Close Menu
MataParlemenMataParlemen
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
Populer Hari Ini

Kaesang Pangarep Resmi Umumkan Rusdi Masse Gabung PSI

Januari 29, 2026

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
MataParlemenMataParlemen
Login
  • Peristiwa
  • Hukum
  • DPR
  • MPR
  • DPD
MataParlemenMataParlemen
Home » Bamsoet Yakin Kesepakatan Dagang Indonesia-Amerika Serikat, Dorong Penguatan Daya Saing Industri Dalam Negeri
DPR

Bamsoet Yakin Kesepakatan Dagang Indonesia-Amerika Serikat, Dorong Penguatan Daya Saing Industri Dalam Negeri

RedaksiBy RedaksiFebruari 23, 2026
Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
Follow Us
Google News Flipboard
Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

MataParlemen,id– Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, mengapresiasi hasil perjanjian dagang Indonesia–Amerika Serikat yang disepakati Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump di Washington D.C., pekan lalu.

Kesepakatan bertajuk Agreement on Reciprocal Trade tersebut dinilai sebagai capaian strategis diplomasi ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global dan perlambatan perdagangan dunia.

Dalam perjanjian tersebut, Amerika Serikat menurunkan tarif impor produk Indonesia dari rata-rata 32 persen menjadi 19 persen, serta memberikan tarif nol persen untuk 1.819 pos tarif produk unggulan Indonesia.

Produk yang mendapatkan fasilitas tersebut antara lain minyak sawit, kopi, kakao, karet, rempah-rempah, tekstil dan produk tekstil tertentu, komponen elektronik, hingga sejumlah komponen industri dirgantara.

Baca juga:

Puji Capaian Diplomasi Dagang President Prabowo, Sultan: Perkuat Pengembangan Koperasi Merah Putih

“Kesepakatan ini adalah hasil diplomasi ekonomi yang konkret dan terukur. Penurunan tarif dari sekitar 32 persen menjadi 19 persen, serta pemberian tarif nol persen untuk 1.819 pos tarif produk Indonesia, merupakan capaian strategis yang patut diapresiasi. Ini angin segar bagi pelaku usaha, petani sawit, petani kopi, industri tekstil, hingga sektor manufaktur berorientasi ekspor,” ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (23/2/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini memaparkan, sepanjang tahun 2025 nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat mencapai sekitar USD 30,96 miliar, sementara impor dari AS sekitar USD 9,84 miliar, sehingga Indonesia membukukan surplus lebih dari USD 21 miliar.

Produk-produk seperti mesin dan perlengkapan listrik, alas kaki, pakaian jadi, serta komoditas berbasis perkebunan menjadi kontributor utama.

Dengan skema tarif baru, pelaku usaha nasional dapat meningkatkan daya saing harga produk Indonesia di pasar Amerika Serikat karena beban bea masuk yang jauh lebih rendah.

“Surplus perdagangan kita dengan Amerika sudah kuat. Perjanjian ini berpotensi memperbesar surplus tersebut jika diikuti peningkatan produktivitas dan kualitas produk dalam negeri. Tantangannya sekarang adalah memastikan pelaku usaha kita siap memanfaatkan momentum ini,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI serta Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menuturkan, selain aspek tarif, kedua negara juga menyepakati komitmen investasi dan kerja sama bisnis senilai sekitar USD 38,4 miliar di sektor energi, teknologi, manufaktur, mineral, serta agribisnis. Indonesia juga berkomitmen melakukan pembelian produk energi, pertanian, dan aviasi dari AS dalam jumlah besar sebagai bagian dari keseimbangan perdagangan.

Di sisi lain, masuknya investasi baru diharapkan memperkuat hilirisasi industri dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Arus investasi yang masuk harus kita kawal agar benar-benar memberi efek berganda bagi ekonomi nasional. Transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan industri dalam negeri harus menjadi prioritas. Kita ingin kerja sama ini berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat,” urai Bamsoet.

Meski demikian, Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran ini mengingatkan pentingnya mitigasi risiko.

Pembukaan akses pasar yang lebih luas bagi produk Amerika berpotensi meningkatkan persaingan bagi industri dalam negeri, terutama sektor pertanian dan manufaktur tertentu.

Pemerintah perlu memastikan kesiapan regulasi, perlindungan sektor strategis, serta peningkatan produktivitas UMKM agar mampu bersaing secara sehat di pasar dalam negeri maupun global.

“Kita harus realistis dan cermat. Perjanjian ini membawa peluang besar, tetapi juga tantangan. Pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipatif agar industri nasional tidak tergerus oleh produk impor yang lebih kompetitif. Penguatan daya saing menjadi kunci utama,” pungkas Bamsoet. (ira)

Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
Redaksi

Related Posts

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 2026
Berita Terkini

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 20264 Views

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 20261 Views

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 20264 Views

Andre Rosiade Gelar Turnamen Padel Gratis dan Dorong Olahraga Keluarga

April 4, 20266 Views

Kuasa Hukum: Penggeledahan KPK di Rumah Ono Surono Tak Sesuai Prosedur

April 3, 20262 Views

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Berita Terpopuler

Kawendra Dorong Kolaborasi DPR dan Wartawan, Tekankan Peran Media untuk Edukasi Publik

Maret 31, 2026219 Views

Andre Rosiade Gelar Turnamen Padel Gratis dan Dorong Olahraga Keluarga

April 4, 20266 Views

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 20264 Views
Pilihan Editor

Rachmat Gobel Pastikan Investasi Jepang di Indonesia Tidak Main-Main

April 5, 2026

UU Hukuman Mati Tahanan Palestina, Pelanggaran Berat HAM dan Ancaman Nyata Genosida

April 5, 2026

DPR Dorong Percepatan Kendaraan Listrik untuk Tekan Subsidi BBM

April 5, 2026

Subscribe to Updates

Dapatkan berita terkini dan eksklusif langsung ke email Anda, setiap harinya!

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Home
  • About us
  • Contact
© 2026 MataParlemen.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?