Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 2026

Pratikno : Wajib Halal Dukung Daya Saing Industri Dalam Negeri

September 26, 2026

Pencarian 5 Jurnalis Dan 3 Awak KM Arupadhatu 1 Resmi Dihentikan

September 17, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Buka AIPA Kaukus ke-17, Ketua BKSAP DPR Tekankan Pentingnya Diplomasi Parlemen
DPR

Buka AIPA Kaukus ke-17, Ketua BKSAP DPR Tekankan Pentingnya Diplomasi Parlemen

RedaksiBy RedaksiJuli 22, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen.id – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, menegaskan bahwa diplomasi parlemen memiliki peran strategis dalam memperkuat sentralitas ASEAN di tengah dinamika geopolitik dan berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Hal itu disampaikannya saat membuka Pertemuan ke-17 Kaukus AIPA atau The 17th Meeting of the AIPA Caucus di Ruang VVIP, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Syahrul mengatakan bahwa komunikasi dan kerja sama antarparlemen merupakan elemen penting dalam menjaga kepercayaan, memperkuat solidaritas, serta mempererat kebersamaan negara-negara ASEAN. Menurutnya, perubahan lingkungan strategis internasional menuntut parlemen untuk berkontribusi lebih aktif melalui fungsi legislasi, penganggaran, pengawasan, dan representasi.

“Diplomasi parlemen bukan sekadar pelengkap diplomasi pemerintah, tetapi merupakan instrumen penting untuk memperkuat implementasi berbagai komitmen ASEAN di tingkat nasional sekaligus memperkokoh sentralitas ASEAN,” ujarnya.

Pertemuan ke-17 Kaukus AIPA mengangkat tema “Peran Parlemen dalam Memperkuat Sentralitas ASEAN dalam Menghadapi Tantangan Global yang Kompleks” atau “The Role of Parliament in Strengthening ASEAN Centrality in Navigating Complex Global Challenges”.

Forum tersebut dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal AIPA Dr. Chem Widhya, delegasi parlemen negara-negara anggota AIPA, observer, serta perwakilan Parlemen Timor Leste.

Syahrul menjelaskan, AIPA Caucus merupakan mekanisme strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan resolusi-resolusi AIPA, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi negara anggota, sekaligus berbagi praktik terbaik dalam implementasi kebijakan.

Melalui forum ini, setiap resolusi diharapkan tidak berhenti sebagai komitmen normatif, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan, program, maupun langkah legislatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat ASEAN. Menurutnya, kualitas kerja sama kawasan tidak hanya ditentukan oleh kesepakatan yang dicapai, tetapi juga oleh konsistensi implementasi di tingkat nasional.

Selain membahas laporan implementasi resolusi AIPA, pertemuan tahun ini juga mengangkat dua isu utama, yakni tata kelola perdamaian yang inklusif dan perubahan iklim. Syahrul menilai kedua isu tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat ketahanan kawasan.

Ia menegaskan bahwa perdamaian tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian konflik, tetapi juga membutuhkan institusi yang kuat, penghormatan terhadap hukum, partisipasi masyarakat, perlindungan kelompok rentan, serta ruang dialog yang inklusif. Sementara itu, perubahan iklim telah berkembang menjadi tantangan pembangunan sekaligus tantangan ketahanan kawasan yang membutuhkan respons bersama.

Bagi Indonesia, lanjut Syahrul, penguatan sentralitas ASEAN merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kawasan yang damai, stabil, inklusif, dan sejahtera. Karena itu, parlemen memiliki tanggung jawab untuk mendukung implementasi berbagai komitmen regional melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

“Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui pertukaran pengalaman legislasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pengembangan praktik-praktik parlemen yang mendukung pembangunan kawasan yang damai, inklusif, tangguh, dan berorientasi pada masyarakat,” katanya.

Akhirnya, Syahrul berharap Pertemuan ke-17 Kaukus AIPA dapat menghasilkan pembahasan yang substantif, terbuka, dan berorientasi pada tindak lanjut. Dengan demikian, forum tersebut diharapkan semakin memperkuat diplomasi parlemen ASEAN sekaligus mempertegas peran AIPA dalam menjaga sentralitas ASEAN di tengah berbagai tantangan global. (amar)

BKSAP Diplomasi Parlemen DPR RI Kaukus AIPA Syahrul Aidi Maazat
Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 2026

Komisi II DPR Resmi Bentuk Panja RUU Pemilu

September 30, 2026
Berita Terkini

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 20260 Views

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 20260 Views

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 20260 Views

Gus Kikin : JK Dan Gus Baha Masuk Kepengurusan NU 2026-2031

September 30, 20262 Views

Lasarus Tegaskan Revisi RUU LLAJ Selesai 2027 Dan Pajak Aplikator Diatur

September 30, 20260 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Tawarkan 3 Solusi Strategis untuk Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Narasi Bias Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB

September 26, 202611 Views

Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Pendapatan Transmigran

September 26, 202610 Views

Komisi XIII DPR : Menteri Impas Usut Temuan Fasilitas di Lapas Cibinong

September 25, 20266 Views
Pilihan Editor

Presiden Prabowo Resuffle Sejumlah Menteri Dan Pejabat Negara

Oktober 1, 2026

Puan: Memang Sudah Waktunya, Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri Tak Perlu Dipermasalahkan

Oktober 1, 2026

Rapat Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru

Oktober 1, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Redaksi
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?