuat melalui perluasan subsidi asuransi. Menurutnya, hingga kini asuransi nelayan belum sepenuhnya ditanggung pemerintah. “Asuransi kita ini untuk nelayan belum sepenuhnya disubsidi oleh pemerintah,” ujarnya.

Dalam mendukung swasembada pangan, Endang juga mendorong penerapan diversifikasi pangan melalui integrasi budidaya ikan di kawasan persawahan. Menurutnya, pemanfaatan saluran irigasi untuk budidaya ikan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani.

“Di tempat penanaman padi, ada semacam irigasi kecil yang ditanami ikan. Itu penting karena bisa menambah income dari para petani kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Endang meminta pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan ikan hias. Ia menyebut Bogor merupakan salah satu sentra ikan hias nasional yang memiliki potensi ekspor ke Jepang dan Eropa, namun belum mendapat dukungan optimal, baik dari sisi penyediaan bibit maupun akses informasi pasar.

Selain itu, Endang mengungkapkan bahwa pembudidaya ikan nila di Kota Bogor masih menghadapi persoalan harga jual dan pembibitan yang belum mendapat dukungan optimal dari pemerintah. Ia menjelaskan, harga ikan nila di tingkat petambak hanya sekitar Rp18 ribu per kilogram, sementara di restoran dapat mencapai Rp85 ribu.

Menurutnya, kesenjangan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah, terlebih Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan membuka peluang pasar yang sangat besar bagi hasil budidaya ikan. (amar)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU Di Jombang, Perkenalkan Jas Hijau (Jasa Ulama)

Agustus 27, 2026

Bahtra Banong Apresiasi Komitmen Dasco Kawal RUU Perampasan Aset

Agustus 27, 2026

DPR Setujui Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK 2026-2031

Agustus 27, 2026
Berita Terkini

Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU Di Jombang, Perkenalkan Jas Hijau (Jasa Ulama)

Agustus 27, 20262 Views

Bahtra Banong Apresiasi Komitmen Dasco Kawal RUU Perampasan Aset

Agustus 27, 20265 Views

DPR Setujui Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK 2026-2031

Agustus 27, 20260 Views

Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tidak Disahkan 15 Desember Mendatang

Agustus 27, 20266 Views

Botok dan Perwakilan Pendemo Hadir di Rapat Paripurna DPR, Puan: Gedung DPR Terbuka Terima Aspirasi

Agustus 27, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Komisi I DPR Dukung Tidak Adanya Larangan Hijab di Unhan dan Mendorong Konsistensi Penerapannya

Agustus 24, 2026116 Views

Ariawan Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif oleh Swarna Dwipa Institute

Agustus 22, 202665 Views

Soroti Masih Adanya Pembelajaran di Tenda, Hetifah: Perlu Percepatan Revitalisasi Sekolah

Februari 20, 202618 Views
Pilihan Editor

Presiden Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU Di Jombang, Perkenalkan Jas Hijau (Jasa Ulama)

Agustus 27, 2026

Bahtra Banong Apresiasi Komitmen Dasco Kawal RUU Perampasan Aset

Agustus 27, 2026

DPR Setujui Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK 2026-2031

Agustus 27, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?